Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.234,497
LQ45 623,931
Srikehati 302,648
JII 372,208
USD/IDR 17.986

Rata-rata Pertumbuhan Bisnis Polycom 10 Persen per Tahun

Adhitya Himawan

Jum'at, 11 November 2016 | 14:19 WIB
Rata-rata Pertumbuhan Bisnis Polycom 10 Persen per Tahun
Salah satu produk Polycom. [Dok Polycom]

Indonesia adalah Negara yang tumbuh dengan ide-ide untuk saling terhubung dan berpindah-pindah. Dua tren inilah yang membuat Indonesia menjadi lebih terhubung dan lebih lagi setiap harinya. 

Vice President for Polycom in India, SAARC & SEA, Minhaj Zia, mengatakan, konektivitas digital jaringan mendorong tren saat ini. Hari ini, hampir 88 juta pengguna di Indonesia terhubung dengan koneksi internet. Populasi ini di dominasi oleh para  pemuda yang berkomunikasi dan berkolaborasi dengan menggunakan jaringan sebagai media. 

"Video conference memiliki posisi yang sangat baik di Indonesia mengingat penetrasi jaringan disini yang semakin meningkat. Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki pertumbuhan pesat dalam mengadopsian budaya online," kata Minhaj Zia dalam keterangan tertulis, Jumat (11/11/2016).

Jika diperhatikan, kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan Medan, masyarakatnya menghadapi permasalahan yang sama, yaitu kemacetan lalu lintas. Kemacetan membuat beberapa jam waktu habis di jalan hanya untuk berpindah dari satu tempat ke  tempat lain untuk melakukan pertemuan bisnis. 

"Hal ini seharusnya menjadi perhatian bagi para profesional dan pelaku bisnis untuk memanfaatkan teknologi video conference. Video conference adalah jalan terbaik untuk mengatasi permasalahan ini. Teknologi ini sebenarnya dapat diadopsi oleh seluruh kalangan. Baik dari skala bisnis medium, skala bisnis besar juga bagi pemerintah sampai ke sektor publik dapat memanfaatkan teknologi semacam ini," jelasnya.

Adopsi penggunaan video conference secara pesat berkembang di Indonesia. Polycom sendiri, kata Minhaj Zia, memiliki banyak pelanggan mulai dari kalangan pendidikan seperti universitas, industri minyak dan gas, dan perusahaan-perusahaan besar lainnya. 

"Orang Indonesia sangat camera-friendly, mereka sangat menyukai kamera dan senang untuk bersosialisasi dan melakukan pertemuan," jelasnya.

Kuasai Pangsa Pasar

Polycom merupakan pemimpin dunia dalam bisnis telepon audio conferencing, dengan merancang teknologi untuk mempermudah meeting jarak jauh. Ini adalah bisnis di mana Polycom dikenal di seluruh dunia dan memiliki pangsa pasar hampir 60 persen sampai 70 persen dalam bisnis audio ini di setiap negara, termasuk Indonesia. 

Polycom sendiri memiliki kurang lebih 1000 pelanggan di Indonesia. Pelanggan di Indonesia sendiri bermacam-macam mulai dari corporate, pemerintahan dan kampus-kampus. 

"Kami telah memulai bisnis kami di sini selama 16 tahun dari tahun 2000. Kami bekerja sama dengan baik dengan pelanggan kami khususnya di kalangan pemerintah, kalangan bisnis baik dari kalangan medium kelas kecil, menengah dan besar sekalipun. 4 tahun yang lalu Polycom dipercayakan oleh kementrian pendidikan  untuk membangun 1000 ruang kelas berteknologi video conference berkualitas tinggi," kata Minhaj Zia. 

Adapun jenis perusahaan di industri yang biasa menggunakan Polycom, kebanyakan dari kalangan pemerintah seperti kementerian dengan presentase 40 persen. Manufaktur, banyak dari perusahaan minyak dan gas dengan persentase 25 persen. Kalangan pendidikan, perusahaan keuangan dan asuransi. Serta industri telekomunikasi.

"Telko sebenarnya lebih kepada rekan kami, mereka menggunakan solusi kami namun juga membantu menjualkan kembali solusi kami kepada yang lain," kata dia.

Kalangan Small Medium Business (SMB) juga menggunakan solusi Polycom. Sekitar 25 persen dari total bisnis Polycom berasal dari SMB. Apalagi, kata dia, banyak SMB saat ini sangat memperhatikan penggunaan teknologi dalam praktik bisnisnya, regulasinya juga masih belum kompleks. 

Pertumbuhan Bisnis

Menyoal rata-rata pertumbuhan bisnis Polycom, Minhaj Zia mengatakan, pihaknya mencatatkan rata-rata pertumbuhan per tahun sekitar 10 persen hingga persen. Di tahun 2015 lalu, kata dia, Polycom sendiri berhasil mencatatkan pertumbuhan 12 persen. 

Melalui video conference, kata Minhaj Zia, pihaknya ingin memberikan pelayanan yang jauh lebih baik dimana setiap profesional dan pelaku bisnis bisa melihat, mendengar, bekerja sama dengan saling berbagi aplikasi dan bahan presentasi. 

"Solusi video conference dari Polycom memungkinkan berbagi video dari satu orang ke satu orang lainnya, dan satu orang ke banyak, bisa sampai ke 1000 orang. Misalnya, satu kementerian yang harus berhubungan dengan 20 kantor atau 50 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia. Kami memiliki solusi informasi yang memungkinkan semua endpoint yang berbeda terhubung oleh sebuah jembatan umum," jelasnya.

Jaringan seringkali menjadi masalah yang dihadapi oleh pelanggan. Contoh satu masalahnya yaitu mengenai Bandwidth, berapa besar bandwidth yang dibutuhkan untuk memecahkan permasalahan jaringan yang dapat memberikan video berkualitas. 

"Polycom memiliki teknologi yang unik di dunia yang menawarkan video conference dengan definisi tinggi pada 50 persen bandwidth lebih besar dari yang dimiliki oleh para kompetitor. Itu berarti jika ada sebuah Negara yang memiliki tantangan bandwidth, solusi kami akan memberikan lebih banyak efisiensi," kata Minhaj Zia. 

Solusi yang ditawarkan Polycom, kata dia, dapat digunakan lewat pembelian hardware dan software. Untuk hardware, pelanggan harus membelinya satu kali. Tetapi, Polycom juga memiliki rekan yang menyewakan untuk pelanggan lainnya. 

"Kami juga menawarkan pembelian dengan pilihan bagi pelanggan apakah ingin membeli produk kami sekaligus dengan service provider dari kami atau terpisah dengan hanya membeli hardware atau software kami. Solusi kami bekerja sama dengan cloud dari Microsoft. Dengan begitu Anda dapat melakukan panggilan audio, video dan segala hal kolaborasi dengan cloud Microsoft sebagai pilihan," jelasnya.

Investasi Terjangkau

Menyoal investasi perusahaan untuk bisa mendapatkan solusi polycom, Minhaj Zia mengatakan, investasinya beragam tergantung dari solusi tipe apa yang ingin diterapkan. Misalnya, satu pelanggan menginginkan solusi video dengan satu endpoint ruangan konferensi, dan beberapa pelanggan lainnya menginginkan banyak ruangan konferensi dengan banyak endpoint  yang banyak juga. Ini tergantung dengan kebutuhan pelanggan.

"Untuk audio conference rentang harga kami di bawah harga Rp 10 juta. Untuk video conference, mulai dengan harga Rp 20 juta sampai dengan tergantung seberapa kompleks fitur yang dibutuhkan pelanggan. Untuk kisaran harga paling mahal untuk video conference yang kompleks dan paling canggih, harganya bisa mencapai Rp 1,5 miliar dengan cakupan seluruh Indonesia atau 33 provinsi," jelasnya. 

Efisiensi yang bisa di dapatkan perusahaan dengan solusi Polycom sendiri memiliki tiga hal penting yaitu, Pertama, menghemat biaya travel atau wisata sampai dengan 20 persen. Kedua, menghemat waktu dan memiliki produktivitas yang lebih baik, efisiensi waktu hingga 30 persen. Ketiga, meningkatkan daya saing dimana saat ini dunia bisnis memiliki daya saing yang tinggi satu dengan yang lainnya. 

"Jika Anda bisa mengambil keputusan cepat, maka semakin Anda berada satu langkah di depan yang lain," kata dia. 

Untuk jumlah yang menggunakan solusi video conference dan audio conference saat ini, Minhaj Zia mengatakan, mayoritas bisnis Polycom adalah di video conference. Meski demikian, kata dia, Polycom terus meningkatkan bisnis audio conference, khususnya di Indonesia. 

"Hampir 80 persen dari pendapatan bisnis kami berasal dari video conference, 20 persen sisanya adalah dari audio conference. Tapi kami yakin, dengan kerja sama dengan Microsoft mencipatakan Skype for Business, dimana basis layanan pada cloud, kami merasa Polycom dapat menguasai pasar," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wow, Laba Bersih Pertamina Meroket 209 Persen di Q3 2016

Wow, Laba Bersih Pertamina Meroket 209 Persen di Q3 2016

Bisnis | Rabu, 09 November 2016 | 06:38 WIB

Pertumbuhan Kredit Bank Sahabat Sampoerna Capai 31 Persen

Pertumbuhan Kredit Bank Sahabat Sampoerna Capai 31 Persen

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 14:42 WIB

Laba Bersih Citilink Capai Rp129 Miliar di Kuartal III 2016

Laba Bersih Citilink Capai Rp129 Miliar di Kuartal III 2016

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 10:10 WIB

Inilah Komposisi Pemegang Saham Baru Newmont

Inilah Komposisi Pemegang Saham Baru Newmont

Bisnis | Kamis, 03 November 2016 | 14:49 WIB

Taspen Beli Saham Pos Indonesia di Bank Mantap

Taspen Beli Saham Pos Indonesia di Bank Mantap

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 11:29 WIB

Hasil Operasi Gas Bumi Kalija 1 Topang Pendapatan Bersih PGN

Hasil Operasi Gas Bumi Kalija 1 Topang Pendapatan Bersih PGN

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 07:40 WIB

Vale Indonesia Mengalami Rugi 7 Juta Dolar AS di Q3 2016

Vale Indonesia Mengalami Rugi 7 Juta Dolar AS di Q3 2016

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 10:08 WIB

Laba Bersih Bank Mayora Melonjak 37 Persen di Q3 2016

Laba Bersih Bank Mayora Melonjak 37 Persen di Q3 2016

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 10:52 WIB

Laba Bersih Bank OBCB NISP Tumbuh 28 Persen di Q3 2016

Laba Bersih Bank OBCB NISP Tumbuh 28 Persen di Q3 2016

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 10:24 WIB

Bank Danamon Klaim Likuiditas Masih Cukup

Bank Danamon Klaim Likuiditas Masih Cukup

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 09:43 WIB

Terkini

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN

Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum

Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:51 WIB

Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!

Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat

Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat

Banten | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×