Jika PGE Diakuisisi PLN, Potensi Geotermal Capai 28.000 MW

Adhitya Himawan

Kamis, 11 Agustus 2016 | 11:38 WIB
Jika PGE Diakuisisi PLN, Potensi Geotermal Capai 28.000 MW
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto. [suara.com/Oke Atmaja]

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto menilai wacana akuisisi anak usaha PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) oleh PT PLN (Persero) dapat menangkap potensi energi panas bumi atau geotermal nasional mencapai 28.000 megawatt (MW).

"Kalau Pertamina itu, tujuannya bagaimana PGE bisa berkembang dan kita bisa menangkap potensi nasional 28.000 MW," kata Dwi usai menghadiri pembukaan Pameran "Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition" di JCC Senayan Jakarta, Rabu (10/8/2016).

Dwi mengatakan saat ini produksi energi panas bumi yang dihasilkan PGE baru 450 MW dibandingkan potensi nasional yang mencapai 28.000 MW.

Pertamina pun menargetkan produksi energi panas bumi PGE dapat ditingkatkan menjadi lebih dari 1.000 MW pada tiga sampai empat tahun mendatang sehingga masih banyak sisa potensi yang dapat dieksplorasi.

"Potensinya masih sangat besar. Tadi disampaikan secara nasional (produksi energi panas bumi) mencapai 2.000 MW dari 28.000 MW. Potensi besar ini bagaimana secepatnya di-utilisasi (dimanfaatkan)," ujar Dwi.

Ia menambahkan saat ini kedua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut tengah melakukan proses uji tuntas (due diligence) rencana akuisisi tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan wacana akuisisi PGE oleh PLN berdasarkan instruksi dari Menteri BUMN Rini Soemarno.

"Itu dari Kementerian BUMN. Kemarin kami bertemu bersama-sama. Bu Rini dengan Dirut PLN, Dirut Pertamina dan Dirut PGE, kira-kira dua minggu lalu. Kalau ada yang disampaikan Bu Rini sudah pasti harus dilaksanakan. Beliau kan pemilik," ujar Sofyan.

Sofyan menjelaskan dirinya belum mengetahui kapan akuisisi itu dilaksanakan, namun menurutnya realisasi akuisisi tersebut lebih cepat akan lebih baik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Salju Abadi Terakhir di Papua Terus Menyusut, Kini Tinggal 2 Persen dari Luas 1988

Salju Abadi Terakhir di Papua Terus Menyusut, Kini Tinggal 2 Persen dari Luas 1988

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:30 WIB

Haji Isam Masuk BYAN, RKAB 3 Tambang Dikabarkan Segera Terbit

Haji Isam Masuk BYAN, RKAB 3 Tambang Dikabarkan Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:28 WIB

Cara Menghilangkan Bau Basi Membandel di Magic Com, Cek Bagian Ini

Cara Menghilangkan Bau Basi Membandel di Magic Com, Cek Bagian Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:27 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kapan Sidang?

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kapan Sidang?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:24 WIB

Bara Tersembunyi di Tumpukan Bahan Baku, Kebakaran Gudang Mojokerto Masuk Hari Kedua

Bara Tersembunyi di Tumpukan Bahan Baku, Kebakaran Gudang Mojokerto Masuk Hari Kedua

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 11:19 WIB

Bikin Dada Bergetar, Dokter Ungkap Suara Sound Horeg Picu Denyut Jantung dan Tensi Naik

Bikin Dada Bergetar, Dokter Ungkap Suara Sound Horeg Picu Denyut Jantung dan Tensi Naik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:18 WIB

Dino Patti Djalal: Sebenarnya Ada Alat Pendeteksi Kebakaran di Istana, Presiden Bisa Pantau

Dino Patti Djalal: Sebenarnya Ada Alat Pendeteksi Kebakaran di Istana, Presiden Bisa Pantau

Video | Jum'at, 18 September 2026 | 11:17 WIB

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

×