KKP Klaim Kapal Asing Tak Berani Lagi Curi Ikan di Indonesia

Adhitya Himawan

Sabtu, 16 Juli 2016 | 06:28 WIB
KKP Klaim Kapal Asing Tak Berani Lagi Curi Ikan di Indonesia
Empat kapal pengawas baru KKP. [kkpnews.kkp.go.id]

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia menyatakan, potensi sumber daya laut di negeri "Serambi Mekah" cukup besar dan Aceh perlu memperkuat armada kelautan untuk meningkatkan pendapatan perkapita.

"Sudah saatnya Aceh memperkuat armada kelautan melalui nelayan dan itu kita yakini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat perkapita," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Nilanto Perbowo di Pantai Jaya, Ie Meulee, Sabang, Aceh, Jumat (15/7/2016).

Dia mengakui, selama kepemimpinan Menteri Susi Pudjiastuti pihaknya menindak tegas ilegal fishing di perairan Indonesia. Kini kapal asing tidak terlihat lagi melakukan pencurian ikan di perairan Aceh dan Indonesia.

"Sekarang sudah tidak ada lagi kapal asing beredar di laut kita dan informasi yang kami terima hasil tangkapan masyarakat di Sabang dan Aceh terus meningkat," ujarnya yang turut didampingi Direktur Perum Perikanan Indonesia Syahril Japarin dan sejumlah staf KKP serta Sekda Kota Sabang Sofyan Adam.

Nelayan tradisional di Sabang, Aceh dan Indonesia, katanya sudah leluasa melaut, pasalnya kapal asing yang tergolong canggih sudah tidak berani lagi melakukan pencurian ikan di perairan Indonesia.

"Kebijakan Ibu Susi itu sudah bisa dinikmati oleh nelayan tradisional dan pemerintah daerah, pihak-pihak terkait lainnya harus merespon demi kesejahteraan masyarakat nelayan tradisional," pintanya.

Menurutnya, hasil produksi perikanan tidak bisa disimpan lama seperti hasil produksi pertanian lainnya dan ini butuh penanganan secara serius agar hasil tangkapan bisa bertahan lama.

"Hasil perikanan harus segera disimpan di tempat pendingin dan butuh penangan yang baik agar ikan hasil tangkapan tersebut tidak jatuh harga," kata Nilanto Perbowo.

Ia mengakui, pemerintah pusat terus mendorong pembagunan sarana prasarana penampung yakni pabrik penyimpanan ikan (Fish Storage) dan pabrik es (castorit).

"KKP melalui Perum Perindo Indonesia juga siap meningkatkan kapasitas tangkap nelayan serta penanganannya dan kita ingin ikan hasil tangkapan nelayan Aceh kita exspor kebeberapa negara tetangga seperti Thailand, Malaysia dan lainnya," sebut Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan.

Pada kesempatan yang sama, Sekda Kota Sabang Sofyan Adam mengakui, kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti terlihat jelas hasilnya dan selama ini tangkapan nelayan Sabang meningkat dratis.

"Tangkapan nelayan itu meningkat dratis selama ini dan nelayan sering mengeluh tidak adanya pabrik es, dan jika tangkapan nelayan menigkat ikannya terpaksa dibawa langsung ke Banda Aceh agar tidak jatuh harga," tuturnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Susi Tegaskan Indonesia Terus Perangi Pencurian Ikan

Menteri Susi Tegaskan Indonesia Terus Perangi Pencurian Ikan

Bisnis | Jum'at, 15 Juli 2016 | 07:55 WIB

Indonesia Dorong Dunia Perkuat Kualitas Data Perikanan

Indonesia Dorong Dunia Perkuat Kualitas Data Perikanan

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2016 | 08:30 WIB

Jokowi Minta Anak Buahnya Kompak Perangi Pencurian Ikan

Jokowi Minta Anak Buahnya Kompak Perangi Pencurian Ikan

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 12:11 WIB

Pengamanan Natuna, Panglima TNI Ogah Berkoordinasi dengan Cina

Pengamanan Natuna, Panglima TNI Ogah Berkoordinasi dengan Cina

News | Rabu, 22 Juni 2016 | 21:09 WIB

Panglima TNI: Penangkapan Kapal Cina Sesuai Prosedur

Panglima TNI: Penangkapan Kapal Cina Sesuai Prosedur

News | Rabu, 22 Juni 2016 | 16:16 WIB

Menkopolhukam Tak Peduli Protes Cina

Menkopolhukam Tak Peduli Protes Cina

News | Selasa, 21 Juni 2016 | 18:21 WIB

Siasati Patroli TNI, Kapal Cina Bergerombol Masuk Perairan RI

Siasati Patroli TNI, Kapal Cina Bergerombol Masuk Perairan RI

News | Selasa, 21 Juni 2016 | 12:51 WIB

TNI AL Tegaskan Tembak Kapal, Bukan Nelayan Cina

TNI AL Tegaskan Tembak Kapal, Bukan Nelayan Cina

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 11:52 WIB

TNI-AL Tembak Kapal Pencuri Ikan Asal Cina di Natuna

TNI-AL Tembak Kapal Pencuri Ikan Asal Cina di Natuna

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 11:17 WIB

Cina Tuding TNI Tembak Nelayannya

Cina Tuding TNI Tembak Nelayannya

News | Senin, 20 Juni 2016 | 06:48 WIB

Terkini

Berapa Takaran Sunscreen untuk Wajah dan Leher? Ini Aturan Dua Jari Menurut Ahli Dermatologi

Berapa Takaran Sunscreen untuk Wajah dan Leher? Ini Aturan Dua Jari Menurut Ahli Dermatologi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:35 WIB

Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Taj Yasin Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dikebut

Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Taj Yasin Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dikebut

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:31 WIB

Belajar Menghargai Pengorbanan Orang Tua dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu

Belajar Menghargai Pengorbanan Orang Tua dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:30 WIB

Demokrat Sepakat dengan Gerindra Bawa Putusan MA soal Suket Gibran ke DPR

Demokrat Sepakat dengan Gerindra Bawa Putusan MA soal Suket Gibran ke DPR

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:29 WIB

Perintah Prabowo ke Kapolri Suyudi Usut Kasus Listyo: Seobjektif Mungkin, Jangan Ditutupi!

Perintah Prabowo ke Kapolri Suyudi Usut Kasus Listyo: Seobjektif Mungkin, Jangan Ditutupi!

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

Impor RI Naik 19,67 Persen, Mendag Sebut Didominasi Kebutuhan Industri

Impor RI Naik 19,67 Persen, Mendag Sebut Didominasi Kebutuhan Industri

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

2 Moisturizer Viva yang Cocok untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

2 Moisturizer Viva yang Cocok untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 14:22 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:21 WIB

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:20 WIB

×