Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Beban Puncak Listrik Saat Lebaran Diprediksi Turun 30 Persen

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 04 Juli 2016 | 10:40 WIB
Beban Puncak Listrik Saat Lebaran Diprediksi Turun 30 Persen
Gardu Induk PLN Karet Baru, Jakarta. (Antara/Puspa Perwitasari)

Guna memastikan keamanan pasokan listrik saat libur hari Raya Idul Fitri 1437 H, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, minggu (3/7/2016) melakukan peninjauan lapangan ke PT PLN (Persero) Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali (P3B JB) atau biasa dikenal Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Gandul, Depok, Jawa Barat dan Gardu Induk Cawang, Jakarta. 
    
"Kunjungan kali ini untuk memastikan keamanan pasokan dan infrastruktur listrik selama libur lebaran. Berdasarkan pengalaman, beban puncak pada hari raya Lebaran  pada umumnya lebih rendah dibandingkan dengan beban puncak saat hari kerja. Diperkirakan berkurang sekitar 10-20 persen, untuk Jawa Bali (berkurang) sekitar 30 persen, karena industri yang mengkonsumsi tenaga listrik yang sangat besar dan perkantoran berhenti beroperasi (libur)," ungkap Sudirman Said dalam keterangan resmi, Minggu (4/7/2016).

General Manager PLN Pusat Pengatur Beban (P2B) Eko Yudo Pramono menerangkan bahwa kemampuan sistem saat hari Raya Idul Fitri mencapai 32.228 mega watt (MW) dengan kemampuan daya pasok 22.946 MW. "Diperkirakan beban puncak saat Hari Raya Idul Fitri adalah 15.323 MW," ujar Eko.

PT PLN (PERSERO) P3B JB

 P3B JB terdiri dari 12 unit induk dan 32 unit pelaksana yaitu :

Unit Induk
- Bidang Perencanaan, Bidang Pengembangan Penyaluran, Bidang Operasi Sistem, Bidang Teknik Penyaluran, Bidang Keuangan, Bidang SDM & Organisasi, Bidang Umum, Audit Internal, Region Jakarta dan Banten, Region Jawa Barat, Region Jawa Tengah & DIY dan Region Jawa Timur & Bali. 

Unit Pelaksana
- 31 (tiga puluh satu) Unit Pelayanan Transmisi (UPT) dan 1 (satu) Sub Region Bali.

Wilayah Kerja

Wilayah kerja P3B Jawa Bali meliputi pulau Jawa, Bali dan Madura. Wilayah kerja tersebut dibagi menjadi 4 (empat) Region dan 1 (satu) Subregion yaitu: Region Jakarta & Banten (RJKB), Region Jawa Barat (RJBR), Region Jawa Tengah & DIY (RJTD), dan Region Jawa Timur & Bali (RJTD), serta Sub Region Bali.

P3B Jawa Bali mengelola 1 (satu) Inter Regional Control Center (IRCC) yaitu Jawa Control Center/ JCC) dan 5 (lima) Regional Control Center (RCC). JCC bertanggung jawab untuk mengoperasikan interkoneksi sistem 500 KV. Selain itu JCC, juga bertanggung jawab atas pengaturan komposisi pembangkitan di sistem Jawa Bali. Sedangkan RCC bertanggung jawab untuk mengoperasikan jaringan 150 dan 70 KV serta pengaturan tegangan di wilayahnya.

- Kondisi pasokan tenaga listrik pada sistem Jawa-Bali sampai dengan 30 Juni  2016 berada pada kondisi Normal dengan daya mampu sebesar 24.817,8 MW dan beban puncak sebesar 21.800 MW sehingga terdapat cadangan sebesar 3.017,8 MW.

- Prakiraan kondisi pasokan tenaga listrik selama periode Lebaran 2016 (H-15 s.d. H+15) pada Sistem Kelistrikan Jawa-Bali berada pada kondisi pasokan cukup.

1. GITET/Gardu Induk Gandul

GITET Gandul memiliki kapasitas trafo sebesar 1.500 mega volt ampere (MVA), sangat vital keberadaannya karena memasok sebagian beban kota Jakarta di sisi tengah dan barat,  Cengkareng, Provinsi Banten. Melihat fungsinya tersebut, maka beban trafo di GITET Gandul sangatlah tinggi.

2. GARDU INDUK CAWANG

Gardu Induk (GI) merupakan bagian yang tak terpisahkan dari saluran transmisi distribusi listrik. Dimana suatu sistem tenaga yang dipusatkan pada suatu tempat berisi saluran transmisi dan distribusi, perlengkapan hubung bagi, transfomator, dan peralatan pengaman serta peralatan kontrol.  Sistem tenaga listrik Jawa Bali mempunyai Jumlah Gardu Induk sebanyak 435 dengan 24 Gardu Induk tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV, 310 GI 150 kV, 101 GI 70 kV.

Fungsi utama dari gardu induk :

- Untuk mengatur aliran daya listrik dari saluran transmisi ke saluran transmisi lainnya yang kemudian didistribusikan ke konsumen

- Sebagai tempat kontrol
- Sebagai pengaman operasi sistem
- Sebagai tempat untuk menurunkan tegangan transmisi menjadi tegangan distribusi

GI Cawang merupakan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) yang berkapasitas 500 KV. GITET Cawang menyalurkan daya ke beberapa Gardu Induk, yaitu:

- Mampang 
- Gambir Lama
- Duren Tiga
- Taman Rasuna
- CSW
- Cipinang
- Pulomas
- Danayasa
- AGP

Saat lebaran, kebutuhan pasokan listrik akan menurun, namun Menteri Sudirman meminta agar keandalan sistem harus dijaga dengan maksimal. "Keseimbangan pasokan dan keamanan transmisi serta sistem tegangan harus dijaga 24 jam," tegas Sudirman.

Adapun upaya pengamanan pasokan listrik pada hari raya:

  • Menghimbau masyarakat pelanggan PLN agar tetap menjalankan gerakan hemat listrik, untuk tidak berlebihan menggunakan listrik;
  • Untuk meningkatkan kesiagaan menjaga Keandalan dan Kualitas Pasokan Listrik, semua Unit Menyiapkan Pedoman Operasi Khusus Lebaran 2016;
  • Tidak melakukan pekerjaan/pemeliharaan yang dapat mengganggu pasokan listrik pada H-15 s/d H+15 kecuali pekerjaan perbaikan yang disebabkan gangguan;
  • Meningkatkan koordinasi operasi antara Unit Pembangkit, Penyaluran dan Distribusi untuk mengoptimalkan kesiagaan dan kesiapan instalasinya, sehingga dapat memperkecil kemungkinan terjadinya gangguan pelayanan;
  • Meningkatkan koordinasi dengan aparat terkait untuk menjaga keamanan instalasi;
  • Apabila terjadi gangguan yang mengakibatkan kondisi defisit daya, akan diusahakan agar dampak sosial ke masyarakat minimum;


Pada kesempatan tersebut Sudirmanjuga mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan PLN yang tetap bekerja di saat masyarakat melaksanakan lebaran. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada ribuan pekerja PLN yang bersedia tidak libur karena ingin menjaga kenyamanan warga yang ingin berlebaran dan liburan. Kesiagaan meningkat, karena liburan, hal-hal tertentu bisa terjadi tanpa diduga. GITET seperti yang di Gandul ini adalah objek vital nasional, yang menjadi perhatian pemerintah untuk selalu dijaga keamanannya," ungkap Sudirman. 

Lebih lanjut  Sudirman memerintahkan kepada PLN untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama hari raya dan liburan bagi seluruh masyarakat. "Termasuk pasokan bagi objek vital nasional lainnya seperti rumah-rumah sakit dan fasilitas keamanan dan pertahanan, serta fasilitas bandara, harus diamankan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PLN Dapat Pinjaman Dana Talangan Subsidi Listrik Rp15 Triliun

PLN Dapat Pinjaman Dana Talangan Subsidi Listrik Rp15 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 00:48 WIB

3 Bank BUMN Salurkan Kredit Sindikasi Rp15 Triliun ke PLN

3 Bank BUMN Salurkan Kredit Sindikasi Rp15 Triliun ke PLN

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 16:59 WIB

PLN akan Bangun Sendiri PLTU Jawa 5 di Serang

PLN akan Bangun Sendiri PLTU Jawa 5 di Serang

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 19:02 WIB

Jokowi: Proyek 35 Ribu MW Prioritas Daerah Kekurangan Pasokan

Jokowi: Proyek 35 Ribu MW Prioritas Daerah Kekurangan Pasokan

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2016 | 15:54 WIB

Diguyur Hujan, Sebagian Jakarta Gelap Gulita

Diguyur Hujan, Sebagian Jakarta Gelap Gulita

News | Selasa, 21 Juni 2016 | 23:19 WIB

Maserati Pertimbangkan Sportscar Alfieri Versi Mobil Listrik

Maserati Pertimbangkan Sportscar Alfieri Versi Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 21 Juni 2016 | 16:02 WIB

Mobil Listrik Ini Punya Tampilan Ferrari

Mobil Listrik Ini Punya Tampilan Ferrari

Otomotif | Minggu, 19 Juni 2016 | 12:31 WIB

Hingga Pagi Ini, Listrik Kota Padang Mati Akibat Banjir

Hingga Pagi Ini, Listrik Kota Padang Mati Akibat Banjir

News | Jum'at, 17 Juni 2016 | 08:54 WIB

MUI Keluarkan Fatwa Haram Pencurian Listrik PLN

MUI Keluarkan Fatwa Haram Pencurian Listrik PLN

News | Jum'at, 17 Juni 2016 | 05:09 WIB

Toyota Akan Lebih 'Menggebu-gebu' ke Mobil Listrik

Toyota Akan Lebih 'Menggebu-gebu' ke Mobil Listrik

Otomotif | Kamis, 16 Juni 2016 | 08:05 WIB

Terkini

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB

IHSG Masih Loyo Pada Penutupan Senin, Padahal 423 Saham Menghijau

IHSG Masih Loyo Pada Penutupan Senin, Padahal 423 Saham Menghijau

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 17:16 WIB

Pangkas Impor LPG, Bahlil Siapkan Strategi CNG: Bahan Baku Melimpah, Gas Dalam Negeri!

Pangkas Impor LPG, Bahlil Siapkan Strategi CNG: Bahan Baku Melimpah, Gas Dalam Negeri!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 17:10 WIB