Tung Desem Waringin, Motivator dan 'Peternak Uang' Handal

Adhitya Himawan

Jum'at, 21 Oktober 2016 | 18:14 WIB
Tung Desem Waringin, Motivator dan 'Peternak Uang' Handal
Pengusaha sekaligus motivator bisnis kondang, Tung Desem Waringin, dalam mobil Roll Royce yang melaju di Tangerang, Banten, Senin (17/10/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Bagi anda yang kerap mencari inspirasi untuk mencapai kesuksesan dalam bisnis dan keuangan, pastilah tak asing dengan nama Tung Desem Waringin. Pria kelahiran Surakata, Jawa Tengah, pada 22 Desember 1968 itu memang fenomenal. Karyanya berjudul Financial Revolution telah menginspirasi begitu banyak orang yang semula taraf ekonominya biasa-biasa menjadi wirausahawan sukses.

Walau telah menjadi motivator bagi begitu banyak pengusaha baru, perjalanan hidup Tung sendiri sejak kecil sangat terjal dan penuh lika –liku. Sejak kecil, Tung mengalami hidup prihatin akibat bisnis sang ayah yang mengalami kebangkrutan. Peristiwa ini membuat Tung digembleng agar tidak manja. Walau sudah berupaya mati-matian, usaha ayahnya tersebut belum juga dapat berjalan dengan mulus.

Kondisi ini membuat Tung remaja mulai tertarik pada dunia marketing. Dia memiliki obsesi untuk dapat membantu ayahnya meraih sukses.

Selepas SMA, Tung melanjutkan kuliah di Universitas Negeri Solo (UNS), Jawa Tengah.Saat kuliah inilah, Tung mencoba berjualan sendiri. Ia mengambil emas dari kakaknya dan dari seorang pengusaha emas di Jakarta. Dengan keberanian dan bakat marketing, ia pun menjual emasnya hingga ke luar kota seperti Semarang, Pati, Tayu, Ambarawa dan Pekalongan. 

Di kampusnya, ia termasuk mahasiswa yang berprestasi dan teladan. Kesibukannya sebagai penjual emas tidak menjadi penghalangnya, meskipun ia harus berpergian ke luar kota. Tahun 1992 ia lulus kuliah Fakultas Hukum UNS dan ia diterima bekerja di BCA cabang Surabaya, Jawa Timur.

Perjalanan karier Tung dimulai di BCA sebagai Management Development Program (MDP) tahun 1992. Setelah melakukan training di Jakarta yang menjadikannya sebagai lulusan terbaik, ia dikirim ke BCA Cabang Surabaya untuk membenahi 22 cabang pembantu (capem) yang hasil audit operasionalnya terburuk se-Indonesia. Hasilnya, dari target dua tahun, Tung Desem berhasil menyelesaikan masalah tersebut hanya dalam waktu empat bulan. Prestasi ini juga menjadikan Surabaya memperoleh hasil audit terbaik di seluruh Indonesia.

Sayangnya keberhasilan ini tak membuat Tung bahagia. Ia justru mengalami musibah yang kelak terbukti merubah arah perjalanan hidupnya dari seorang karyawan menjadi pengusaha dan motivator. “Kala itu, saya sempat nyaman. Karena semua dijamin. Tapi mulai terjadi guncangan saat krisis ekonomi 1998 ketika BCA diambil alih BPPP (Badan Penyehatan Perbankan Nasional, red),” kata Tung dalam wawancara khusus dengan Suara.com, di Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, Senin (17/10/2016).  

Ketika itu, ia melihat banyak seniornya pensiunan BCA justru menjalani hidup yang susah di masa tua. Selain kondisi keuangan menjadi sulit, banyak yang merasa terlambat untuk memulai membuka usaha.

Guncangan kedua, saat ayah Tung mengalami sakit liver yang parah. Sang ayah akhirnya dibawa ke Rumah Sakit di Jakarta setelah di Solo tidak ada yang sanggup. Namun di Jakarta pun sang ayah tak mendapat perawatan sesuai harapan. Sang ayah akhirnya dibawah ke Singapura. “Padahal waktu itu, gaji saya Cuma Rp1,3 juta. Gaji saya selama 1 bulan tidak cukup membayar biaya rumah sakit ayah saya selama 1 hari. Pada waktu itu, saya akhirnya menangis,” jelas Tung.

Pengalaman pahit ini memberikan pelajaran bagi Tung. Tung sadar bahwa ia harus keluar dari zona nyamannya. Ditambah lagi ia juga terinspirasi oleh karya motivator caliber dunia, Anthonny Robbin berjudul Unlimited Power dan Awaken the Giant Within.

“Akhirnya tahun itu saya mulai membuka bisnis toko buku Togamas di Yogyakarta bersama dua orang kolega saya. Dari begitu banyak relasi saya di Malang, waktu itu baru 1 yang bersedia berbisnis bersama dengan saya,” tambah Tung.

Pada Mei 2000 Tung memutuskan pindah bekerja ke Lippo Group di perusahaan Lippo Shop sebagai General Manager Pemasaran pusat. Lippo Shop waktu itu menjadi perusahaan pertama penyedia jasa layanan belanja online. “Waktu itu menjadi bisnis yang baru. Apalagi waktu itu belum ada handphone smartphone, hanya handphone biasa,” tutur Tung.

Sayangnya karir Tung di Lippo Shop tak berumur panjang. Sebagai senior vice president marketing, Tung tak merasa cocok dengan pimpinannya. Akhinya pada Februari 2001, Tung pun memutuskan mundur. 

Tung yang hobi membaca dan selalu ingin belajar,dengan nekat memutuskan untuk mengikuti seminar motivator dunia favoritnya, Anthony Robbins. 

“Saya jual apa yang saya punya agar saya bisa sampai ke sana. Waktu itu tiket seminarnya 10 ribu dolar AS, untuk seminar selama 8 hari. Saya akhirnya berangkat dan menghabiskan biaya Rp 158 juta,” kenang Tung

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini 11 Hal Penting Soal Keuangan yang Luput Diajarkan di Sekolah

Ini 11 Hal Penting Soal Keuangan yang Luput Diajarkan di Sekolah

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 18:41 WIB

Tung Desem: Pendidikan di Indonesia Tak Ajari Cara Cari Uang

Tung Desem: Pendidikan di Indonesia Tak Ajari Cara Cari Uang

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 17:56 WIB

Mardiyah, Mantan Bankir yang Kini Jadi Jutawan Mukena

Mardiyah, Mantan Bankir yang Kini Jadi Jutawan Mukena

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 18:23 WIB

Munnawaroh Su'ud, Jurnalis yang Rintis Restoran Pempek Muno

Munnawaroh Su'ud, Jurnalis yang Rintis Restoran Pempek Muno

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 01:14 WIB

Inilah 10 Pengusaha Baru Finalis BBPC

Inilah 10 Pengusaha Baru Finalis BBPC

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 20:54 WIB

Tubagus Fiki Chikara Satari, Miliuner Distro Asal Kota Bandung

Tubagus Fiki Chikara Satari, Miliuner Distro Asal Kota Bandung

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 02:54 WIB

Rahasia Orang Kaya Berpenghasilan Besar

Rahasia Orang Kaya Berpenghasilan Besar

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 07:18 WIB

Hal Benar dan Salah dalam Tujuan Berbisnis

Hal Benar dan Salah dalam Tujuan Berbisnis

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 07:06 WIB

Ini Beda Orang Kaya dan Miskin dalam Mencari Uang

Ini Beda Orang Kaya dan Miskin dalam Mencari Uang

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 06:53 WIB

2Madison, Galeri Seni Sekaligus Ladang Bisnis Industri Kreatif

2Madison, Galeri Seni Sekaligus Ladang Bisnis Industri Kreatif

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 05:59 WIB

Terkini

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:19 WIB

Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun

Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:14 WIB

Peraturan Membawa Powerbank ke Dalam Pesawat Terbaru 2026, Cek Batas mAh yang Aman

Peraturan Membawa Powerbank ke Dalam Pesawat Terbaru 2026, Cek Batas mAh yang Aman

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 07:10 WIB

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

News | Selasa, 22 September 2026 | 06:56 WIB

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 06:44 WIB

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 05:42 WIB

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

×