Suku Bunga The Fed Tak Pasti, Pasar Saham Eropa Melemah

Adhitya Himawan

Senin, 22 Agustus 2016 | 09:55 WIB
Suku Bunga The Fed Tak Pasti, Pasar Saham Eropa Melemah
Suasana bursa saham Frankfurt, Jerman. [Antara/Reuters]

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (19/8/2016)ditutup turun sebesar 45 poin atau 0,83% ke level 5.416 setelah bergerak di antara 5.416-5.470. Sebanyak 110 saham naik, 178 saham turun, 111 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp 8.065 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp 448 miliar.

Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Managing Partner PT Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe, Senin (22/8/2016).

"IHSG melemah 45 point membentuk candel dengan body turun indikasi tekanan turun. IHSG berpeluang konsolidasi dengan support di level 5386 sampai 5338 dan resistance di level 5470 sampai 5500," kata Kiswoyo.

Adapun pasar Amerika melemah pada akhir perdagangan Jumat (19/8/2016), dipimpin penurunan saham-saham sektor utilitas. Sementara investor masih memantau prospek terkait kenaikan suku bunga AS atau Fed rate dalam beberapa bulan mendatang. "Indeks Dow Jones berakhir turun 45,13 poin atau 0,24 persen ke level 18.552, indeks S&P 500 kehilangan 3,15 poin atau 0,14  persen dan ditutup pada level 2.183. Dan Nasdaq melemah 0,05 persen ke level 4.806," ujar Kiswoyo.

Sementara itu, pasar Eropa ditutup melemah karena ketidakpastian atas waktu kenaikan suku bunga AS membebani, meskipun adanya rebound berkelanjutan dalam harga minyak. Ekuitas Eropa sempat menguat setelah hasil pertemuan kebijakan Fed bulan Juli yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa pembuat kebijakan masih menimbang atas kebutuhan untuk menaikkan suku bunga tahun ini, menurunkan ekspektasi untuk kenaikan suku bunga bulan September. Indeks FTSE melemah 0,15 persen di tutup di level 6,858. CAC melemah 0,82 persen ditutup dilevel 4,400, dan DAX juga melemah 0,55 persen ke level 10,554.

Bank Indonesia (BI) mencatat penguatan rupiah selama kuartal kedua 2016 yang kemudian dilanjutkan hingga Juli lalu. Penguatan tersebut salah satunya disebab-kan oleh kebijakan tax amnesty. Gubernur BI mengatakan, selama kuartal kedua 2016, nilai tukar rupiah rata-rata menguat sebesar 1,59 persen dan mencapai level Rp 13.313 per dollar Amerika Serikat (AS). Penguatan tersebut berlanjut di bulan Juli 2016 sebesar 1,72 persen dan ditutup di level Rp 13.112 per dollar AS. Penguatan rupiah didukung oleh persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian domestik sejalan dengan terjaganya stabilitas makroekonomi di samping implementasi Un-dang-Undang Pengampunan Pajak. Penguatan tersebut juga didukung kondisi ek-sternal, yaitu meredanya risiko di pasar keuangan global terkait dengan terbatasnya dampak Brexit dan perkiraan penundaan kenaikan suku bunga The Fed.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nilai Kontrak LRT Buat Adhi Karya Capai Rp20 Triliun

Nilai Kontrak LRT Buat Adhi Karya Capai Rp20 Triliun

Bisnis | Kamis, 18 Agustus 2016 | 09:08 WIB

Fokus Investor Tertuju Pada Debat Internal The Fed Soal Bunga

Fokus Investor Tertuju Pada Debat Internal The Fed Soal Bunga

Bisnis | Kamis, 18 Agustus 2016 | 08:52 WIB

Pendapatan Tiga Pilar Sejahtera Food Naik 14 Persen di Q2 2016

Pendapatan Tiga Pilar Sejahtera Food Naik 14 Persen di Q2 2016

Bisnis | Senin, 15 Agustus 2016 | 08:25 WIB

Penjualan Ritel AS Melemah, Pasar Saham Eropa Melemah

Penjualan Ritel AS Melemah, Pasar Saham Eropa Melemah

Bisnis | Senin, 15 Agustus 2016 | 08:14 WIB

Semester I 2016, Pendapatan Astra Agro Lestari Turun 12,1 Persen

Semester I 2016, Pendapatan Astra Agro Lestari Turun 12,1 Persen

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2016 | 22:44 WIB

Forextime Sebut Saham Global Tertekan oleh Penurunan Harga Minyak

Forextime Sebut Saham Global Tertekan oleh Penurunan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2016 | 22:25 WIB

Laba Bersih Waskita Karya Melonjak 241 Persen di Semester I 2016

Laba Bersih Waskita Karya Melonjak 241 Persen di Semester I 2016

Bisnis | Jum'at, 29 Juli 2016 | 21:50 WIB

Harga Minyak Turun, Pasar Saham Amerika Ditutup Bervariasi

Harga Minyak Turun, Pasar Saham Amerika Ditutup Bervariasi

Bisnis | Jum'at, 29 Juli 2016 | 21:38 WIB

Penjualan HM Sampoerna Semester I 2016 Tumbuh 8,22 Persen

Penjualan HM Sampoerna Semester I 2016 Tumbuh 8,22 Persen

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2016 | 09:21 WIB

Data Ekonomi Inggris Membaik, Pasar Saham Eropa Naik Sedikit

Data Ekonomi Inggris Membaik, Pasar Saham Eropa Naik Sedikit

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2016 | 09:10 WIB

Terkini

Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:27 WIB

Punya Lebih dari 190.000 Karyawan, Astra Raih Penghargaan dari Fortune Indonesia

Punya Lebih dari 190.000 Karyawan, Astra Raih Penghargaan dari Fortune Indonesia

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:24 WIB

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:24 WIB

Modus Pura-pura Bantu Anak Wanita yang Sakit, Tukang Parkir di Medan Malah Curi Tas

Modus Pura-pura Bantu Anak Wanita yang Sakit, Tukang Parkir di Medan Malah Curi Tas

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 18:23 WIB

Dana Investor Miliaran Dipersoalkan, Proyek Perumahan Syariah Berujung Laporan Terhadap Oknum Dosen

Dana Investor Miliaran Dipersoalkan, Proyek Perumahan Syariah Berujung Laporan Terhadap Oknum Dosen

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 18:23 WIB

Ada Alphard hingga Zenix, Kejagung Sita 11 Mobil Milik PT PSMI Terkait Korupsi Hutan

Ada Alphard hingga Zenix, Kejagung Sita 11 Mobil Milik PT PSMI Terkait Korupsi Hutan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:21 WIB

Emiten TAPG Fokus Bangun Fasilitas Umum dalam Pemulihan Pascabencana NTT

Emiten TAPG Fokus Bangun Fasilitas Umum dalam Pemulihan Pascabencana NTT

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:20 WIB

Bisnis Kriminal yang Berujung Kekacauan di Serial The Gentlemen Season 2

Bisnis Kriminal yang Berujung Kekacauan di Serial The Gentlemen Season 2

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 18:20 WIB

AADC Kembali Bikin Flashback: Mengapa Nostalgia SMA Tetap Memikat Gen Z?

AADC Kembali Bikin Flashback: Mengapa Nostalgia SMA Tetap Memikat Gen Z?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 18:15 WIB

Usai Geledah Kantor Summarecon, KPK Bergerak ke Rumah Dirjen ATR/BPN di Bekasi

Usai Geledah Kantor Summarecon, KPK Bergerak ke Rumah Dirjen ATR/BPN di Bekasi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:14 WIB

×