Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Saham di AS Turun Dipicu Kekhawatiran Suku Bunga Naik

Tomi Tresnady | Suara.com

Rabu, 31 Agustus 2016 | 07:51 WIB
Saham di AS Turun Dipicu Kekhawatiran Suku Bunga Naik
Bursa saham NYSE di New York, Amerika Serikat. [Antara/Reuters]

Suara.com - Saham-saham AS berakhir melemah pada Selasa (30/8/2016) atau Rabu pagi WIB, karena investor mempertimbangkan waktu kenaikan suku bunga berikutnya oleh Federal Reserve AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 48,69 poin atau 0,26 persen menjadi ditutup pada 18.454,30.

Sementara itu, indeks S&P 500 kehilangan 4,26 poin atau 0,20 persen menjadi berakhir di 2.176,12, dan indeks komposit Nasdaq berkurang 9,34 poin atau 0,18 persen menjadi 5.222,99.

Wakil Ketua Fed Stanley Fischer mengatakan pada Selasa pagi, bahwa ia tidak mungkin untuk mengatakan apakah kenaikan suku bunga berikutnya akan "satu kali dilakukan," menurut laporan media.

Komentar Fischer sejalan dengan pernyataan dia dan Ketua Fed Janet Yellen yang dibuat pada Jumat (26/8) di sebuah konferensi di Jackson Hole, Wyoming, menunjukkan bahwa waktu untuk menaikkan suku bunga sudah mendekati.

"Mengingat berlanjutnya kinerja solid dari pasar tenaga kerja serta prospek untuk kegiatan ekonomi dan inflasi, saya percaya alasan untuk peningkatan suku bunga federal funds telah menguat dalam beberapa bulan terakhir," kata Yellen.

Para analis mengatakan hal itu memungkinkan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga secepatnya pada September. Tetapi sekitar 71 persen dari 62 ekonom yang disurvei oleh Wall Street Journal pada bulan ini menyakini bahwa Fed akan menunggu sampai Desember untuk menaikkan suku bunganya.

Di sisi ekonomi, Indeks Kepercayaan Konsumen Conference Board datang di 101,1 pada Agustus, naik dari 96,7 pada Juli serta lebih tinggi dari konsensus pasar. Di luar negeri, pasar ekuitas Eropa ditutup bervariasi pada Selasa. Indeks acuan Jerman, DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt bertambah 1,07 persen, sedangkan indeks acuan Inggris FTSE-100 merosot 0,25 persen.

Di Asia, saham-saham Tiongkok ditutup lebih tinggi pada Selasa, dipimpin oleh saham-saham penerbangan dan perbankan, dengan Indeks Komposit Shanghai naik 0,15 persen menjadi 3.074,68 poin. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sektor Keuangan & Material Pimpin Penguatan Pasar Saham AS

Sektor Keuangan & Material Pimpin Penguatan Pasar Saham AS

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 13:52 WIB

IHSG Dibuka Turun 13,68 Poin

IHSG Dibuka Turun 13,68 Poin

Bisnis | Senin, 29 Agustus 2016 | 10:45 WIB

Pasar Saham Eropa Melemah Akibat Saham 3 Sektor Ini Melorot

Pasar Saham Eropa Melemah Akibat Saham 3 Sektor Ini Melorot

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 09:19 WIB

Pasar Saham Amerika Melemah Akibat Kejatuhan Harga Minyak

Pasar Saham Amerika Melemah Akibat Kejatuhan Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 09:13 WIB

Saham Produsen Komoditas Rebound, Pasar Saham Eropa Menguat

Saham Produsen Komoditas Rebound, Pasar Saham Eropa Menguat

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2016 | 08:59 WIB

Pasar Saham Amerika Melemah Akibat Pelemahan Sektor Komoditas

Pasar Saham Amerika Melemah Akibat Pelemahan Sektor Komoditas

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 09:22 WIB

Suku Bunga The Fed Tak Pasti, Pasar Saham Eropa Melemah

Suku Bunga The Fed Tak Pasti, Pasar Saham Eropa Melemah

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2016 | 09:55 WIB

Fokus Investor Tertuju Pada Debat Internal The Fed Soal Bunga

Fokus Investor Tertuju Pada Debat Internal The Fed Soal Bunga

Bisnis | Kamis, 18 Agustus 2016 | 08:52 WIB

Penjualan Ritel AS Melemah, Pasar Saham Eropa Melemah

Penjualan Ritel AS Melemah, Pasar Saham Eropa Melemah

Bisnis | Senin, 15 Agustus 2016 | 08:14 WIB

Terkini

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 21:06 WIB

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:14 WIB

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:58 WIB