Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Antisipasi Bencana, Pemerintah Perkuat Konstruksi Prasarana Air

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 01 November 2016 | 14:55 WIB
Antisipasi Bencana, Pemerintah Perkuat Konstruksi Prasarana Air
Proyek pembangunan Bendungan Kuningan, di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. [Dok Kementerian PUPR]

Bencana yang berkaitan dengan daya rusak air menjadi perhatian negara-negara di dunia. Dalam sepuluh tahun terakhir, bencana terkait air seperti banjir, kekeringan, dan tsunami tidak hanya semakin sering frekuensinya, namun dampaknya parah bagi pembangunan berkelanjutan.

Air dan bencana menjadi tema utama pada pertemuan ke-8 High Level Expert and Leaders Panel on Water and Disasters (HELP) yang dihadiri oleh 34 orang anggota dari 18 negara. Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pertemuan tersebut yang akan berlangsung dari tanggal 31 Oktober hingga 3 November 2016.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono membuka sesi pertama HELP yakni seminar bertema "Flood Resilience and Climate Change" di Pendopo Kementerian PUPR, Jakarta (31/10/2016). Beberapa peserta yang hadir diantaranya Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana dan Air Han Seung-Soo, Menteri Pertanian, Peternakan dan Irigasi, Republik Myanmar Aung Thu, Wakil Menteri Urusan Teknik, Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata, Jepang Masafumi Mori, Wakil Presiden untuk Pengelolaan Pengetahuan dan Pembangunan Berkelanjutan, Asian Development Bank Bambang Susantono.

Menteri Basuki dalam sambutannya menyampaikan Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki intensitas bencana tinggi. Beberapa bencana alam yang kerap terjadi di Indonesia adalah gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi, dan banjir. Diantara bencana tersebut, banjir memiliki persentase yang tinggi dibandingkan bencana lain yang terjadi di Indonesia.

“Banjir adalah bencana yang sering terjadi di Indonesia, yaitu mencapai 31,8% dari semua bencana yang terjadi di Indonesia dalam dekade terakhir,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (1/11/2016).

Banjir menyebabkan banyak korban, baik korban jiwa maupun properti. Insiden terbaru adalah kejadian banjir bandang di Garut, Jawa Barat pada 20 September 2016 lalu. Penyebab banjir salah satunya faktor alam, yaitu tingginya intensitas curah hujan dan topografi daerah yang menyerupai mangkuk serta perubahan penggunaan lahan.

Dalam dekade terakhir, ada beberapa bencana besar yang terjadi di Indonesia. Misalnya, tsunami yang melanda Provinsi Aceh pada tahun 2004, yang disebabkan oleh gempa bumi berkekuatan 8,9 Richter. Selain tsunami, Indonesia juga menghadapi aliran debris bencana. Gunung Sinabung, gunung berapi yang terletak di Dataran Tinggi Karo, Sumatera Utara, yang tidak pernah meletus sejak tahun 1600, tapi tiba-tiba menjadi aktif kembali pada tahun 2010. Letusan terakhir terjadi pada tahun 2013 dan belum menunjukkan penurunan aktivitas letusan.

Menteri Basuki mengatakan, membutuhkan komitmen yang kuat untuk melaksanakan program struktural dan non-struktural dalam upaya mencegah dan memecahkan krisis bencana yang berhubungan dengan air.

Upaya struktural dilakukan melalui konstruksi prasarana sumber daya air seperti bendungan, saluran drainase, polder, dan pompa. Sedangkan upaya non-struktural dilakukan dengan upaya penghematan air, pengelolaan sumber daya air terpadu di Daerah Aliran Sungai, sistem peringatan dini untuk kesadaran masyarakat dan tanggap darurat.

“Sistem peringatan dini banjir dan kekeringan yang berguna untuk mengurangi risiko, seperti korban, kerugian material, dan mengurangi gangguan terhadap perekonomian secara komprehensif,” tambah Menteri Basuki.

Sementara itu Kepala Balitbang Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga mengatakan pertemuan HELP akan membicarakan dan bertukar pikiran antara Negara peserta mengenai bagaimana meminimalisir resiko akibat banjir.

“Nanti akan menjadi rekomendasi kepada PBB. Intinya kita berkumpul untuk membicarakan hal-hal yang strategis dilakukan untuk mengatasi masalah yang diakibatkan oleh banjir,” tutur Danis.

Kementerian PUPR melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) saat ini sedang mengembangkan Pusat Studi Hidro Informatika, yang mengintegrasikan data statis dan dinamis.

Pusat ini menyediakan layanan pada informasi sumber daya hidrologi dan air dengan lead time dari 10 hari dan 32 hari berikutnya. Selain itu, sistem peringatan dini banjir dan tanah longsor bencana juga diterbitkan oleh pusat ini.

Sistem tersebut saat ini sedang ditingkatkan dan dapat diakses dalam sistem peringatan aplikatif yang diperlukan untuk mengukur respon dan tindakan cepat terhadap bencana air terkait. Sistem peringatan aplikatif yang dapat dioperasikan adalah Sistem Peringatan Banjir Dini menghadirkan skala banjir di peta genangan untuk wilayah Jakarta, DAS Citarum di Provinsi Jawa Barat, Kali Garang di Provinsi Jawa Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni

Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:26 WIB

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

News | Jum'at, 24 April 2026 | 22:10 WIB

PRT di Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Benarkah Karena Majikan Galak?

PRT di Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Benarkah Karena Majikan Galak?

News | Kamis, 23 April 2026 | 19:44 WIB

Menteri Dody: Yakin Proyek Sekolah Rakyat akan Siap untuk Tahun Ajaran Baru 2026

Menteri Dody: Yakin Proyek Sekolah Rakyat akan Siap untuk Tahun Ajaran Baru 2026

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 16:00 WIB

Healing Asyik di Waduk Karangkates: Surga Spot Santai di Malang

Healing Asyik di Waduk Karangkates: Surga Spot Santai di Malang

Your Say | Minggu, 19 April 2026 | 15:31 WIB

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:46 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:35 WIB

Legendaris Tiap Ramadan, Pasar Takjil Benhil Tak Pernah Sepi

Legendaris Tiap Ramadan, Pasar Takjil Benhil Tak Pernah Sepi

Foto | Rabu, 04 Maret 2026 | 18:49 WIB

Fenomena War Takjil! Berburu Kudapan Berbuka jadi Ajang Seru-seruan Lintas Agama

Fenomena War Takjil! Berburu Kudapan Berbuka jadi Ajang Seru-seruan Lintas Agama

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 18:35 WIB

Kim Hye Yoon Hadapi Teror Waduk Misterius di Film Horor Whispering Water

Kim Hye Yoon Hadapi Teror Waduk Misterius di Film Horor Whispering Water

Your Say | Kamis, 19 Februari 2026 | 13:21 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB