Jokowi Tak Puas Kontribusi Laut ke PDB Nasional Dibawah 30 Persen

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Rabu, 14 September 2016 | 07:20 WIB
Jokowi Tak Puas Kontribusi Laut ke PDB Nasional Dibawah 30 Persen
Presiden Jokowi meresmikan Terminal Petikemas Kalibaru Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (13/9/2016). [Dok Biro Setpres]

Presiden Joko Widodo kembali menginstruksikan dan terus bertekad untuk mengembangkan industri perikanan nasional. Terkini, dalam rapat terbatas mengenai pengembangan industri perikanan di Kantor Presiden, Selasa 13 September 2016, Presiden Joko Widodo meminta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman serta Menteri Kelautan dan Perikanan untuk mengambil langkah percepatan dalam rangka membangun industri perikanan nasional.

Mengawali pengantarnya, Presiden Joko Widodo mengapresiasi upaya Kementerian Kelautan dan Perikanan selama dua tahun belakangan yang disebutnya telah memiliki dampak langsung terhadap nelayan, utamanya nelayan-nelayan kecil. Namun demikian, Presiden meminta semua pihak untuk tidak cepat berpuas diri. Sebab, Presiden menyebut potensi kelautan Indonesia masih bisa dimanfaatkan lebih jauh.

"Dengan luas wilayah laut yang mencapai 70 persen, kontribusi di bidang kelautan terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) masih di bawah 30 persen. Saya kira banyak potensi laut dan perikanan yang belum bisa kita manfaatkan secara maksimal," terang Presiden dalam keterangan tertulis, Selasa (13/9/2016).

Kabar menggembirakan juga datang dari upaya pemerintah terkait penanganan pencurian ikan di laut Indonesia. Presiden mengungkapkan bahwa upaya-upaya tersebut kini telah mulai menunjukkan hasilnya.

"Stok ikan laut meningkat dan ini harus dimanfaatkan. Selain untuk kesejahteraan nelayan, juga bisa memenuhi kebutuhan konsumsi lokal dan kita harapkan juga bisa mendatangkan devisa bagi negara lewat ekspor," imbuhnya.

Untuk itu, Presiden Joko Widodo menyerukan pembangunan industri perikanan nasional untuk memanfaatkan momentum baik yang ada sekarang ini. Sebab, selain pariwisata, industri perikanan diharapkan mampu menjadi tulang punggung utama pertumbuhan ekonomi nasional ke depannya.

"Beberapa kali sudah saya sampaikan bahwa selain pariwisata, saya kira yang kita harapkan untuk bisa memberikan dukungan pada pertumbuhan ekonomi ada di bidang kelautan dan perikanan. Adanya kebutuhan bahan baku dari industri perikanan ini juga akan membuka kesempatan untuk peningkatan penghasilan yang lebih besar bagi rakyat kita," ucap Presiden.

Presiden Joko Widodo kemudian meminta kesigapan jajarannya untuk memastikan infrastruktur pendukung industri perikanan betul-betul dipersiapkan dengan baik. Di antaranya Presiden menyebut pasokan bahan baku ikan, fasilitas perkapalan, infrastruktur yang berkaitan dengan akses menuju pelabuhan, ketersediaan listrik pendukung industri, serta ketersediaan lahan bagi kebutuhan industri pengolahan ikan. Presiden pun meminta kesanggupan dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengenai pembangunan sentra industri perikanan modern yang harus diselesaikan tahun depan.

"Untuk itu saya minta Menko Bidang Kemaritiman dan juga Menteri Kelautan dan Perikanan mengambil langkah-langkah percepatan dalam rangka pembangunan industri perikanan. Pangkas saja aturan-aturan yang ruwet yang menghambat investasi. Saya juga sudah sampaikan beberapa kali agar sentra industri perikanan yang betul-betul modern ini paling lambat tahun depan kita harus sudah punya. Dan saya sudah disanggupi oleh Menteri KKP, Bu Susi, saya tunggu nanti tahun depan," ujarnya menutup pengantar rapat terbatas tersebut.

Hadir dalam rapat tersebut di antaranya ialah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misbakhun Minta Presiden Jokowi Perkuat Peran Bappenas

Misbakhun Minta Presiden Jokowi Perkuat Peran Bappenas

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 07:06 WIB

Anggaran Dipangkas, KKP Tunda Pembangunan Cold Storage di Papua

Anggaran Dipangkas, KKP Tunda Pembangunan Cold Storage di Papua

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 06:53 WIB

Jokowi Gusar Dwelling Time Pelabuhan Belawan Lebih dari Seminggu

Jokowi Gusar Dwelling Time Pelabuhan Belawan Lebih dari Seminggu

Bisnis | Selasa, 13 September 2016 | 14:17 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum di Filipina Terkait Mary Jane

Jokowi Hormati Proses Hukum di Filipina Terkait Mary Jane

News | Selasa, 13 September 2016 | 14:00 WIB

Jokowi Resmikan Terminal Petikemas Kalibaru Tanjung Priok

Jokowi Resmikan Terminal Petikemas Kalibaru Tanjung Priok

Bisnis | Selasa, 13 September 2016 | 08:28 WIB

Jokowi akan Resmikan Pelabuhan New Priok Kalibaru Pagi Ini

Jokowi akan Resmikan Pelabuhan New Priok Kalibaru Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 13 September 2016 | 06:26 WIB

Menteri Desa Klaim Jokowi Serius Bangun Daerah Perbatasan

Menteri Desa Klaim Jokowi Serius Bangun Daerah Perbatasan

Bisnis | Senin, 12 September 2016 | 13:05 WIB

Jokowi Janji Selesaikan Masalah Jamaah Haji Ilegal di Arab Saudi

Jokowi Janji Selesaikan Masalah Jamaah Haji Ilegal di Arab Saudi

News | Senin, 12 September 2016 | 10:38 WIB

Tahun Ini Jokowi Rayakan Idul Adha di Serang Banten

Tahun Ini Jokowi Rayakan Idul Adha di Serang Banten

News | Senin, 12 September 2016 | 10:28 WIB

Inilah Makna Hari Raya Idul Adha Bagi Presiden Jokowi

Inilah Makna Hari Raya Idul Adha Bagi Presiden Jokowi

News | Senin, 12 September 2016 | 09:25 WIB

Terkini

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:36 WIB

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:25 WIB

×