Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Mardiyah, Mantan Bankir yang Kini Jadi Jutawan Mukena

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 14 Oktober 2016 | 18:23 WIB
Mardiyah, Mantan Bankir yang Kini Jadi Jutawan Mukena
Mardiyah, ditengah produk batik Mukena Omah Colet. [Dok Omah Colet]

Tidak ada kata terlambat untuk memulai berbisnis. Sukses berbisnis bisa diraih di usia berapapun saat kita memulai usaha.

Hal ini sudah dibuktikan oleh Mardiyah, mantan karyawan yang bekerja di PT Bank Danamon Indonesia Tbk selama 19 tahun. Ketekunannya memulai bisnis mukena lukis sejak 2007 membuahkan hasil yang gemilang.

Alkisah, keputusan Mardiyah terjun menjadi pebisnis dimulai dari celetukan sang ayah. Sang ayah pernah berujar, 9 anaknya telah berhasil ia sekolahkan hingga menjadi sarjana. Namun sang ayah heran, mengapa semua anaknya hanya menjadi pegawai dan bekerja untuk orang lain. “Jadi ayah saya itu ingin anak-anaknya menjadi seperti Aburizal Bakrie, pengusaha yang membuka banyak lapangan kerja buat orang lain,” kata Mardiyah dalam wawancara khusus dengan Suara.com di Jakarta, Kamis (13/10/2016).

Suara.com - Kebetulan sang kakak adalah pegawai kantor cabang salah satu bank swasta nasional sebagai marketing. Dengan posisinya ini Marfuah memiliki koneksi yang luas dengan para cukong dan pemasok bahan-bahan tekstil dan bahan baku mukena lukis.

Kakak beradik, Mardiyah dan Marfuah ini semasa sekolah hidup bersama Budenya yang memiliki toko tekstil dan juga menjual mukenah. Ketika itu mukenah yang dijual mukenah dengan model yang sederhana. 

Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 2005. Singkat cerita, selama 2 tahun pertama, Mardiyah belum fokus menjalani bisnis penjualan mukena lukis. Barulah pada tahun 2007, Mardiyah akhirnya memutuskan lebih serius dan mendirikan butik mukena lukis dengan nama usaha Mukena Batik Omah Colet.

Bersama sang suami Dicky Roswy, dan Mardiyah terus menekuni bisnis penjualan mukena lukis miliknya. Tanpa kenal menyerah, ia mencoba memperkenalkan merek mukena Omah Colet. Berbagai pameran UMKM yang diselenggerakan Bank Danamon maupun lembaga lain ia ikuti. Menurutnya, tahap pertama yang terpenting adalah menanamkan brand (merek, red) ke benak konsumen.

Seiring berjalannya waktu, ketekunan Mardiyah mulai membuahkan hasil. Ketika semula yang pesan hanyalah teman-teman kerja di Bank Danamon dan tetangga, customer Mardiyah semakin meluas. Banyak customernya yang tertarif dengan motif lukisan mukena Omah Colet yang indah. Belum lagi bahannya yang terbuat dari jenis kain yang dingin saat dikenakan ke tubuh.

Perkembangan pesat mulai terjadi saat Mardiyah merambah ke penjualan online lewat internet. Ia membuka facebook khusus untuk Omah Colet pada tahun 2014. Tahun lalu, ia akhirnya membuka Instagram resmi Omah Colet. Semenjak itu, order mukena lukis Omah Colet maju pesat.

Usahanya yang semula hanya mempekerjakan 2 orang karyawan kini sudah memiliki lebih dari 50 karyawan. Mardiyah juga mampu membeli 2 unit rumah di Kota Legenda, Bekasi Timur untuk dijadikan butik mukena lukis Omah Colet. Sepanjang periode Semester I 2016, Mardiyah mampu meraup omzet lebih dari Rp1 miliar.

Selain di Galeri atau butik Omah Colet, Mardiyah juga memiliki display mukenah di pertokoan Dukuh Zamrud Kota Legenda, Bekasi.

Selama 9 tahun, Omah Mukenah Batik Colet telah menghasilkan beragam jenis produk mukena dan kreativitas dari seni colet ini. Kini terdapat belasan model colet mukena, mulai dari mukena colet biasa perpaduan bunga-bunga aneka warna plus renda, mukena gradasi, mukena pasir cinta, mukena gribigan (motif bilik), mukena colet timbul, mukena gelombang cinta, mukena mega cinta -perpaduan colet dengan bahan full color-, mukena anak-anak dari ukuran S, M, dan L dan untuk ABG pun diproduksi.

“Rata-rata harga mukena Omah Colet bervariasi antara Rp100 ribu – Rp300 ribu,” tutup Mardiyah.

Kesuksesannya ini membuatnya mengambil keputusan yang berani. Setelah 9 tahun berstatus double antara pengusaha mukena sekaligus Media External Bank Danamon, Mardiyah akhirnya memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaan. Ia memutuskan untuk total menjalani kiprah sebagai pengusaha.

“Selama 3 tahun terakhir ini keinginan keluar sudah kuat. Akhirnya saya berhasil mengambil keputusan yang tepat,” tutup Mardiyah. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Munnawaroh Su'ud, Jurnalis yang Rintis Restoran Pempek Muno

Munnawaroh Su'ud, Jurnalis yang Rintis Restoran Pempek Muno

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 01:14 WIB

Inilah 10 Pengusaha Baru Finalis BBPC

Inilah 10 Pengusaha Baru Finalis BBPC

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 20:54 WIB

Tubagus Fiki Chikara Satari, Miliuner Distro Asal Kota Bandung

Tubagus Fiki Chikara Satari, Miliuner Distro Asal Kota Bandung

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 02:54 WIB

2Madison, Galeri Seni Sekaligus Ladang Bisnis Industri Kreatif

2Madison, Galeri Seni Sekaligus Ladang Bisnis Industri Kreatif

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 05:59 WIB

Ada Enam Tingkat Kondisi Keuangan yang Terjadi Pada Setiap Orang

Ada Enam Tingkat Kondisi Keuangan yang Terjadi Pada Setiap Orang

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 05:51 WIB

Andi Martin, Pebisnis Kreatif Animasi Tanah Air

Andi Martin, Pebisnis Kreatif Animasi Tanah Air

Bisnis | Jum'at, 23 September 2016 | 23:52 WIB

Desmond Wira, Trader Forex dan Saham yang Merangkak Dari Bawah

Desmond Wira, Trader Forex dan Saham yang Merangkak Dari Bawah

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 14:47 WIB

Maura Azzahra, Perintis Model Hijab Indonesia di Jawa Timur

Maura Azzahra, Perintis Model Hijab Indonesia di Jawa Timur

Bisnis | Jum'at, 09 September 2016 | 07:22 WIB

Anindya N Bakrie, Generasi Ketiga Penerus Bisnis Keluarga Bakrie

Anindya N Bakrie, Generasi Ketiga Penerus Bisnis Keluarga Bakrie

Bisnis | Jum'at, 02 September 2016 | 21:23 WIB

Syarifa Rahima, Sastrawan Belia & Pengusaha Cafe Moco

Syarifa Rahima, Sastrawan Belia & Pengusaha Cafe Moco

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 07:58 WIB

Terkini

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB