12 Golongan Tarif Listrik PLN Kembali Berubah

Adhitya Himawan

Jum'at, 07 Oktober 2016 | 20:30 WIB
12 Golongan Tarif  Listrik PLN Kembali Berubah
Kantor Pusat PLN di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (7/6/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

12 golongan tarif tenaga listrik yang mengikuti mekanisme Tariff Adjustment (TA) kembali mengalami penyesuaian pada Oktober 2016. Stabilnya nilai tukar Rupiah dan harga minyak (Indonesian Crude Oil Price/ICP), menjadi salah satu indikator penyesuaian tarif listrik bulan ini.

Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika pada Agustus 2016 melemah sebesar Rp46,18 dari sebelumnya (Juli 2016) sebesar Rp13.118,82/Dolar Amerika Serikat (AS) menjadi Rp13.165,00. Harga ICP pada Agustus 2016 naik 0,41 Dolar AS /barrel, dari sebelumnya (Juli 2016) sebesar 40,70 Dolar AS/barrel menjadi 41,11 Dolar AS/barrel. Sementara itu, inflasi pada Agustus 2016 menurun 0,71 persen, dari sebelumnya (Juli 2016) sebesar 0,69 persen menjadi minus 0,02 persen.

"Penyesuaian Tarif Tenaga Listrik ini sesuai dengan Peraturan Menteri  (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 31/2014 sebagaimana telah diubah dengan Permen ESDM No 09/2015. Permen ini menyatakan bahwa penyesuaian diberlakukan setiap bulan, menyesuaikan perubahan nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dollar Amerika, harga minyak dan inflasi bulanan. Dengan mekanisme TA, tarif listrik setiap bulan memang dimungkinkan untuk turun, tetap atau naik berdasarkan perubahan ketiga indikator tersebut," kata Agung Murdifi, Manajer Senior Public Relations PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam keterangan tertulis, Jumat (7/10/2016).

Akibat dari perubahan nilai ketiga indikator tersebut, tarif listrik pada Oktober 2016 di Tegangan Rendah (TR) menjadi Rp Rp 1.459,74/kWh, tarif listrik di Tegangan  Menengah (TM) menjadi Rp 1.111,34/kWh, tarif listrik di Tegangan Tinggi (TT)  menjadi Rp 994,80/kWh, dan tarif listrik di Layanan Khusus menjadi Rp 1.630,49/kWh. 

Seperti diketahui sebelumnya, Tarif Tenaga Listrik (TTL) terdiri dari 37 golongan tarif. Dua belas golongan tarif yang diberlakukan mekanisme Tariff Adjustment adalah tarif yang tidak disubsidi pemerintah. Kedua belas golongan tarif tersebut adalah sebagai berikut :

1.       Rumah Tangga R-1/Tegangan Rendah (TR) daya 1.300 VA

2.       Rumah Tangga R-1/TR daya 2.200 VA

3.       Rumah Tangga R-2/TR daya 3.500 VA s.d 5.500 VA

4.       Rumah Tangga R-3/TR daya 6.600 VA ke atas

5.       Bisnis B-2/TR daya 6.600VA s.d 200 kVA

6.       Bisnis B-3/Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA

7.       Industri I-3/TM daya diatas 200 kVA

8.       Industri I-4/Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas

9.       Kantor Pemerintah P-1/TR daya 6.600 VA s.d 200 kVA

10.   Kantor Pemerintah P-2/TM daya diatas 200 kVA

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Listrik Ditentukan Komponen Harga Bahan Bakar

Harga Listrik Ditentukan Komponen Harga Bahan Bakar

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 21:55 WIB

Politisi Nasdem Tak Setuju PT PJB Ikut Tender PLTGU Jawa I

Politisi Nasdem Tak Setuju PT PJB Ikut Tender PLTGU Jawa I

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 21:48 WIB

PLN Diminta Transparan Dalam Proyek Tender Pembangkit Listrik

PLN Diminta Transparan Dalam Proyek Tender Pembangkit Listrik

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 21:41 WIB

PLN Dapat Kredit Rp32 Triliun dari Tiga Bank BUMN

PLN Dapat Kredit Rp32 Triliun dari Tiga Bank BUMN

Bisnis | Jum'at, 09 September 2016 | 13:17 WIB

PLN Perkuat Pasokan Listrik di Jawa Timur

PLN Perkuat Pasokan Listrik di Jawa Timur

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 13:16 WIB

Disentil Sudirman, PLN: Kita Baik Saja, Anak Nggak Boleh Durhaka

Disentil Sudirman, PLN: Kita Baik Saja, Anak Nggak Boleh Durhaka

Bisnis | Senin, 25 Juli 2016 | 18:28 WIB

Diingatkan PLN Bukan Mesin Pencetak Uang, Rini: Itu Dasarnya Apa?

Diingatkan PLN Bukan Mesin Pencetak Uang, Rini: Itu Dasarnya Apa?

Bisnis | Senin, 25 Juli 2016 | 17:51 WIB

Beban Puncak Listrik Saat Lebaran Diprediksi Turun 30 Persen

Beban Puncak Listrik Saat Lebaran Diprediksi Turun 30 Persen

Bisnis | Senin, 04 Juli 2016 | 10:40 WIB

Pendapatan PLN di 2015 Tumbuh 12,44 Persen

Pendapatan PLN di 2015 Tumbuh 12,44 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 12:23 WIB

Keputusan Pencabutan Subsidi Listrik di Tangan Presiden Jokowi

Keputusan Pencabutan Subsidi Listrik di Tangan Presiden Jokowi

Bisnis | Rabu, 08 Juni 2016 | 14:44 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×