Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Menguatnya Wall Street Picu Saham Eropa Melemah

Adhitya Himawan

Kamis, 27 Oktober 2016 | 08:25 WIB
Menguatnya Wall Street Picu Saham Eropa Melemah
Bursa saham Wall Street di New York, Amerika Serikat [Shutterstock]

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu (26/10/2016) ditutup naik sebesar 1 poin atau 0,03 persen ke level 5.399 setelah bergerak di antara 5.381-5.406. Sebanyak 137 saham naik, 190 saham turun, 75 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp 9.522 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net sell) Rp776 miliar

Pasar Amerika ditutup melemah pada hari rabu seiring berlanjutnya musim laporan earnings, sementara data ekonomi yang solid membantu saham sektor keuangan dan harga minyak memperdalam penurunan kendati data suplai yang bullish.

"Dow Jones ditutup menguat 0,17 persen ke level 18,199. Nasdaq ditutup melemah 0,63 persen ke level 4,860 dan S&P melemah 0,17 persen ke level 2,139," kata Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, dalam keterangan tertulis, Kamis (27/10/2016).

Pasar Eropa pada hari Rabu (27/10/2016) ditutup dengan pelemahan. Hal ini dipicu oleh menguatnya Wall Street dan penurunan harga minyak mentah. Pelemahan harga min-yak di sesi Asia hari ini didorong oleh peningkatan stok minyak AS dan meningkatnya keraguan pasar akan keputusan OPEC juga turut berkontribusi kepada pelemahan pasar saham Eropa. FTSE ditutup 0.85 perse lebih rendah di 6,958, DAX di-tutup lebih rendah 0.44 persen di 10.709, dan CAC ditutup 0.14 persen lebih rendah di level 4,534.

"Pelemahan ini juga dipicu oleh merosotnya saham beberapa perusahaan Eropa, seperti France’s Airbus yang melaporkan penurunan earning sebesar 21 persen karena menurunnya industry penerbangan komersial," ujar Hans.

Gubernur BI menyambut baik perbaikan peringkat kemudahan berusaha Indonesia yang diberikan oleh Bank Dunia. Walaupun dengan perbaikan tersebut, peringkat ease of doing business masih di level 91, atau jauh dari peringkat 40 yang ditarget-kan Presiden Jokowi, perbaikan tersebut menurutnya, sudah cukup menggembirakan. Perbaikan peringkat kemudahan berusaha Indonesia tersebut merupakan salah satu yang terbaik. Ini sejalan dan kalau sekarang bisa di bawah 100 itu suatu langkah baik bagi Indonesia. Ia mengatakan, agar kemudahan berusaha ke depan terus membaik, pemerintah dan semua pemangku dia harap bisa semakin bersinergi. Karena memperbaiki kemudahan usaha tersebut butuh usaha bersama, bukan hanya pemerintah pusat tapi juga daerah.

Bank Dunia, melalui lapiran kemudahan berusaha yang diluncurkan di Washington mengumumkan, peringkat kemudahan usaha Indonesia membaik 15 peringkat dari posisi 106 menjadi 91. Dalam laporan tersebut, Indonesia masuk dalam 10 negara yang mencapai peningkatan tertinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat Kisaran 5.380 dan 5.460

IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat Kisaran 5.380 dan 5.460

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 12:49 WIB

Forextime: Saham Asia Menguat Akibat Naiknya Perdagangan Jepang

Forextime: Saham Asia Menguat Akibat Naiknya Perdagangan Jepang

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 12:34 WIB

Japfa Rilis Obligasi Senilai Rp1 Triliun

Japfa Rilis Obligasi Senilai Rp1 Triliun

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 09:34 WIB

Penguatan Pasar Saham AS Tertahan Penurunan Harga Minyak

Penguatan Pasar Saham AS Tertahan Penurunan Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 09:14 WIB

Hari Ini IHSG Diperkirakan Melemah

Hari Ini IHSG Diperkirakan Melemah

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 11:44 WIB

Minggu Ini IHSG Diprediksi Bergerak Dikisaran 5.300  5.500

Minggu Ini IHSG Diprediksi Bergerak Dikisaran 5.300 5.500

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 11:36 WIB

Ciputra Surya Makin Hati-hati Merilis Proyek Baru

Ciputra Surya Makin Hati-hati Merilis Proyek Baru

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 08:50 WIB

Ketidakpastian Moneter Masih Membayangi Pasar Saham Eropa

Ketidakpastian Moneter Masih Membayangi Pasar Saham Eropa

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 08:40 WIB

Pertumbuhan Kredit BNI Q3 2016 Tumbuh 21 Persen

Pertumbuhan Kredit BNI Q3 2016 Tumbuh 21 Persen

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 11:11 WIB

Pasar Amerika Melemah Setelah penurunan Tajam Harga Minyak

Pasar Amerika Melemah Setelah penurunan Tajam Harga Minyak

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 10:58 WIB

Terkini

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:00 WIB

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB