Tung Desem: Pendidikan di Indonesia Tak Ajari Cara Cari Uang

Adhitya Himawan

Selasa, 18 Oktober 2016 | 17:56 WIB
Tung Desem: Pendidikan di Indonesia Tak Ajari Cara Cari Uang
Pengusaha, motivator, sekaligus penulis buku Financial Revolution Tung Desem Waringin, di Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, Senin (17/10/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pengusaha sekaligus motivator terkenal Tung Desem Waringin mengakui ada kesalahan mendasar dalam dunia pendidikan Indonesia. Proses pendidikan yang sangat panjang dan memakan waktu lama sejak usia kanak hingga dewasa, sang murid justru tak pernah diajari soal kecerdasan keuangan.

"Sekolah mulai SD, SMP, SMA sampai dengan kuliah 16 tahun. Setelah lulus terus diharapkan mencari kerja atau membuka usaha/bisnis. Salah satu tujuan dalam bekerja/usaha/bisnis, selain pengabdian dan mengembangkan bakat, tentu saja adalah mencari uang. Karena pengabdian/mengembangkan bakat saja tanpa dapat uang... ya repot lah... apa anak-anaknya tidak perlu makan, tidak perlu rumah, tidak perlu pakaian?," kata Tung dalam wawancara khusus dengan Suara.com, di Tangerang, Banten, Senin (17/10/2016).

Ironisnya, jenjang pendidikan yang begitu panjang di Indonesia justru absen mengajari siswanya bagaimana mencari uang dengan cara yang cerdas dan efisien. "Sungguh aneh bin ajaib, di sekolah kita tidak pernah di ajari kecerdasan keuangan," tutur Tung.

Tung mengaku heran apakah Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Kebudayaan, sekolah maupun universitas sekarang ini pernah berpikir ilmu-ilmu apa yang bermanfaat dan perlu dalam kehidupan. "Atau mereka sekedar menjalankan warisan kurikulum yang ada saja ya?," jelas Tung.

Tung mengaku telah menyampaikan kritiknya atas kekeliruan dunia pendidikan di Indonesia baik kepada Anies Baswedan saat masih menjabat sebagai Mendikbud maupun penggantinya, Muhadjir Effendy.

"Muhadjir secara pribadi tidak menyatakan menolak gagasan saya. Hanya saja biroksasi di Indonesia itu sangat sulit dalam menerima sebuah proses perubahan," tutup Tung.

Ia sendiri mengaku tetap berharap agar Kurikulum Pendidikan di Indonesia dan di Dunia terus dikembangkan ke hal-hal yang benar-benar penting dan bermanfaat dalam kehidupan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rahasia Orang Kaya Berpenghasilan Besar

Rahasia Orang Kaya Berpenghasilan Besar

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 07:18 WIB

Hal Benar dan Salah dalam Tujuan Berbisnis

Hal Benar dan Salah dalam Tujuan Berbisnis

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 07:06 WIB

Ini Beda Orang Kaya dan Miskin dalam Mencari Uang

Ini Beda Orang Kaya dan Miskin dalam Mencari Uang

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 06:53 WIB

Ada Enam Tingkat Kondisi Keuangan yang Terjadi Pada Setiap Orang

Ada Enam Tingkat Kondisi Keuangan yang Terjadi Pada Setiap Orang

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 05:51 WIB

Ini Sejumlah Prinsip yang Salah dan Menghambat Orang Jadi Kaya

Ini Sejumlah Prinsip yang Salah dan Menghambat Orang Jadi Kaya

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 06:08 WIB

Ini 6 Jurus Buat Anda Supaya Bisa Kaya

Ini 6 Jurus Buat Anda Supaya Bisa Kaya

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 05:54 WIB

Inilah Dua Penyebab Kemiskinan Pada Seseorang

Inilah Dua Penyebab Kemiskinan Pada Seseorang

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 05:39 WIB

Terkini

Sinar Mas Land, Sumitomo Forestry, dan Kipin Kids Indonesia Hadirkan Pendidikan Anak di Cibubur

Sinar Mas Land, Sumitomo Forestry, dan Kipin Kids Indonesia Hadirkan Pendidikan Anak di Cibubur

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:32 WIB

Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu

Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:30 WIB

RI Mau Setop Impor Solar, Tapi Masih Butuh Jutaan Ton Metanol

RI Mau Setop Impor Solar, Tapi Masih Butuh Jutaan Ton Metanol

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:30 WIB

Mengulik Makna Kedukaan: Buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring

Mengulik Makna Kedukaan: Buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 15:30 WIB

Dampak Nikel di Halmahera, Koalisi Sipil Desak Aturan Rantai Pasok RI-Korea

Dampak Nikel di Halmahera, Koalisi Sipil Desak Aturan Rantai Pasok RI-Korea

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:28 WIB

Tepis Isu Perang Bintang, Kapolri: Kasus Penyadapan Listyo Sigit Murni Penegakan Hukum!

Tepis Isu Perang Bintang, Kapolri: Kasus Penyadapan Listyo Sigit Murni Penegakan Hukum!

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:28 WIB

Kasus Kematian Tragis Striker Spanyol: Kiper Jesus Owono Bisa Dijerat Pasal Pembunuhan

Kasus Kematian Tragis Striker Spanyol: Kiper Jesus Owono Bisa Dijerat Pasal Pembunuhan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 15:26 WIB

Ribuan Anak Korban Amputasi di Gaza Terancam Cacat Permanen Gara-gara Kelakuan Israel Ini

Ribuan Anak Korban Amputasi di Gaza Terancam Cacat Permanen Gara-gara Kelakuan Israel Ini

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:26 WIB

Youth Economic Summit 2026 Siap Digelar, Dorong Peran Anak Muda Bangun Ekonomi Berkelanjutan

Youth Economic Summit 2026 Siap Digelar, Dorong Peran Anak Muda Bangun Ekonomi Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:26 WIB

Suket Gibran Dibatalkan MA, PKB Kaji Serius Penggunaan Hak Angket di DPR

Suket Gibran Dibatalkan MA, PKB Kaji Serius Penggunaan Hak Angket di DPR

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:24 WIB

×