Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Pasar Amerika Melemah Dipicu Harapan Naiknya Suku Bunga The Fed

Adhitya Himawan

Kamis, 01 September 2016 | 10:39 WIB
Pasar Amerika Melemah Dipicu Harapan Naiknya Suku Bunga The Fed
Bursa Saham Wall Street di New York, Amerika Serikat [Shutterstock]

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu (31/8/2016) ditutup naik sebesar 23 poin atau 0,44 persen ke level 5.386 setelah bergerak di antara 5.353-5.399. Sebanyak 213 saham naik, 97 saham turun, 81 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp 7.399 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp 506 miliar.

Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi managing partner PT Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe, Kamis (1/9/2016).

"IHSG berhasil menguat 23 point membenuk candle dengan body naik dan shadow pendek di atas indikasi kekuatna naik. IHSG berpeluang kon-solidasi menguat dengan resistance di level 5400 sampai 5456 dan support di level 5336 sampai 5296," kata Kiswoyo.

Pasar Amerika melemah diakhir perdagangan, dipicu oleh kejatuhan harga minyak dan data ekonomi mengesankan yang mendukung harapan kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini. Minyak mentah AS anjlok lebih dari 3 persen, di perdagangkan di bawah level 45 Dolar Amerika Serikat (AS) per barrel untuk pertama kalinya dalam 12 sesi terakhir, setelah data mingguan pemerintah menunjukkan kenaikan mengejutkan dalam persediaan minyak mentah dan minyak distilasi. Sedangkan stok bensin berkurang lebih sedikit dibandingkan perkiraan. "Dow Jones melemah 0,29 persen ditutup di level 18,400, dengan saham Chevron Corp. memimpin penurunan. S&P melemah 0,24 persen dilevel 2,170. Sementara Nasdaq tergelincir 0,10 persen ke 4,771," ujar Kiswoyo.

Pasar Eropa ditutup melemah, dengan saham energi yang melemah karena aksi jual di pasar minyak, namun laporan bahwa Deutsche Bank AG dan Commerzbank AG mengadakan pembicaraan merjer telah mengirim saham pemberi pinjaman asal Jerman bergerak lebih tinggi. Indeks DAX 30 melemah 0.61 persen di 10,593. CAC turun 0.43 persen untuk ditutup di 4,438. Sementara Indeks FTSE turun 0,58 persen di 6,781.

Ketua Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menjanjikan Presiden Joko Widodo, sebagian besar dari dana yang ikut tax amnesty sebesar Rp 1000 triliun akan masuk pada September. Pemerintah sebelumnya menargetkan, jika mayoritas pengusaha lebih banyak melakukan deklarasi ketimbang repatriasi, penerimaan negara yang masuk APBN bisa mencapai Rp 165 triliun dan di perkirakan bulan September ini, 60 persen-70 persen dari Rp 1.000 triliun. Itur artinya, sekitar Rp 700 triliun dana segar akan direpatriasi bulan depan.

Sekadar mengingatkan, jelang akhir Agustus, dana yang sudah direpatriasi sebesar Rp7,6 triliun dengan uang tebusan Rp2,14 triliun. Dia memperkirakan, uang itu akan masuk pada pekan depan, setelah selama sebulan melakukan proses untuk memindahkan aset ke Indonesia. Dana ini bisa diinvestasikan di Indonesia dalam jangka waktu tiga tahun. Dan ini akan mendorong perekonomian Indonesia lebih baik lagi. Dengan dana itu bisa melakukan pembangunan baik infrastruktur bisa membuka lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:58 WIB

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:04 WIB

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:53 WIB

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:35 WIB

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

×