Menteri Rini Galang BUMN Investasi ke Myanmar

Tomi Tresnady

Sabtu, 08 Oktober 2016 | 07:24 WIB
Menteri Rini Galang BUMN Investasi ke Myanmar
Menteri BUMN Rini Soemarno didampingi sejumlah Dirut dan Dirjen BUMN, saat memberikan keterangan pers terkait kinerja BUMN dan wacana lembaga 'super holding', di Jakarta, Senin (25/7/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri BUMN Rini Soemarno mendorong sejumlah perusahaan milik negara untuk mengembangkan bisnis di Myanmar guna menangkap peluang investasi di negara tersebut.

"Myanmar sedang gencar membangun ekonomi. BUMN-nya banyak yang rugi, sehingga mereka menawarkan kerja sama dengan BUMN Indonesia masuk ke sejumlah sektor ekonomi," kata Rini, di sela peluncuran Holding BUMN Reasuransi Indonesia Re, di Jakarta, Jumat (7/10) malam, seperti dilaporkan Antara.

Sebelumnya, Rini pekan lalu memenuhi undangan pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi dan lima menteri Myanmar untuk menggali potensi bisnis, termasuk pengembangan kapasitas ekonomi di negara itu.

"Pada pertemuan itu dibahas potensi kerja sama bidang industri semen, perbankan, kelistrikan, migas, telekomunikasi hingga asuransi," ujarnya.

Tingkat elektrifikasi di Myanmar masih sangat rendah atau hanya sekitar 32 persen. "PLN saat ini sedang mengikuti tender pembangunan transmisi listrik, termasuk untuk perbaikan atau audit sejumlah pembangkit listrik yang sudah berusia tua," ujarnya lagi.

Pertamina juga sedang mengikuti tender pembangunan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan mengembangkan usaha ritel di sana.

"Dalam dua pekan ke depan tender pembangunan SPBU sedang dilakukan. Pertamina bersaing dengan Indian Oil untuk menjadi pemenang tender," ujarnya lagi.

Pada sektor telekomunikasi, PT Telkom Internasional (Telin) anak usaha Telkom Indonesia sedang mengembangkan jaringan internet dan termasuk kemungkinan menjadi investor pada salah satu perusahaan seluler.

Dorongan untuk menggiring BUMN Indonesia masuk ke Myanmar juga tidak terlepas dari situasi politik dan keamanan di negara itu yang semakin kondusif, sehingga layak menjadi tujuan investasi asing.

"Sepertinya sudah kondusif. Selain informasi langsung dari Aung San Suu Kyi, kami juga menanyakan kepada Dubes RI untuk Myanmar, untuk memastikan bahwa negara itu aman untuk investasi," ujarnya.

Rini menggambarkan bahwa Myanmar di bawah kepemimpinan baru Aung San Suu Kyi sangat cepat membangun, sehingga mencatat pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat pula.

"Situasi kondusif, butuh pembangunan ekonomi. Karena itu saat ini banyak investor yang masuk ke Myanmar, seperti Jepang, Korea Selatan dan negara lainnya," ujar Rini lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Mandiri Salurkan KUR Buat Nelayan di Lamongan

Bank Mandiri Salurkan KUR Buat Nelayan di Lamongan

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 11:24 WIB

Saham PGN Dinilai Paling Likuid Oleh BEI

Saham PGN Dinilai Paling Likuid Oleh BEI

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 16:07 WIB

Terjadi Rembesan Minyak Mentah di  Jalur Pipa Minyak Cikedung

Terjadi Rembesan Minyak Mentah di Jalur Pipa Minyak Cikedung

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 14:59 WIB

Bank Mandiri Optimis Laba Akhir 2016 akan Membaik

Bank Mandiri Optimis Laba Akhir 2016 akan Membaik

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 16:29 WIB

Bangun 5 Bandara, Bank Mandiri Beri Kredit Sindikasi Rp4 Triliun

Bangun 5 Bandara, Bank Mandiri Beri Kredit Sindikasi Rp4 Triliun

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 16:25 WIB

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Makin Menggeliat

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Makin Menggeliat

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 16:18 WIB

Bank Mandiri Beri Layanan Wholesale dan Retail Banking Buat KAI

Bank Mandiri Beri Layanan Wholesale dan Retail Banking Buat KAI

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 13:09 WIB

BRI Bangun Layanan Finansial Digital Bersama Penggiat Startup

BRI Bangun Layanan Finansial Digital Bersama Penggiat Startup

Bisnis | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 13:54 WIB

Sampai Kemarin, Dana Tax Amnesty Bank Mandiri Rp14,5 Triliun

Sampai Kemarin, Dana Tax Amnesty Bank Mandiri Rp14,5 Triliun

Bisnis | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 12:48 WIB

Mandiri DPLK Layani Pensiunan Aetra Air

Mandiri DPLK Layani Pensiunan Aetra Air

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 23:37 WIB

Terkini

Usman Hamid: Pemenjaraan Demonstran Bisa Membungkam Suara Kritis Anak Muda

Usman Hamid: Pemenjaraan Demonstran Bisa Membungkam Suara Kritis Anak Muda

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:57 WIB

Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya

Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Kepemimpinan Prabowo-Gibran Dinilai Hancurkan Hak Difabel

Kepemimpinan Prabowo-Gibran Dinilai Hancurkan Hak Difabel

Sulsel | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Urutan Skincare Sariayu untuk Kulit Berjerawat, Ini 4 Produknya

Urutan Skincare Sariayu untuk Kulit Berjerawat, Ini 4 Produknya

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:54 WIB

Upaya Sensor Konten Karhutla Demi Citra, Guru Besar UII Sebut Tindakan Bodoh dan Kontraproduktif

Upaya Sensor Konten Karhutla Demi Citra, Guru Besar UII Sebut Tindakan Bodoh dan Kontraproduktif

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Greenpeace Bentangkan Spanduk di Monumen Selamat Datang: Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?

Greenpeace Bentangkan Spanduk di Monumen Selamat Datang: Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:50 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran: Pemerintah Kuasai Kembali 6,2 Juta Hektare Hutan dan Setor Rp52 Triliun

2 Tahun Prabowo-Gibran: Pemerintah Kuasai Kembali 6,2 Juta Hektare Hutan dan Setor Rp52 Triliun

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:47 WIB

5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal

5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Bagaimana Cara Adopsi Anak di Indonesia? Cek Syarat dan Tahapannya

Bagaimana Cara Adopsi Anak di Indonesia? Cek Syarat dan Tahapannya

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Kenichi Suzumura Alami Adjustment Disorder, Agensi Putuskan Bubar pada 2027

Kenichi Suzumura Alami Adjustment Disorder, Agensi Putuskan Bubar pada 2027

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:45 WIB

×