Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

Ancaman Banjir Tereduksi, Properti Kemang Kembali Bergairah

Adhitya Himawan

Jum'at, 28 Oktober 2016 | 06:58 WIB
Ancaman Banjir Tereduksi, Properti Kemang Kembali Bergairah
Bangunan properti di Jalan Kemang Selatan 8, Nomor 56, Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. [suara.com/Erick Tanjung]

Banjir besar yang melanda sebagian wilayah Kemang, Jakarta Selatan, pada Agustus lalu memang mengejutkan banyak pihak.

Mengingat pentingnya kawasan ini bagi Ibu Kota, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), langsung memerintahkan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk segera membenahi kawasan elit ini agar di masa-masa mendatang bencana tersebut tidak terulang lagi.

Beberapa langkah antisipasi dan mereduksi banjir langsung dilakukan seperti, melakukan pendataan sertifikat kepemilikan bangunan komersial di bantaran kali dan resapan air untuk kemudian ditertibkan.

Kemudian, pihak Pemprov DKI Jakarta juga tak akan mengeluarkan izin untuk bangunan di kawasan yang seharusnya menjadi daerah resapan air. Selain itu, perbaikan drainase juga akan terus dilakukan sehingga air bisa lebih banyak teralirkan dan genangan tak muncul lagi. 

Daerah Kemang yang pada masa awalnya dikenal dengan nama Kampung Kebon, memang menjadi salah satu destinasi primadona bagi masyarakat untuk dijadikan tempat tinggal dan juga area komersial. Hal itu, diakui oleh salah satu tokoh masyarakat Kemang, H. Ahmadi Umar, yang menyebutkan bahwa kawasan ini telah dilirik sejak lama.

"Kemang sebenarnya sudah terkenal sejak abad ke-18. Ketika, itu Lurah besarta mandor-mandornya menetap disini. Makanya, muncul kalimat yang menyatakan kalau ingin disegani tinggalah di Kemang," tutur H. Ahmadi Umar, yang juga salah seorang penduduk asli masyarakat Kemang beberapa waktu lalu.

Minat Konsumen Tetap Tinggi

Direktur ERA Vigo, Riduan Goh, mengatakan, pascabanjir dan ditambah solusi yang sudah mulai dijalankan oleh pihak Pemprov DKI Jakarta, ternyata tidak mempengaruhi nilai jual dari kawasan Kemang sendiri. Terlebih, kata dia, banjir yang 'hanya menggenangi sebagian kawasan Kemang', bukan alasan untuk takut tinggal di kawasan tersebut.

"Kemang ternyata tetap menjadi primadona. Istilahnya, back to basic. Minat konsumen dan investor untuk menggarap Kemang tetap tinggi. Adanya genangan beberapa waktu, tidak mengurangi minat masyarakat," kata Riduan Goh, di Jakarta, Kamis (27/10/2016).

Hal tersebut, lanjut dia, dikarenakan lokasi Kemang sendiri memang strategis, berada di selatan dan tak jauh dari pusat kota serta mudah diakses. Penghuni dan investor, kata Ridwan, bisa mendapatkan semua kebutuhan hidup seperti kuliner, keperluan rumah tangga, pendidikan, hiburan, bisnis, perkantoran, dan layanan publik.

"Secara umum kawasan selatan memang masih favorit untuk konsumen. Khususnya, bagi kalangan pembeli end user yang mencari hunian untuk tempat tinggal. Misalnya, pasangan muda yang hendak menikah namun enggan tinggal bersama mertua," kata Direktur ERA Vigo, Ridwan Goh.

Selain itu, lanjut dia, kenaikan nilai unit properti yang ada di kawasan Kemang juga terbilang menggiurkan. Ridwan Goh mencontohkan, untuk kisaran harga apartemen dengan rentang harga Rp 1,5 miliar hingga Rp 2,5 miliar, dapat diestimasikan menjanjikan keuntungan (gain) hingga 100 persen dalam kurun waktu tiga tahun (36 bulan).

"Kisaran angka tersebut bisa didapatkan oleh konsumen yang membeli unit saat proyek mulai diperkenalkan, atau dengan kata lain saat masih gambar. Tentunya, hal itu juga melihat posisi dari proyek tersebut berada," kata Ridwan Goh. 

Terlebih, Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung, mengatakan, konsumen memiliki kebiasaan umum saat memulai pencarian properti yakni dengan kata kunci lokasi, harga, dan desain.

"Berdasarkan analisa, masyarakat yang semakin mapan dari sisi umur, tidak lagi mementingkan desain dan harga. Golongan ini memiliki kecenderungan lebih terfokus pada lokasi," kata Untung, saat pemaparan hasil Sentiment Survey H2/2016 di Jakarta, Rabu (26/10/2016) petang.

Pembeli properti, lanjut dia, memiliki perilaku umum mendatangi beberapa lokasi hunian incaran sebelum membuat keputusan pembelian. Setidaknya, sebanyak 78,05 persen menunjukkan tren tersebut. Sedangkan keputusan yang diambil saat mendatangi pameran hanya 12,76 persen.

"Masyarakat semakin teredukasi bahwa semakin lama menahan diri membeli properti, hal itu akan berarti mereka harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan hunian di lokasi yang sesuai keinginan," tambah Untung.

Pendeknya, kawasan Kemang ternyata terus menjadi kawasan primadona. Hal ini tentunya mengharuskan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk ikut menjaga pertumbuhan kawasan ini dengan merancang kebijakan-kebijakan yang membuat nyaman penghuninya.

Tentu saja, semuanya juga harus dibarengi dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dengan tetap menjaga perilaku bersahabat untuk lingkungan di kawasan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Properti Tahun 2017 Diprediksi Naik 20 Persen

Harga Properti Tahun 2017 Diprediksi Naik 20 Persen

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 08:57 WIB

Group Astra Kini Resmi Punya Lini Bisnis Baru di Sektor Properti

Group Astra Kini Resmi Punya Lini Bisnis Baru di Sektor Properti

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 07:12 WIB

Inilah Penyebab Orang Indonesia Sulit Punya Rumah

Inilah Penyebab Orang Indonesia Sulit Punya Rumah

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 14:56 WIB

Properti Jadi Pengeluaran Prioritas Nomor Satu Orang Indonesia

Properti Jadi Pengeluaran Prioritas Nomor Satu Orang Indonesia

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 14:15 WIB

Ini Properti Paling Dicari Orang Indonesia versi Rumah123.com

Ini Properti Paling Dicari Orang Indonesia versi Rumah123.com

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 12:00 WIB

Perluasan Bandara Soekarno-Hatta Gairahkan Bisnis Properti

Perluasan Bandara Soekarno-Hatta Gairahkan Bisnis Properti

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 18:52 WIB

Tingkat Hunian Mal di Jakarta Diprediksi akan Menurun

Tingkat Hunian Mal di Jakarta Diprediksi akan Menurun

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 17:44 WIB

Inilah Dampak Transportasi Massal Terhadap Properti

Inilah Dampak Transportasi Massal Terhadap Properti

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 15:32 WIB

Prime System, Terobosan Baru Bisnis Properti

Prime System, Terobosan Baru Bisnis Properti

Press Release | Rabu, 19 Oktober 2016 | 17:07 WIB

Walau Sering Banjir, Kemang Tetap Menarik Buat Investor Properti

Walau Sering Banjir, Kemang Tetap Menarik Buat Investor Properti

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 16:45 WIB

Terkini

15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!

15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II

Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Indonesia Pertama di ASEAN Pasang Pompa Jantung Terkecil Dunia, Pasiennya Penjual Nasi Uduk

Indonesia Pertama di ASEAN Pasang Pompa Jantung Terkecil Dunia, Pasiennya Penjual Nasi Uduk

Health | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda

Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Gandeng KPK dan OJK, Kemenhut Janji Sikat Mafia Satwa Sampai ke Akar

Gandeng KPK dan OJK, Kemenhut Janji Sikat Mafia Satwa Sampai ke Akar

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:24 WIB

Pramono Prioritaskan JIS untuk Persija, Acara Konser Nanti Dulu

Pramono Prioritaskan JIS untuk Persija, Acara Konser Nanti Dulu

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:20 WIB

United for Jakarta, Misi Besar Bank Jakarta Bawa Persija Angkat Trofi di HUT ke-500

United for Jakarta, Misi Besar Bank Jakarta Bawa Persija Angkat Trofi di HUT ke-500

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Ancaman Perang Dongkrak Harga Emas, Logam Mulia Lokal Sudah Ada Tanda-tanda Naik

Ancaman Perang Dongkrak Harga Emas, Logam Mulia Lokal Sudah Ada Tanda-tanda Naik

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:08 WIB

2 Cushion Make Over dengan 25 Shades, Pilih Hydrastay atau Powerstay?

2 Cushion Make Over dengan 25 Shades, Pilih Hydrastay atau Powerstay?

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:05 WIB

5 Sampo Khusus Rambut Berwarna Biar Awet dan Tahan Lama

5 Sampo Khusus Rambut Berwarna Biar Awet dan Tahan Lama

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:00 WIB

×