Marketing Sales Agung Podomoro Naik 20,8 Persen di Q3 2016

Adhitya Himawan Suara.Com
Jum'at, 28 Oktober 2016 | 13:59 WIB
Marketing Sales Agung Podomoro Naik 20,8 Persen di Q3 2016
PT Agung Podomoro Land (APLN) menggelar konfrensi pers terkait dihentikannya proyek reklamasi Pulau G, di Jakarta, Sabtu (2/7). [suara.com/Oke Atmaja]

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) hingga September 2016 terlihat stagnan. Pada periode tersebut, KINO mencatat penjualan Rp 2,7 triliun, naik tipis sekitar 2 persen year on year (yoy) dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

"Beban pokok juga mengalami kenaikan tipis, sebesar 2 persen yoy menjadi Rp1,59 triliun dari sebelumnya Rp1,55 triliun," kata Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, dalam keterangan resmi, Jumat (28/10/2016).

Sementara, porsi beban pokok terhadap penjualan relatif sama, sekitar 59 persen. Laba kotor KINO tercatat mengalami kenaikan hanya sekitar 1 persen yoy menjadi Rp1,1 triliun. Porsi beban pokok yang relatif sama tersebut juga membuat perolehan marjin laba kotor KINO tertahan. Levelnya relatif stagnan, sekitar 41 persen.

"Sejatinya, KINO memperoleh pendapatan bunga dengan kenaikan yang cukup signifikan, dari semula Rp 1,49 miliar pada kuartal I-2015 lalu lompat lima belas kali lipat menjadi Rp 23,59 miliar," ujar Hans.

Marketing Sales Agung Podomoro Land Naik 20,8 Persen di Kuartal III 2016

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) membukukan peningkatan prapenjualan atau marketing sales sebesar 20,8 persen dalam sembilan bulan 2016. Dalam keterangannya, prapenjualan Agung Podomoro Land mencaai Rp2,09 triliun per September 2016.

"Capaian meningkat dibandingkan posisi September 2015 sebesar Rp1,73 triliun," tutur Hans.

Di sisi lain, pendapatan perusahaan bersandi saham APLN itu mencapai Rp4,14 triliun, tumbuh 5,7 persen secara tahunan. Pendapatan sebagian besar disumbang dari pengakuan penjualan properti sebanyak Rp2,93 triliiun. Sementara itu, pendapatan sewa mencapai Rp1,21 triliun, naik 4,6 persen secara tahunan. Berkat peningkatan pendapatan, APLN mencatat kenaikan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik induk sebesar 19,7 persen menjadi Rp4321,1 miliar.

"Peningkatan laba juga tercermin pada margin laba sebesar 15,4 persen, lebih tinggi dari posisi tahun lalu sebesar 10,4 persen," ucap Hans.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI