Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Japfa Rilis Obligasi Senilai Rp1 Triliun

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 25 Oktober 2016 | 09:34 WIB
Japfa Rilis Obligasi Senilai Rp1 Triliun
Usaha perikanan milik PT Japfa Comfeed Indonesia tbk. [japfacomfeed.co.id]

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) bakal merilis obligasi sebanyak-banyaknya Rp1 triliun. Berdasarkan prospektus resmi perseroan, kemarin merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan II Japfa Tahap I Tahun 2016.

"Obligasi tersebut terbagi ke dalam dua seri. Seri A memiliki jangka waktu tiga tahun dan akan jatuh tempo pada 1 Desember 2019. Seri B memiliki jangka wak-tu lima tahun yang akan jatuh tempo pada 1 Desember 2021. Bunga obligasi dibayarkan tiap tiga bulan, di mana bunga pertama dibayarkan pada 1 Maret 2017," kata Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, dalam keterangan resmi, Selasa (25/10/2016).

Rencananya, sekitar 50 persen dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk melunasi sebagian Obligasi JPFA yang akan jatuh tempo awal tahun depan. Kemudian, sekitar 20 persen akan digunakan untuk pembayaran utang kepada Bank Mandiri dan BCA dengan nilai saldo pinjaman per 30 Juni 2016 masing-masing Rp103,57 miliar dan Rp162,79 miliar.

Adapun PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) membukukan penurunan laba bersih pada kuartal III/2016 yang tajam menjadi Rp494,48 miliar dibandingkan laba bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,22 triliun. Berdasarkan laporan keuangan DMAS kemarin mengalami penurunan pendapatan usaha menjadi Rp1,01 triliun dari Rp 1,7 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun laba kotor perseroan turun menjadi Rp614,37 miliar dari periode tahun sebelumnya sebesar Rp1,11 triliun.

Emiten pengembang kawa-san Kota Deltamas ini juga mencatatkan beban usaha menjadi Rp122,2 miliar dari Rp 179,9 miliar. Sementara untuk laba usaha berkurang menjadi Rp492,1 miliar dari Rp935,7 miliar pada periode sebelumnya. Tercatat pula bahwa perseroan mengalami rugi kurs sebesar Rp47,3 miliar. Pada periode yang sama tahun 2015, DMAS mengalami keuntungan kurs sebesar Rp253,1 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penguatan Pasar Saham AS Tertahan Penurunan Harga Minyak

Penguatan Pasar Saham AS Tertahan Penurunan Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 09:14 WIB

Mitra Pinasthika Mustika Bidik Laba Tumbuh 20 Persen Akhir 2016

Mitra Pinasthika Mustika Bidik Laba Tumbuh 20 Persen Akhir 2016

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 12:51 WIB

HM Sampoerna Raih Laba Bersih Rp9,08 Triliun di Q3 2016

HM Sampoerna Raih Laba Bersih Rp9,08 Triliun di Q3 2016

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 12:04 WIB

Ciputra Surya Makin Hati-hati Merilis Proyek Baru

Ciputra Surya Makin Hati-hati Merilis Proyek Baru

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 08:50 WIB

Ketidakpastian Moneter Masih Membayangi Pasar Saham Eropa

Ketidakpastian Moneter Masih Membayangi Pasar Saham Eropa

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 08:40 WIB

Pertumbuhan Kredit BNI Q3 2016 Tumbuh 21 Persen

Pertumbuhan Kredit BNI Q3 2016 Tumbuh 21 Persen

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 11:11 WIB

Pasar Amerika Melemah Setelah penurunan Tajam Harga Minyak

Pasar Amerika Melemah Setelah penurunan Tajam Harga Minyak

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 10:58 WIB

Alam Sutera Terbitkan Obligasi Senilai 245 Juta Dolar AS

Alam Sutera Terbitkan Obligasi Senilai 245 Juta Dolar AS

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 11:46 WIB

Ekspektasi The Fed Naikkan Suku Bunga Menguat, Saham AS Menguat

Ekspektasi The Fed Naikkan Suku Bunga Menguat, Saham AS Menguat

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 11:40 WIB

OJK Dorong Industri Daerah Masuk Bursa Efek Indonesia

OJK Dorong Industri Daerah Masuk Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 18:59 WIB

Terkini

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:18 WIB

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:15 WIB

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:57 WIB

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:56 WIB

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:18 WIB

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:15 WIB

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:06 WIB