Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Bahas Panas Bumi, DPR Gelar Diskusi Bareng Sejumlah Menteri

Adhitya Himawan, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 24 Oktober 2016 | 10:44 WIB
Bahas Panas Bumi, DPR Gelar Diskusi Bareng Sejumlah Menteri
Para Menteri menghadiri diskusi Potensi Tantangan dan Usulan Solusi Pengembangan Panas Bumi di Indonesia, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (24/10/2016). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Dewan Perwakilan Rakyat DPR RI menyelenggrakan pertemuan atau diskusi tingkat Senior Officials Meeting (SOM) dengan sejumlah menteri terkait membahas "Potensi Tantangan dan Usulan  Solusi Pengembangan Panas Bumi di Indonesia. 
 
Pertemuan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Agus Hermanto.
 
Sejumlah menteri terkait hadir diantaranya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutananan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar, Menteri Riset dan Teknologi Muhammad Nasir, Kepala Badan Perecanaan Pembangunan Nasional Bambang Brojonegoro, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo serta pimpinan Komisi IV, VI, VII dan Komisi XI.
 
Dalam sambutannya Agus mengatakan kebutuhan energi di Indonesia semakin meningkat setiap tahun. Pasalnya Indonesia saat ini masih mengandalkan energi dari minyak bumi dan batubara dalam memenuhi kebutuhan.
 
"DPR RI melihat sudah saatnya Indonesia dapat memaksimalkan pengembangan potensi energi non fosiI untuk mengimbangi kebutuhan energi saat ini," ujar Agus dalam sambutannya di ruang Lounge, Gedung Nusantara III, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/10/2016). 
 
Agus menuturkan, dengan disepakatinya Paris Agreement pada The 21 Conference of the Parties (COP 21) di Paris, yang berisi tentang kesepakatan negara-negara untuk menahan Iaju kenaikan suhu bumi dengan mengurangi emisi karbon, maka trend energi dunia kini beralih menuju energi masa depan yang rendah karbon yaitu energi terbarukan.
 
Adapun sumber energi tersebut dapat berasal dari air, panas bumi, angin, surya, biomass, hingga gelombang. Oleh karena itu Agus menuturkan, pemerintah Indonesia harus mempersiapkan reguIasi yang tepat dengan disertai inovasi teknologi, untuk dapat membuka potensi potensi energi terbarukan yang ada di Indonesia. 
 
"Energi panas bumi adalah saIah satu dari energi terbarukan yang potensinya amat besar di Indonesia. Akan tetapi, pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia beium maksimal, sehingga baru dapat dimanfaatkan sekitar lima persen dari totaI potensi yang ada," katanya.
 
Lebih lanjut, politisi Partai Demokrat itu menegaskan DPR mendorong semua Iangkah-Iangkah yang dapat mempercepat pengembangan energi panas bumi di Indonesia. 
 
"Kami berharap agar langkah positif dapat didukung semua pihak sehingga bisa menghadapi tantangan secara bersama-sama. keberhasilan diskusi ini sangatlah menentukan untuk arah kebijakan energi panas bumi di masa mendatang dan mendapat hasil yang dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara," ungkapnya.
 
Adapun pertemuan atau  diskusi tingkat Senior Official Meeting (SOM) dilakukan secara tertutup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jika PGE Diakuisisi PLN, Potensi Geotermal Capai 28.000 MW

Jika PGE Diakuisisi PLN, Potensi Geotermal Capai 28.000 MW

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 11:38 WIB

Tahun 2025, Panas Bumi Targetkan Sumbang 7.200 MW

Tahun 2025, Panas Bumi Targetkan Sumbang 7.200 MW

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 10:09 WIB

Kapasitas Terpasang Listrik Panas Bumi Ditargetkan 1.653 MW

Kapasitas Terpasang Listrik Panas Bumi Ditargetkan 1.653 MW

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 14:28 WIB

Wapres JK Targetkan Penggunaan Panas Bumi Harus Capai 25 Persen

Wapres JK Targetkan Penggunaan Panas Bumi Harus Capai 25 Persen

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 13:58 WIB

Pemprov Aceh dan Pertamina Kerjasama Bangun Listrik Panas Bumi

Pemprov Aceh dan Pertamina Kerjasama Bangun Listrik Panas Bumi

Bisnis | Rabu, 11 Mei 2016 | 06:09 WIB

Investasi Panas Bumi untuk Energi Listrik Harus Terus Didorong

Investasi Panas Bumi untuk Energi Listrik Harus Terus Didorong

Bisnis | Jum'at, 12 Februari 2016 | 16:14 WIB

5 Perusahaan Energi Teken Kontrak Jual Beli Listrik Panas Bumi

5 Perusahaan Energi Teken Kontrak Jual Beli Listrik Panas Bumi

Bisnis | Kamis, 11 Februari 2016 | 14:04 WIB

Rekind Akhirnya Rampungkan Pembangunan PLTP Kamojang

Rekind Akhirnya Rampungkan Pembangunan PLTP Kamojang

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2016 | 05:14 WIB

Kementerian BUMN Turun Tangan Selesaikan Masalah Panas Bumi

Kementerian BUMN Turun Tangan Selesaikan Masalah Panas Bumi

Bisnis | Kamis, 07 Januari 2016 | 23:55 WIB

Ini Alasan PLN Tunda Pembelian Uap Panas Bumi dari Pertamina

Ini Alasan PLN Tunda Pembelian Uap Panas Bumi dari Pertamina

Bisnis | Kamis, 07 Januari 2016 | 23:46 WIB

Terkini

Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?

Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?

Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter

Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:56 WIB

Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup

Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:51 WIB

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:47 WIB

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

×