Ini Beda Orang Kaya dan Miskin dalam Mencari Uang

Selasa, 27 September 2016 | 06:53 WIB
Ini Beda Orang Kaya dan Miskin dalam Mencari Uang
Motivator Tung Desem Waringin saat berbicara dalam seminar Financial Revolution di Jakarta, Jumat (23/9/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Siapa sih yang tak ingin menjadi kaya? Semua orang tentu ingin memiliki banyak uang. Namun, sayangnya, hanya sebagian dari kita yang bisa memiliki dan memanfaatkan kesempatan yang datang pada diri masing-masing.

Lantas, apa sih yang membedakan orang kaya dan orang miskin dalam mencari uang? Menurut Pengusaha sukses sekaligus motivator finansial Tung Desem Waringin, orang miskin cenderung menggunakan pola pikir “atau,” yaitu antara “yang tidak enak” atau “yang lebih tidak enak,” misalnya: “lebih baik miskin daripada sakit-sakitan” “lebih baik miskin daripada keluarga berantakan” “lebih baik miskin daripada menjadi koruptor”.

Lantas, Bagaimana dengan orang kaya? Orang kaya menurutnya, lebih memilih pola pikir “dan,” yakni “yang enak” dan “yang lebih enak”. Contohnya, “kaya dan sehat” “kaya dan keluarga harmonis” “kaya dan bahagia”.

"Orang miskin mencari kenyamanan. Ia akan berusaha ala kadarnya untuk meraih kekayaan. Namun ketika usaha yang ala kadarnya itu tidak membuahkan hasil, ia akan mencari rasa nyaman dengan membela dirinya melalui pilihan-pilihan tersebut. Namun orang kaya memiliki semangat yang tak ada habisnya untuk mencapai keadaan yang lebih baik setiap harinya," kata dia saat ditemui di bilangan Jakarta, beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, ia juga menjabarkan, perbedaan pola pikir antara orang kaya dan orang miskin. Di mana, orang kaya selalu membuat nilai tambah, sementara orang miskin tidak membuat atau membuat sedikit nilai tambah.

Nilai tambah, kata Tung, berarti kelebihan yang dimiliki yang bisa dirasakan dan diperlukan atau bermanfaat bagi konsumen Anda dan orang lain, serta tidak dimiliki oleh pesaing Anda. Menurut dia, nilai tambah yang paling penting dalam hidup ini adalah track record atau catatan prestasi Anda.

Selain itu, orang kaya juga mempunya faktor kali, yang tidak terpikirkan orang miskin. Setiap orang, baik kaya maupun miskin dianugrahi waktu 24 jam dalam sehari. Orang biasa bekerja delapan jam sehari. Sedangkan orang kaya membuat orang lain bekerja baginya. Sehingga jika ia memiliki 10 orang pegawai, ini berarti ia bekerja 80 jam dalam sehari.

"Kalau punya bisnis, orang kaya akan mencari nilai kalinya. Misalnya dia miliki produk, dia akan mencari nilai kalinya dari produk orang lain, dan mengajaknya bekerjasama agar memiliki penghasilan yang jauh lebih besar," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI