Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Himpunan Bank BUMN Incar Jadi Penyalur Bantuan Sosial Non Tunai

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 10 Oktober 2016 | 12:35 WIB
Himpunan Bank BUMN Incar Jadi Penyalur Bantuan Sosial Non Tunai
Peresmian Himbara menjadi penyalur Bansos Non Tunai PKH di Gianyar, Bali, Minggu (9/10/2016). [Antara/Nopian]

Bank Mandiri bersama himpunan Bank-bank Milik Negara (HIMBARA) lainnya, yaitu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)  berkomitmen untuk menjadi bank penyalur Bantuan Sosial Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH). 

Komitmen yang diikat melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia ini menegaskan bahwa penyaluran dana Bantuan Sosial Non Tunai PKH dapat dilakukan HIMBARA tanpa dipungut biaya atau zero cost.

Kesepakatan tersebut diujicoba untuk pertama kali dengan Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai PKH secara simbolis di Pendopo Balai Budaya, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (9/10/2016) oleh Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa dan disaksikan oleh Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata. Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto, Direktur Kelembagaan Bank BRI Kuswiyoto, Direktur Retail Bank Mandiri Tardi, Direktur Bank BTN Catur Budi Harto, serta Direktur BULOG Imam Subowo.

Menurut Direktur Retail Bank Mandiri Tardi, dukungan bank-bank Himbara melalui sistem keuangan digital ini, diharapkan dapat mendukung penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran. 

“Selain itu, melalui penyaluran penyaluran bansos melalui sistem ini juga dapat meng-edukasi masyarakat kita untuk menabung dan menggunakan uang seperlunya saja," kata Tardi.
             
Sebanyak 695.493 Penerima Manfaat Bantuan Sosial yang berada di 68 kabupaten kota akan menjadi proyek percontohan penyerahan Bantuan Sosial Program PKH dari Tunai menjadi non Tunai. Sistem yang dipakai menggunakan Kartu Combo yang memiliki multi fungsi, yaitu sebagai e-wallet dengan basis server yang dapat menyimpan data-data penyaluran bantuan PKH serta kartu tersebut berfungsi dengan basis TabunganKu. 

Teknis pelaksanaan pengambilan bantuan non tunai ini dilakukan melalui agen agen perbankan, ATM, dan outlet bank tertentu. Selain itu, terdapat juga titik-tikk lainnya yang dapat digunakan untuk pencairan seperti e-Warong KUBE yang dibentuk oleh Kementerian Sosial RI yang bekerjasama dengan Bulog, dalam rangka pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Hal ini juga merupakan realisasi program OJK dengan menggunakan sarana Laku Pandai dan program BI untuk keuangan digital. Dengan jaringan outlet HIMBARA, yang saat ini mencapai lebih dari 16.000 outlet, dan diperkuat oleh 60.000 ATM serta lebih dari 116.000 agen yang cukup banyak dan luas sehingga dapat mengakomodir penyaluran bansos tersebut.

Di Bali, Bank  mandiri hingga Agustus 2016 telah memiliki sekitar 460 agen debfan jumlah nasabah mencapai 1.472 nasabah. Adapun jumlahtransaksinya telah mencapai lebih dari 1.000 transaksi.

Pada sistem penyaluran ini, dibangun pula sistem monitoring yang bersifat online untuk pemantauan, penyaluran, dan penyerapan bantuan sosial serta rekonsiliasinya. Sistem dapat diakses oleh Kementerian terkait dan stakeholder lainnya yang memerlukan data. Untuk kedepan, metode ini juga dapat diterapkan untuk penyaluran Bantuan Sosial atau Subsidi lainnya seperti Pupuk, Elpiji, Program Indonesia Pintar dll, sehingga dapat mendukung program Pemerintah untuk bantuan dan subsidi. 

PKH bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga miskin melalui pemberian bantuan tunai atau non tunai dengan kondisionalitas memperoleh pelayanan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial.

Penerima PKH juga diprioritaskan memperoleh bantuan Rastra, KIP, KIS, PMT, Rutilahu dan KUBE. Dampak dari PKH menurunkan angka kemiskinan dan mengurangi kesenjangan sosial. 

Program Keluarga Harapan telah dimulai dari 2007 menyasar bantuan bagi keluarga yang miskin yang memiliki Ibu Hamil, Balita, Anak SD, SMP, SMA, Disabilitas Berat dan Lansia 70 tahun ke atas. Sampai tahun 2015, PKH telah menjangkau 3,5 jt Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan bertambah menjadi 6 jt KPM pada tahun 2016. Dalam setahun KPM akan menerima bantuan yang disalurkan sebanyak 4 tahap. Untuk awal penyaluran bantuan non tunai, Kemensos melalui HIMBARA akan menyalurkan bantuan pada 695.493 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 20 Provinsi dan 68 Kab/Kota untuk penyaluran tahap III dan IV yang rencananya akan disalurkan pada akhir tahun ini.

Penyaluran bansos non tunai diprioritaskan pada wilayah perkotaan dengan memanfaatkan E-Warong KUBE-PKH dan agent Bank HIMBARA. Untuk memastikan keluarga miskin memperoleh bantuan perlindungan sosial secara integratif holistik, maka penyaluran menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang berfungsi sebagai Kartu Debet ATM HIMBARA dengan sistem E-Walet dan tabungan yang terintegrasi. Sistem ini merupakan karya inovatif HIMBARA bersama Kemensos untuk mendukung program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Mandiri Salurkan KUR Buat Nelayan di Lamongan

Bank Mandiri Salurkan KUR Buat Nelayan di Lamongan

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 11:24 WIB

Bank Mandiri Optimis Laba Akhir 2016 akan Membaik

Bank Mandiri Optimis Laba Akhir 2016 akan Membaik

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 16:29 WIB

Bangun 5 Bandara, Bank Mandiri Beri Kredit Sindikasi Rp4 Triliun

Bangun 5 Bandara, Bank Mandiri Beri Kredit Sindikasi Rp4 Triliun

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 16:25 WIB

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Makin Menggeliat

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Makin Menggeliat

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 16:18 WIB

Bank Mandiri Beri Layanan Wholesale dan Retail Banking Buat KAI

Bank Mandiri Beri Layanan Wholesale dan Retail Banking Buat KAI

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 13:09 WIB

BRI Bangun Layanan Finansial Digital Bersama Penggiat Startup

BRI Bangun Layanan Finansial Digital Bersama Penggiat Startup

Bisnis | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 13:54 WIB

Sampai Kemarin, Dana Tax Amnesty Bank Mandiri Rp14,5 Triliun

Sampai Kemarin, Dana Tax Amnesty Bank Mandiri Rp14,5 Triliun

Bisnis | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 12:48 WIB

Mandiri DPLK Layani Pensiunan Aetra Air

Mandiri DPLK Layani Pensiunan Aetra Air

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 23:37 WIB

Bank Mandiri Layani Transaksi Investasi Reksa Dana Danareksa

Bank Mandiri Layani Transaksi Investasi Reksa Dana Danareksa

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 23:30 WIB

Bank Mandiri Kucurkan Kredit Rp1 Triliun Pada PT KAI

Bank Mandiri Kucurkan Kredit Rp1 Triliun Pada PT KAI

Bisnis | Rabu, 28 September 2016 | 21:26 WIB

Terkini

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:15 WIB

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06 WIB

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:18 WIB