Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Inilah Dampak Transportasi Massal Terhadap Properti

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 21 Oktober 2016 | 15:32 WIB
Inilah Dampak Transportasi Massal Terhadap Properti
Media Gathering dengan tema Dampak Transportasi Massal terhadap Properti, Kamis (20/10/2016). [Dok Synthesis Development]

Salah satu prioritas kebijakan Presiden Jokowi di masa pemerintahannya saat ini adalah meningkatkan pembangunan dan percepatan ekonomi. Salah satunya adalah dengan menggalakkan pembangunan infrastruktur di banyak sektor, termasuk transportasi. Tak heran jika kita lihat sekarang ini banyak dibangun pelabuhan dan lapangan udara di Indonesia, atau jalan-jalan baru dan jalur kereta api untuk angkutan darat, hingga transportasi massal di 6 kota metropolitan dan 17 kota besar di Indonesia.

Jakarta, sebagai Ibu Kota negara, tentu mendapat perhatian khusus. Ada sembilan sistem transportasi massal yang dikembangkan di wilayah Jabodetabek. Dari light rail transit (LRT) yang dikembangkan Pemprov DKI Jakarta, LRT Kementerian Perhubungan, LRT Jababeka, mass rapid transit (MRT), kereta api bandara, kereta cepat, automatic people mover system (APMS), commuter line, hingga bus rapid transit (BRT).

Ir. Nirwono Joga, MLA, Pengamat Tata Kota, dalam Media Gathering Samara Suites di Synthesis Square Jakarta, mengatakan, kota megapolitan seperti Jakarta sudah selayaknya memperbaiki sistem transportasi massal. “Tata kota dan sistem transportasi yang buruk menjadi faktor penekan yang membuat warga rentan stres,” katanya di Jakarta, Kamis (20/10/2016).

“Karena itu memperbaiki tata kota dan transportasi merupakan kunci mencegah stres warga,” kata Nirwono mengutip pernyataan Rahmat Hidayat dari Pusat Kesehatan Mental Masyarakat, Fakultas Psikologi, UGM.

Menurut Nirwono, selain stres warganya (yang memunculkan berbagai masalah sosial), masalah yang tak kunjung selesai di Jakarta adalah kemacetan. Merujuk pada data dari Forum Informasi dan Kajian Statistik 2016, Jakarta setiap harinya kebanjiran 1.130 unit kendaraan baru yang terdiri atas 240 mobil dan 890 sepeda motor. “Jika pemerintah tidak mengatasi melimpahnya kendaraan pribadi ini, tentu kemacetan total di Jakarta tinggal menunggu waktu saja. Nah, transportasi massal adalah salah satu solusi untuk itu,” kilah Nirwono.

Selain mengatasi berbagai masalah tersebut, Ir. Ellen S W Tangkudung Ketua Dewan Transportasi Jakarta yang juga menjadi pembicara dalam acara tersebut, meyampaikan dampak dari pengembangan transportasi massal adalah mendorong suatu kawasan menjadi lebih bergairah.

Synthesis Development Sambut Positif

Pada kesempatan yang sama, Julius Warouw Managing Director Synthesis Square, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan sistem transportasi massal di Jabodetabek. “Transportasi massal yang baik akan meningkatkan mobilitas masyarakat karena lebih memudahkan semua urusan kita. Tenaga dan waktu juga akan lebih efisien,” ujarnya.

Karena itu, Julius melanjutkan, Synthesis Development mengembangkan sejumlah strategi dan peluang besar dengan membangun proyek Synthesis Square dan Samara Suites di lokasi yang strategis dengan transportasi massal. Integrasi transportasi publik dengan properti dipercaya mampu menjadi pendulum pengembangan wilayah. “Daya pikat infrastruktur untuk pengembangan properti diharapkan mengubah wajah Jabodetabek menjadi lebih manusiawi,” tandasnya.

Dengan tersedianya transportasi massal di dekat kawasan hunian menjadikan harga properti di kawasan tersebut akan terus naik. Dan ini tentunya akan menguntungkan bagi pembeli properti yang berencana untuk menyewakan atau menjual propertinya. 

Synthesis Development adalah perusahaan pengembang di Indonesia yang memiliki beragam proyek di bidang properti, ritel, apartemen, perumahan, superblok, kantor, dan hotel. Synthesis Development akan terus menciptakan karya terbaik dalam pengembangan properti di Indonesia, dan terus berusaha untuk menciptakan ruang hidup yang nyaman dan menyenangkan. Proyek terbaru Synthesis Development diantaranya: Bassura City, Mall@Bassura, Synthesis Residence Kemang, dan Synthesis Square.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prime System, Terobosan Baru Bisnis Properti

Prime System, Terobosan Baru Bisnis Properti

Press Release | Rabu, 19 Oktober 2016 | 17:07 WIB

Walau Sering Banjir, Kemang Tetap Menarik Buat Investor Properti

Walau Sering Banjir, Kemang Tetap Menarik Buat Investor Properti

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 16:45 WIB

IPW: Pasar Properti Mulai Bangkit di Semester II 2016

IPW: Pasar Properti Mulai Bangkit di Semester II 2016

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 14:46 WIB

Ini Nama Para Pemenang Indonesia Property Award

Ini Nama Para Pemenang Indonesia Property Award

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 12:33 WIB

Persaingan Bisnis Perkantoran di Jakarta Makin Ketat

Persaingan Bisnis Perkantoran di Jakarta Makin Ketat

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 19:01 WIB

Inilah Keunggulan Fasilitas Superblok Prajawangsa City

Inilah Keunggulan Fasilitas Superblok Prajawangsa City

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 02:50 WIB

Synthesis Development Bangun Superblok Prajawangsa City

Synthesis Development Bangun Superblok Prajawangsa City

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 02:43 WIB

IPW Peringatkan Stimulus Properti Jangan Tumpul  Diimplementasi

IPW Peringatkan Stimulus Properti Jangan Tumpul Diimplementasi

Bisnis | Sabtu, 24 September 2016 | 04:09 WIB

Lippo Cikarang Tawarkan Moda Transportasi Masa Depan

Lippo Cikarang Tawarkan Moda Transportasi Masa Depan

Bisnis | Selasa, 13 September 2016 | 14:24 WIB

IPW Yakin Pasar Properti Indonesia Diyakini Segera Unjuk Gigi

IPW Yakin Pasar Properti Indonesia Diyakini Segera Unjuk Gigi

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 19:20 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB