Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Wisata Halal di NTB Dilirik Arab Saudi

Dythia Novianty | Suara.com

Sabtu, 22 Oktober 2016 | 08:10 WIB
Wisata Halal di NTB Dilirik Arab Saudi
Ilustrasi menyelam di Gili, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Perusahaan Maarij Capital dari Kerajaan Arab Saudi tertarik untuk berinvestasi di bidang pariwisata halal di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi NTB Lalu Gita Ariyadi di Mataram mengatakan, investor asal Arab Saudi itu menyampaikan ketertarikannya berinvestasi dalam pengembangan wisata halal di NTB.

"Ketertarikan perusahaan Arab ini disampaikan saat bertemu Gubernur NTB, Jumat (21/10) kemarin. Gubernur sangat merespon baik dengan rencana itu dan berharap komitmen ini akan diwujudkan," kata Gita, Sabtu (22/10/2016).

Ia menjelaskan, dalam pertemuan antara Gubernur NTB dengan pimpinan perusahaan Maarij Capital dari Kerajaan Arab Saudi Akmal Saleem, investor asal Arab Saudi tersebut tertarik berinvestasi di Gili (Pulau) Sunut yang berada di Dusun Sunut Baru, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur.

"Selain Gili Sunut, Maarij Capital juga tertarik di sejumlah titik di kawasan, Desa Sembalun kaki Gunung Rinjani untuk dikembangan sebagai lokasi wisata halal," ujarnya.

Menurut Gita, Gubernur NTB sendiri di dalam pertemuan itu, juga menawarkan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah. Di mana 250 hektar lahan di lokasi itu diperuntukkan sebagai kawasan khusus wisata halal.

"Gubernur NTB juga menceritakan dan menawarkan soal potensi NTB dalam bidang peternakan yang mana tujuannya adalah halal food, sehingga terintegrasi dalam pengembangan pariwisata halal di NTB," jelasnya.

Meski demikian, mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan NTB tersebut, belum bisa membeberkan berapa besar nilai investasi yang akan ditanamkan investor asal Arab Saudi itu, mengingat saat ini Maarij Capital masih melakukan penjajakan secara lebih mendalam.

"Jadi ini baru kesamaan visi, setelah ini akan ada tindaklanjut dari kedua belah pihak. Bila perlu tiga bulan setelah ini antara Pemerintah Provinsi NTB dan Maarij Capital sudah ada MoU dari hasil pertemuan itu," imbuh Gita. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

90 Pengusaha Arab Saudi akan Hadiri TEI 2016

90 Pengusaha Arab Saudi akan Hadiri TEI 2016

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 15:56 WIB

Wisata Halal, Tinggalkan "Sun-Sand dan Sex"

Wisata Halal, Tinggalkan "Sun-Sand dan Sex"

Lifestyle | Selasa, 26 April 2016 | 14:05 WIB

Kemenpar Dorong Jabar Kembangkan Wisata Halal

Kemenpar Dorong Jabar Kembangkan Wisata Halal

Lifestyle | Kamis, 21 April 2016 | 02:21 WIB

Wisata Halal, Tamu Hotel Diminta Salat Subuh dan Ikut Ceramah

Wisata Halal, Tamu Hotel Diminta Salat Subuh dan Ikut Ceramah

Lifestyle | Sabtu, 02 April 2016 | 15:12 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:21 WIB

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:04 WIB

Aset BCA Syariah Tembus Rp19,9 Triliun, Ini Pendorongnya

Aset BCA Syariah Tembus Rp19,9 Triliun, Ini Pendorongnya

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:42 WIB

BSI Habiskan Rp198 Miliar untuk Biayai Makan Bergizi Gratis

BSI Habiskan Rp198 Miliar untuk Biayai Makan Bergizi Gratis

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:35 WIB

IHSG Terus Merosot, Dana Asing yang Keluar Rp40,823 Triliun Sepanjang Tahun 2026

IHSG Terus Merosot, Dana Asing yang Keluar Rp40,823 Triliun Sepanjang Tahun 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:10 WIB

6 Daftar Promo Spesial Susu Anak di Alfamart, Pilihan Tepat untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

6 Daftar Promo Spesial Susu Anak di Alfamart, Pilihan Tepat untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:10 WIB

Program Bedah Rumah 400 Ribu Unit Dirombak, Kementerian PKP Review Aturan BSPS

Program Bedah Rumah 400 Ribu Unit Dirombak, Kementerian PKP Review Aturan BSPS

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:04 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Adobe! Satgas PASTI Resmi Blokir Magento Gadungan

Waspada Penipuan Berkedok Adobe! Satgas PASTI Resmi Blokir Magento Gadungan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:47 WIB

Skema Bantuan Perumahan Diminta Tak Disamakan dengan Tender Pemerintah

Skema Bantuan Perumahan Diminta Tak Disamakan dengan Tender Pemerintah

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:27 WIB

Harga Minyak Premium Naik, Mendag Sebut Dipicu Lonjakan CPO Dunia

Harga Minyak Premium Naik, Mendag Sebut Dipicu Lonjakan CPO Dunia

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:11 WIB