Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Pasar Saham AS Melemah Terpengaruh Kasus Email Hillary Clinton

Adhitya Himawan

Selasa, 01 November 2016 | 08:42 WIB
Pasar Saham AS Melemah Terpengaruh Kasus Email Hillary Clinton
Bursa saham NYSE di New York, Amerika Serikat. [Antara/Reuters]

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin (31/10/2016) ditutup naik sebesar 12 poin atau 0,23 persen ke level 5.422 setelah bergerak di antara 5.406-5.429. Sebanyak 167 saham naik, 156 saham turun,
86 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp 6.574 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net sell) Rp 139 miliar.

Pasar Amerika ditutup melemah setelah berfluktuasi naik turun seiring investigasi atas email baru Hillary Clintonmembuat investor terus was-was. Dari data ekonomi, belanja konsumen meningkat lebih dari ekspektasi di bulan September seiring masyarakat marak berbelanja kendaraan bermotor dan laju inflasi meningkat stabil, yang mana dapat menguatkan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve di bulan Desember.

"Dow Jones ditutup turun 0,10 persen ke level 18,142. S&P melemah 0,01 persen ke level 2,126 dan Nasdaq melemah 0,09 persen ke level 4,801. 500 turun kurang dari 1 poin, kendati saham sektor utilitas menguat sebesar 2 persen. Nasdaq ditutup tipis di bawah level flat.," kata Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, Selasa (1/11/2016).

Pasar Eropa ditutup melemah seiring meningkatnya ketidakpastian akan pemilu presiden AS 2016 dan data Jerman yang mengecewakan. Hal ini mengindikasikan adanya pelemahan perekonomian Jerman. Menanggapi ancaman - ancaman ini, untuk sementara, pasar akan memantau perkembangan pemilu AS dan perekonomian negara – negara Eropa.

"Indeks FTSE ditutup melemah 0.60 persen lebih rendah di level 6,954. DAX turut melemah 0.29 persen di level 10,665. serta CAC melemah 0,86 persen ke level 4,509," ujar Hans.

Pertumbuhan ekonomi sepanjang Juli-September diperkirakan berjalan lebih lambat dibanding periode kuartal II, April-Juni. Perlambatan tersebut dipengaruhi oleh pemangkasan anggaran belanja pemerintah pada tahun ini yang sebesar Rp137,6 triliun. Pemotongan anggaran membuat kemampuan pemerintah untuk mendorong ekonomi jadi melambat, pengeluaran pemerintah di perkirakan hanya tumbuh 5,9 persen year on year, melambat dibanding kuartal sebelumnya yang mencapai 6,28 persen.

Hans memprediksi pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga tahun ini masih didorong oleh konsumsi rumah tangga. Ia memperkirakan, pertumbuhan konsumsi rumah tangga periode Juli-September 2016 hanya sebesar 5 persen, sedikit lebih lambat dibanding kuartal sebelumnya yang sebesar 5,04 persen. Sementara untuk investasi, diperkirakan kuartal ketiga tahun ini akan tumbuh 5,5 persen, lebih tinggi dibanding pertumbuhan kuartal sebelumnya yang tercatat sebesar 5,06 persen. Sedangkan ekspor dan impor masing-masing diperkirakan turun 1 persen dan 1,5 persen year on year.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marketing Sales Agung Podomoro Naik 20,8 Persen di Q3 2016

Marketing Sales Agung Podomoro Naik 20,8 Persen di Q3 2016

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 13:59 WIB

Pasar Saham Eropa Menguat Ditopang Penguatan Harga Minyak

Pasar Saham Eropa Menguat Ditopang Penguatan Harga Minyak

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 13:50 WIB

IPO ZTO Express di Pasar Saham AS Tecatat Terbesar dari Cina

IPO ZTO Express di Pasar Saham AS Tecatat Terbesar dari Cina

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 08:27 WIB

Astra Graphia Raih Pendapatan Rp1,7 Triliun di Q3 2016

Astra Graphia Raih Pendapatan Rp1,7 Triliun di Q3 2016

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 08:33 WIB

Menguatnya Wall Street Picu Saham Eropa Melemah

Menguatnya Wall Street Picu Saham Eropa Melemah

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 08:25 WIB

IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat Kisaran 5.380 dan 5.460

IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat Kisaran 5.380 dan 5.460

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 12:49 WIB

Forextime: Saham Asia Menguat Akibat Naiknya Perdagangan Jepang

Forextime: Saham Asia Menguat Akibat Naiknya Perdagangan Jepang

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 12:34 WIB

Japfa Rilis Obligasi Senilai Rp1 Triliun

Japfa Rilis Obligasi Senilai Rp1 Triliun

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 09:34 WIB

Penguatan Pasar Saham AS Tertahan Penurunan Harga Minyak

Penguatan Pasar Saham AS Tertahan Penurunan Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 09:14 WIB

Hari Ini IHSG Diperkirakan Melemah

Hari Ini IHSG Diperkirakan Melemah

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 11:44 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB