Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Inilah Dua Penyebab Kemiskinan Pada Seseorang

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 26 September 2016 | 05:39 WIB
Inilah Dua Penyebab Kemiskinan Pada Seseorang
Motivator Tung Desem Waringin saat berbicara dalam seminar Financial Revolution di Jakarta, Jumat (23/9/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pengusaha sukses sekaligus motivator Tung Desem Waringin mengatakan bahwa penyebab kemiskinan yang menimpa seseorang sebetulnya disebabkan hanya dua hal. Pertama adalah ketimpangan pengetahuan, kedua adalah ketimpangan keberanian.

"Dua hal itulah sebetulnya yang secara umum menjadi penyebab kemiskinan terjadi pada seseorang," kata Tung dalam seminar financial revolution di Jakarta, Jumat (23/9/2016).

Menurutnya, tidak semua orang memang memiliki pengetahuan serta tips bagaimana cara berpikir yang tepat untuk menjadi kaya dan beternak uang. Di sisi lain, banyak orang yang berada dalam kondisi taraf ekonomi yang kurang namun enggan melakukan tindakan yang lebih berani dan berisiko. "Kebanyakan orang merasa nyaman dengan kondisi diri mereka yang ada saat ini. Sehingga sulit untuk keluar dari zona nyaman tersebut," ujar Tung.

Mantan bankir Bank Central Asia (BCA) Tbk tersebut juga menyoroti pola pendidikan di Tanah Air. Menurutnya, segala jenjang pendidikan mulai dari dasar hingga tinggi akan bermuara pada tujuan mencari uang setelah lulus kuliah. Sayangnya, bagaimana berpikir dan bertindak yang benar untuk mencari uang justru tidak pernah diajarkan di berbagai sekolah di Indonesia. "Ini sungguh aneh bin ajaib," jelas Tung.

Tung juga mengkritik kebijakan pemerintah selama ini dalam mengentaskan kemiskinan. Berbagai program yang ada sebelum ini, seperti beras miskin (raskin) hanya memberikan insentif pada saat seseorang sedang miskin. Menurutnya, kebijakan pemerintah selama ini adalah kebijakan yang salah.

Ia mengaku telah menyampaikan kritiknya kepada Menteri Sosial Khofifah Indah Parawansa. "Seharusnya pemerintah bukan menelurkan kebijakan yang sifatnya hanya membantu kalangan orang yang sedang miskin. Saya tidak pernah setuju dengan kebijakan semacam itu. Yang benar adalah bagaimana mengeluarkan kebijakan yang membuat orang yang semula miskin bisa menjadi kaya," tutup Tung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak Usaha Pertamina di Bidang Asuransi Raih Rating A

Anak Usaha Pertamina di Bidang Asuransi Raih Rating A

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 03:55 WIB

Bahrullah Akbar Terpilih Kembali Jadi Anggota BPK

Bahrullah Akbar Terpilih Kembali Jadi Anggota BPK

News | Kamis, 22 September 2016 | 05:32 WIB

Adira Insurance Kembangkan "Contact Centre"

Adira Insurance Kembangkan "Contact Centre"

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 11:33 WIB

PPA Kapital Bangun Pabrik Kelapa Sawit di Riau

PPA Kapital Bangun Pabrik Kelapa Sawit di Riau

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 06:47 WIB

Bank Muamalat Beri Pembiayaan Rp75 Miliar ke PT Duta Mentari Raya

Bank Muamalat Beri Pembiayaan Rp75 Miliar ke PT Duta Mentari Raya

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 06:40 WIB

Pembiayaan Pasar Keuangan Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Pembiayaan Pasar Keuangan Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 13:46 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB