Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menteri Desa Klaim Jokowi Serius Bangun Daerah Perbatasan

Adhitya Himawan

Senin, 12 September 2016 | 13:05 WIB
Menteri Desa Klaim Jokowi Serius Bangun Daerah Perbatasan
Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan di Serang, Banten, Minggu (11/9/2016). [Biro Pers Istana]

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengatakan Presiden Joko Widodo sangat serius untuk membangunan infrastruktur daerah perbatasan, seperti di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membangun sebanyak tujuh bendungan.

"Pembangunan bendungan itu merupakan komitmen program Nawacita Jokowi untuk mendukung kedaulatan pangan nasional," kata Eko kepada Antara saat kunjungan kerja di Desa Kadu Agung Barat Kabupaten Lebak, Minggu (12/9/2016).

Selama ini, pemerintah gencar membangun sarana dan prasarana infrastruktur di daerah-daerah perbatasan agar terlepas dari ketertinggalannya.

Pembangunan di daerah perbatasan itu guna meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat juga ketahanan pangan.

Apabila perekonomian dan ketahanan pangan masyarakat membaik, tentu negara akan menjadi lebih kuat.

Pemerintah memfokuskan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah perbatasan, termasuk di NTT itu.

"Kami yakin pembangunan bendungan di NTT itu dapat mendorong kesejahteraan masyarakat perbatasan juga mewujudkan swasembada pangan beras," katanya.

Menurut dia, pembangunan bendungan tersebut, selain bisa memenuhi tanaman padi juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan menjadi pembangkit listrik.

Keseriusan Presiden Jokowi cukup besar untuk mendukung kesejahteraan masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan dengan negara tetangga.

Selama ini, wilayah NTT kerapkali dilanda krisis air sehingga petani kesulitan untuk memenuhi pasokan air tanaman pangan padi.

Krisis air itu, kata dia, tentu menghambat pada peningkatan produksi pangan.

Untuk itu, pemerintah membangun tujuh bendungan di NTT sehingga dapat terealisasikan kedaulatan pangan nasional.

"Kami yakin melalui pembangunan tujuh bendungan itu ke depan sebagai daerah penghasil lumbung pangan nasional," katanya menjelaskan.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Lebak Rusito mengatakan selama ini Alokasi Dana Desa (ADD) dapat membebaskan desa tertinggal di daerah itu.

Penyebab daerah tertinggal itu akibat buruknya infrastruktur, seperti jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan, pemenuhan air bersih dan jaringan irigasi.

Karena itu, pihaknya berkeyakinan Kabupaten Lebak terbebas dari daerah tertinggal melalui pencairan ADD.

Pengalokasian dana ADD tahun 2016 untuk Kabupaten Lebak sebesar Rp334 miliar dialokasikan sebanyak 340 desa dengan masing-masing desa menerima Rp900 juta.

Penggunaan ADD itu, ujar dia, diantaranya bidang penyelenggaraan pemerintahan desa juga pemberdayaan desa dengan pembangunan infrastuktur jalan, jembatan dan penahan longsor.

"Kami berharap dana ADD itu dapat membangun kemandirian desa sehingga bisa menjadi maju dan terbebas dari ketertinggalanya itu," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Janji Selesaikan Masalah Jamaah Haji Ilegal di Arab Saudi

Jokowi Janji Selesaikan Masalah Jamaah Haji Ilegal di Arab Saudi

News | Senin, 12 September 2016 | 10:38 WIB

Tahun Ini Jokowi Rayakan Idul Adha di Serang Banten

Tahun Ini Jokowi Rayakan Idul Adha di Serang Banten

News | Senin, 12 September 2016 | 10:28 WIB

Inilah Makna Hari Raya Idul Adha Bagi Presiden Jokowi

Inilah Makna Hari Raya Idul Adha Bagi Presiden Jokowi

News | Senin, 12 September 2016 | 09:25 WIB

Kirim Sapi Lokal Seberat 1,5 Ton, Jokowi Titip Pesan Pada Dunia

Kirim Sapi Lokal Seberat 1,5 Ton, Jokowi Titip Pesan Pada Dunia

News | Senin, 12 September 2016 | 09:12 WIB

Presiden Jokowi dan Keluarga Salat Idul Adha di Serang

Presiden Jokowi dan Keluarga Salat Idul Adha di Serang

News | Senin, 12 September 2016 | 08:42 WIB

Demokrat Ceritakan Bedanya Zaman Jokowi dan SBY Memilih Menteri

Demokrat Ceritakan Bedanya Zaman Jokowi dan SBY Memilih Menteri

News | Jum'at, 09 September 2016 | 13:30 WIB

Tak Temani Jokowi Blusukan di Tanah Abang, Ini Alasan Ahok

Tak Temani Jokowi Blusukan di Tanah Abang, Ini Alasan Ahok

News | Jum'at, 09 September 2016 | 11:32 WIB

Jokowi Ajak Duterte Ziarah dan Tabur Bunga ke TMP Kalibata

Jokowi Ajak Duterte Ziarah dan Tabur Bunga ke TMP Kalibata

News | Jum'at, 09 September 2016 | 11:29 WIB

Jokowi akan Ajak Presiden Duterte Blusukan ke Pasar Tanah Abang

Jokowi akan Ajak Presiden Duterte Blusukan ke Pasar Tanah Abang

News | Jum'at, 09 September 2016 | 11:14 WIB

Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina

Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina

News | Jum'at, 09 September 2016 | 10:30 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×