Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Antisipasi Bencana, Pemerintah Perkuat Konstruksi Prasarana Air

Adhitya Himawan

Selasa, 01 November 2016 | 14:55 WIB
Antisipasi Bencana, Pemerintah Perkuat Konstruksi Prasarana Air
Proyek pembangunan Bendungan Kuningan, di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. [Dok Kementerian PUPR]

Bencana yang berkaitan dengan daya rusak air menjadi perhatian negara-negara di dunia. Dalam sepuluh tahun terakhir, bencana terkait air seperti banjir, kekeringan, dan tsunami tidak hanya semakin sering frekuensinya, namun dampaknya parah bagi pembangunan berkelanjutan.

Air dan bencana menjadi tema utama pada pertemuan ke-8 High Level Expert and Leaders Panel on Water and Disasters (HELP) yang dihadiri oleh 34 orang anggota dari 18 negara. Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pertemuan tersebut yang akan berlangsung dari tanggal 31 Oktober hingga 3 November 2016.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono membuka sesi pertama HELP yakni seminar bertema "Flood Resilience and Climate Change" di Pendopo Kementerian PUPR, Jakarta (31/10/2016). Beberapa peserta yang hadir diantaranya Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana dan Air Han Seung-Soo, Menteri Pertanian, Peternakan dan Irigasi, Republik Myanmar Aung Thu, Wakil Menteri Urusan Teknik, Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata, Jepang Masafumi Mori, Wakil Presiden untuk Pengelolaan Pengetahuan dan Pembangunan Berkelanjutan, Asian Development Bank Bambang Susantono.

Menteri Basuki dalam sambutannya menyampaikan Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki intensitas bencana tinggi. Beberapa bencana alam yang kerap terjadi di Indonesia adalah gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi, dan banjir. Diantara bencana tersebut, banjir memiliki persentase yang tinggi dibandingkan bencana lain yang terjadi di Indonesia.

“Banjir adalah bencana yang sering terjadi di Indonesia, yaitu mencapai 31,8% dari semua bencana yang terjadi di Indonesia dalam dekade terakhir,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (1/11/2016).

Banjir menyebabkan banyak korban, baik korban jiwa maupun properti. Insiden terbaru adalah kejadian banjir bandang di Garut, Jawa Barat pada 20 September 2016 lalu. Penyebab banjir salah satunya faktor alam, yaitu tingginya intensitas curah hujan dan topografi daerah yang menyerupai mangkuk serta perubahan penggunaan lahan.

Dalam dekade terakhir, ada beberapa bencana besar yang terjadi di Indonesia. Misalnya, tsunami yang melanda Provinsi Aceh pada tahun 2004, yang disebabkan oleh gempa bumi berkekuatan 8,9 Richter. Selain tsunami, Indonesia juga menghadapi aliran debris bencana. Gunung Sinabung, gunung berapi yang terletak di Dataran Tinggi Karo, Sumatera Utara, yang tidak pernah meletus sejak tahun 1600, tapi tiba-tiba menjadi aktif kembali pada tahun 2010. Letusan terakhir terjadi pada tahun 2013 dan belum menunjukkan penurunan aktivitas letusan.

Menteri Basuki mengatakan, membutuhkan komitmen yang kuat untuk melaksanakan program struktural dan non-struktural dalam upaya mencegah dan memecahkan krisis bencana yang berhubungan dengan air.

Upaya struktural dilakukan melalui konstruksi prasarana sumber daya air seperti bendungan, saluran drainase, polder, dan pompa. Sedangkan upaya non-struktural dilakukan dengan upaya penghematan air, pengelolaan sumber daya air terpadu di Daerah Aliran Sungai, sistem peringatan dini untuk kesadaran masyarakat dan tanggap darurat.

“Sistem peringatan dini banjir dan kekeringan yang berguna untuk mengurangi risiko, seperti korban, kerugian material, dan mengurangi gangguan terhadap perekonomian secara komprehensif,” tambah Menteri Basuki.

Sementara itu Kepala Balitbang Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga mengatakan pertemuan HELP akan membicarakan dan bertukar pikiran antara Negara peserta mengenai bagaimana meminimalisir resiko akibat banjir.

“Nanti akan menjadi rekomendasi kepada PBB. Intinya kita berkumpul untuk membicarakan hal-hal yang strategis dilakukan untuk mengatasi masalah yang diakibatkan oleh banjir,” tutur Danis.

Kementerian PUPR melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) saat ini sedang mengembangkan Pusat Studi Hidro Informatika, yang mengintegrasikan data statis dan dinamis.

Pusat ini menyediakan layanan pada informasi sumber daya hidrologi dan air dengan lead time dari 10 hari dan 32 hari berikutnya. Selain itu, sistem peringatan dini banjir dan tanah longsor bencana juga diterbitkan oleh pusat ini.

Sistem tersebut saat ini sedang ditingkatkan dan dapat diakses dalam sistem peringatan aplikatif yang diperlukan untuk mengukur respon dan tindakan cepat terhadap bencana air terkait. Sistem peringatan aplikatif yang dapat dioperasikan adalah Sistem Peringatan Banjir Dini menghadirkan skala banjir di peta genangan untuk wilayah Jakarta, DAS Citarum di Provinsi Jawa Barat, Kali Garang di Provinsi Jawa Tengah.

Sistem Peringatan Dini untuk Kekeringan di Jawa, dan data real time ketersediaan air di Jawa dan Sumatera (2016) untuk mendukung Sistem Informasi Ketersediaan Air di Irigasi Utama untuk lebih mengefektifkan pengoperasian sistem irigasi di Indonesia.

Selain menggelar pertemuan/seminar pada tanggal 31 Oktober - 1 November 2016, anggota HELP nantinya akan diajak untuk mengunjungi Aceh pada 2-3 November 2016 sebagai contoh dari wilayah yang berhasil bangkit dari bencana yang disebabkan oleh air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Mewah, Begini Konsep Upacara 17 Agustus di IKN Menurut Basuki Hadimuljono

Bukan Mewah, Begini Konsep Upacara 17 Agustus di IKN Menurut Basuki Hadimuljono

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:42 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Berdampak pada Proyek IKN, Basuki: Kontraktor Belum Mengeluh

Pelemahan Rupiah Belum Berdampak pada Proyek IKN, Basuki: Kontraktor Belum Mengeluh

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:30 WIB

Kejar Tayang IKN 2028, Basuki Minta Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun ke DPR

Kejar Tayang IKN 2028, Basuki Minta Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun ke DPR

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:53 WIB

Waduk Melati Akan Ditata Jadi Ikon Baru Destinasi Publik Jakarta

Waduk Melati Akan Ditata Jadi Ikon Baru Destinasi Publik Jakarta

Foto | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:41 WIB

PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi

PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik

Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:30 WIB

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni

Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:26 WIB

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

News | Jum'at, 24 April 2026 | 22:10 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB