Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Jokowi Kampanye Ayo Menabung

Dythia Novianty | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 31 Oktober 2016 | 10:15 WIB
Jokowi Kampanye Ayo Menabung
Presiden Jokowi. [Dok Biro Setpres/Laily Rachev]

Suara.com - Memperingati hari Menabung sedunia, Presiden Joko Widodo mengkampanyekan "Ayo Menabung" di gedung Jakarta Convention Center (JCC) Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (31/10/2016). Gerakan ini untuk meningkatkan budaya menabung masyarakat di berbagai produk jasa keuangan serta mendukung pembiayaan nasional.

Kampanye "Ayo Menabung" digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) sebagai bagian dari penerapan‎ Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 82 Tahun 2016 tentang Stategi Keuangan Inklusif uang dikeluarkan pada 1 September 2016.

Melalui acara ini, diharapkan masyarakat luas semakin mengenal ragam produk ‎dan jasa keuangan sebagai sarana untuk melakukan aktivitas menabung dan investasi di lembaga jasa keuangan formal.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dalam sambutannya menyebutkan, alasan penting kampanye Ayo Menabung ini karena rasio savings to GDP Indonesia yang relatif ‎masih rendah, yaitu sekitar 31 persen dibandingkan Singapura sebesar 49 persen, Filipina 46 persen, serta China sebesar 49 persen.

Selain itu, rendahnya budaya menabung saat ini ditunjukkan dengan menurunnya Marginal Propensity to Save (MPS/Keinginan untuk menabung), meskipun GDP per kapita meningkat. Hal ini juga dipengaruhi dengan tingka akses ke lembaga keuangan formal yang menurut Data Bank Dunia 2014 hanya sebesar 36,1 persen atau lebih rendah dibanding dengan negara ASEAN lain seperti Thailand, Malaysia dan Singapura.

‎"Kami berharap seluruh lapisan masyarakat dapat memanfaatkan produk industri keuangan tidak hanya ditabungan perbankan, namun juga pada sektor industri keuangan non-bank seperti menabung untuk perlindungan di asuransi, cicilan di lembaga pembiayaan, menabung untuk hari tua di dana pensiun, menabung emas di pegadaian serta menabung saham dan reksa dana di pasar modal," kata Muliaman.

Perluasan istilah menabung itu, lanjutnya, merupakan strategi OJK bersama Industri Jasa Keuangan untuk semakin meningkatkan akses masyarakat ke sektor keuangan yang diharapkan dapat memperbaiki kesejahteraan. Kampanye "Ayo Menabung" selama bulan Oktober, OJK bersama IJK menyelenggarakan rangkaian kegiatan inklusi keuangan‎.

"Selama pelaksanaan bulan Inklusi Keuangan, tercatat 3,5 juta rekening baru di seluruh industri jasa keuangan. Diantaranya pembukaan rekening dana pihak ketiga 3.388.267 juta rekening, ‎pembukaan polis asuransi 12.482 polis, rekening investasipada pasar modal 14.880, rekening dana pensiun 665, rekening pembiayaan 14.321 rekening, rekening tabungan emas sebanyak 115.862 rekening," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi Jamin Tak akan Impor Beras Sampai Akhir 2016

Presiden Jokowi Jamin Tak akan Impor Beras Sampai Akhir 2016

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 11:38 WIB

Jokowi Ingin Padi Jarwo Super Diterapkan di Wilayah Lain RI

Jokowi Ingin Padi Jarwo Super Diterapkan di Wilayah Lain RI

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 10:59 WIB

Bandara Ini Jadi Bukti Jokowi Serius Bangun Infrastruktur Sorong

Bandara Ini Jadi Bukti Jokowi Serius Bangun Infrastruktur Sorong

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 06:34 WIB

Ibu Negara Iriana: Periksa IVA Untuk Cegah Kanker Serviks

Ibu Negara Iriana: Periksa IVA Untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Kamis, 27 Oktober 2016 | 15:02 WIB

Presiden Jokowi Bisa Tindaklanjuti Dokumen Salinan TPF Dari SBY

Presiden Jokowi Bisa Tindaklanjuti Dokumen Salinan TPF Dari SBY

News | Rabu, 26 Oktober 2016 | 11:32 WIB

Terkini

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:19 WIB

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:00 WIB

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:35 WIB

Gerai Es Krim Mixue dan Bingxue Apakah Sama? Cek Faktanya

Gerai Es Krim Mixue dan Bingxue Apakah Sama? Cek Faktanya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:27 WIB

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:18 WIB

Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun

Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:09 WIB