Menhub: Jangan Ada Lagi Tukang Kutip di Pelabuhan

Adhitya Himawan

Minggu, 09 Oktober 2016 | 06:04 WIB
Menhub: Jangan Ada Lagi Tukang Kutip di Pelabuhan
Peresmian pengoperasioan Terminal Peti Kemas Kalibaru Pelabuhan Utama Tanjung Priok, di Jakarta, Selasa (13/9). [Antara]

Pihak Kepolisian menangkap tiga oknum di pelabuhan Belawan, Medan yang tertangkap tangan melakukan tindak kriminal terhadap operasional pelabuhan. Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya mengapresiasi pihak Kepolisian yang telah mengambil langkah tegas terhadap para oknum diindikasikan menghambat proses kelancaran lalu lintas logistik di Pelabuhan Belawan.

"Kami apresiasi apa yang sudah dilakukan Kapolri berkaitan dengan penangkapan tiga oknum tersebut. Hal ini menunjukkan kerjasama antara Kemenhub dan kepolisian telah berjalan sesuai arahan Presiden untuk melakukan pembersihan dari oknum-oknum yang melakukan tindak kriminal di pelabuhan, jelas Menhub Budi dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (7/10/2016).

Menhub mengatakan, ketiga oknum tersebut yaitu, pertama berinisial PS, yang diketahui sedang menyuap petugas Bea Cukai. Sementara oknum lainnya berinisial HB dan SN sedang melakukan pemerasan terhadap pengusaha kapal.

Berdasarkan keterangan Kapolda, tiga orang tersebut yang diindikasikan melakukan tindakan kriminal di pelabuhan Belawan. Dua orang berinsial HB dan SN berasal dari suatu asosiasi tertentu di pelabuhan. Prosesnya kami serahkan pihak kepolisian ujar Menhub Budi.

Lebih lanjut Menhub Budi mengatakan, langkah ini merupakan sebuah upaya pemerintah untuk memperbaiki layanan logistik nasional yang saat ini sedang turun. Ia menjelaskan, berdasarkan laporan, kasus serupa tidak hanya terjadi di Medan saja tapi juga di beberapa pelabuhan lainnya.

Diindikasikan tidak hanya terjadi di Medan saja. Di Samarinda, Jayapura, Maumere dan Kijang juga terjadi hal serupa. Untuk itu saya meminta kepada jajaran saya, KSOP (Kantor Otoritas dan Syahbandar Pelabuhan) melakukan kegiatan yang lebih good governance dan tidak melakukan praktek-praktek tersebut, tegasnya.

Ia mengungkapkan jika ada petugas KSOP terlibat hal tersebut, akan memberikan kewenangan kepada Kepolisian untuk menindaknya.

Sebelum memberikan keterangan pers, Menhub Budi mengadakan pertemuan tertutup dengan PT. Pelindo I, II, III dan IV. Ia menguungkapkan bahwa PT. Pelindo juga turut mengapresiasi langkah yang diambil kepolisian.

"Bahkan mereka (Pelindo) rupanya juga telah melakukan koordinasi dengan Polda dan hasilnya ternyata berjalan dengan baik," ucapnya.

Jangan ada Lagi Tukang Kutip di Pelabuhan

Menhub Budi menegaskan, yang terpenting adalah jangan ada lagi tukang kutip di pelabuhan dan ia mengatakan akan melakukan upaya-upaya untuk menghilangkannya. "Kalau dwelling time bisa dua hari tetapi tukang kutipnya banyak ya sama saja bohong. Jadi yang akan kita lakukan juga adalah menghilangkan tukang kutip ini. Semoga kedepan tidak ada lagi," harap Menhub Budi.

Upaya-upaya yang akan dilakukan Kemenhub, jelas Menhub Budi, diantaranya adalah menata kembali aturan-aturan di pelabuhan. Menhub mengatakan, di pelabuhan ada banyak asosiasi di dalamnya seperti, INSA, bongkar muat (TKBM) dan lain-lain.

Menhub mencontohkan, akan menarik kewenangan keanggotaan buruh yang terindikasi diperjualbelikan dari semula diberikan kepada asosiasi Koperasi Bongkar Muat, akan ditarik kembali kewenangannya pada KSOP dengan terlebih dahulu membicarakan hal ini bersama-sama dengan Kementerian Koperasi dan Kementerian Tenaga Kerja.

Selain itu, upaya lainnya yang bisa dilakukan misalnya dengan memberikan kewenangan kepada Pelindo untuk melakukan pengerukan di pelabuhan dengan mengkompensasi biayanya dengan konsesi yang ditetapkan. Karena menurutnya yang mengerti seberapa dangkalnya pelabuhan adalah operator itu sendiri dalam hal ini Pelindo

"Kejadian ini merupakan momentum bagi kita untuk kembali pada suatu aturan yang lebih baik," tandas Menhub Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Volume Bongkar Muat Pelabuhan Belawan Menurun

Volume Bongkar Muat Pelabuhan Belawan Menurun

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 01:19 WIB

Dwelling Time Pelabuhan Belawan Sempat Capai 10 Hari

Dwelling Time Pelabuhan Belawan Sempat Capai 10 Hari

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 18:14 WIB

Menhub Cek Proyek Pengembangan Bandara Ranai di Natuna

Menhub Cek Proyek Pengembangan Bandara Ranai di Natuna

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 18:50 WIB

Menhub Gandeng BPPT untuk Infrastruktur Transportasi

Menhub Gandeng BPPT untuk Infrastruktur Transportasi

Bisnis | Minggu, 25 September 2016 | 23:25 WIB

Menhub Koordinasikan Penyusunan Roadmap Pengurangan Dwelling Time

Menhub Koordinasikan Penyusunan Roadmap Pengurangan Dwelling Time

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 11:22 WIB

Terkini

Musim Hujan Banten Diprediksi Mundur hingga November 2026

Musim Hujan Banten Diprediksi Mundur hingga November 2026

Banten | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Intip Sinopsis Street Fighter, Tayang 14 Oktober di Bioskop Indonesia

Intip Sinopsis Street Fighter, Tayang 14 Oktober di Bioskop Indonesia

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Daftar Harga Mobil Listrik Terbaru yang DIpasarkan di Indonesia

Daftar Harga Mobil Listrik Terbaru yang DIpasarkan di Indonesia

Otomotif | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Cara Memperbaiki Gagang Mug yang Rusak Sesuai Jenis Materialnya

Cara Memperbaiki Gagang Mug yang Rusak Sesuai Jenis Materialnya

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Dedie Rachim: Leuweung Batutulis Tak Bisa Sepenuhnya Jadi Hutan Kota

Dedie Rachim: Leuweung Batutulis Tak Bisa Sepenuhnya Jadi Hutan Kota

Bogor | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Bukan Earbud Biasa, Baseus MC2 NC Bawa ANC dan Baterai 60 Jam

Bukan Earbud Biasa, Baseus MC2 NC Bawa ANC dan Baterai 60 Jam

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Timnas Indonesia Jadi Juara, Media Inggris Soroti Kepentingan Gianni Infantino di FIFA ASEAN Cup

Timnas Indonesia Jadi Juara, Media Inggris Soroti Kepentingan Gianni Infantino di FIFA ASEAN Cup

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Mengulas Film 'Fall 2: Deadpoint' dan Ketakutan yang Tidak Selesai

Mengulas Film 'Fall 2: Deadpoint' dan Ketakutan yang Tidak Selesai

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kenapa Kulkas Nyetrum saat Dipegang? Ini Penyebab dan Cara Aman Mengatasinya

Kenapa Kulkas Nyetrum saat Dipegang? Ini Penyebab dan Cara Aman Mengatasinya

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Pekan Antariksa Dunia 2026 di Mana? Ini Lokasi, Tema, Sejarah, dan Cara Memperingatinya

Pekan Antariksa Dunia 2026 di Mana? Ini Lokasi, Tema, Sejarah, dan Cara Memperingatinya

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:34 WIB

×