Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.394,125
LQ45 627,469
Srikehati 306,090
JII 380,924
USD/IDR 17.839

Ini Prinsip Pembagian Keuangan yang Efektif

Angelina Donna

Senin, 14 November 2016 | 09:30 WIB
Ini Prinsip Pembagian Keuangan yang Efektif
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Memiliki kondisi keuangan yang sehat dan tercukupi segala kebutuhannya adalah dambaan dari seluruh keluarga. Kondisi finansial yang sehat tidak luput dari peran serta seorang suami sebagai pencari nafkah dan istri sebagai pengatur keuangan.

Arus kas yang lancar berarti pendapatan lebih besar daripada pengeluaran. Artinya dana yang didapatkan cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Agar arus kas lancar, dibutuhkan pengaturan keuangan yang cermat serta disiplin. Kunci pengaturan keuangan yang baik adalah kemampuan untuk dapat mengalokasikan anggaran sesuai dengan kebutuhan dan prioritas.

Langkah awal untuk mengatur keuangan adalah dengan mencatat keluar masuknya uang setiap bulannya, kemudian dari data tersebut, pisahkan dana sesuai dengan pembagian keuangan yang baik.

Salah satu prinsip pembagian keuangan yang cukup efektif adalah 50-30-10-10 dengan rincian sebagai berikut:

50% pendapatan bulanan untuk pengeluaran kebutuhan

Pengeluaran untuk kebutuhan dibagi menjadi dua, yaitu pengeluaran wajib dan pengeluaran fleksibel. Pengeluaran wajib meliputi cicilan atau asuransi, pajak, biaya air dan listrik, biaya transportasi. Pengeluaran fleksibel adalah pengeluaran yang disesuaikan dengan diri sendiri seperti, tagihan kartu kredit, tagihan telepon, biaya konsumsi (makan), pembelanjaan bahan kebutuhan pokok, hingga biaya untuk anak atau orang tua.

Langkah awal pembagian keuangan 50-30-10-10 adalah dengan memisahkan setengah dari pendapatan untuk pemenuhan kebutuhan pengeluaran keluarga dengan contoh alokasi anggaran sebagai berikut:

Jika anda berpenghasilan Rp5 juta per bulan, pisahkan Rp2,5 juta. Uang tersebut merupakan dana maksimum untuk memenuhi semua kebutuhan pokok. Dari Rp2,5 juta ini, pisahkan untuk masing-masing kebutuhan: (contoh)

  • Biaya konsumsi (makan)        : Rp1,5 juta (30*Rp50 ribu @hari)
  • Biaya listrik, air, dan telepon  : Rp300 ribu
  • Biaya transportasi                  : Rp200 ribu (bensin mobil @bulan)
  • Biaya belanja                           : Rp300 ribu
  • Biaya anak                              : Rp200 ribu

30% pendapatan bulanan untuk cicilan

Cicilan ini meliputi cicilan KPR, kendaraan, kartu kredit hingga pembayaran hutang. Pastikan bahwa penggunaan hutang atau cicilan adalah untuk kebutuhan atau aktivitas yang bersifat produktif. Jika alokasi ini kurang, berarti Anda harus mencari pendapatan tambahan seperti bekerja lembur, paruh atau lepas waktu (freelance). Anda juga dapat menyiasati kekurangannya dengan melakukan improvisasi pada pos lain.

10% pendapatan bulanan untuk investasi atau tabungan

Segera sisihkan 10% dari seluruh pendapatan bulanan untuk diinvestasikan atau ditabung. Memang jarang rumah tangga yang memprioritaskan hal tersebut, tetapi tabungan/investasi sangat penting untuk memastikan bahwa Anda memiliki pegangan untuk masa depan.

Tabungan atau investasi dapat berguna untuk berbagai kebutuhan nantinya seperti dana pendidikan anak, dana rekreasi, dana umroh hingga dana ketika anda telah pensiun.

Tabungan atau investasi juga dapat digunakan sebagai pos dana sosial atau darurat. Keberadaan dana darurat sangat penting terlebih jika Anda tidak memiliki perlindungan asuransi. Dengan menabung Anda akan berjaga untuk segala resiko yang mungkin akan menimpa keluarga. Kepanikan dan beban dapat berkurang jika Anda telah mempersiapkannya sejak jauh hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Bisnis via Media Sosial Sukses? Baca Ini

Ingin Bisnis via Media Sosial Sukses? Baca Ini

Bisnis | Minggu, 13 November 2016 | 08:00 WIB

Ini Cara Siasati Kenaikan Harga Saat Gaji Tidak Naik

Ini Cara Siasati Kenaikan Harga Saat Gaji Tidak Naik

Bisnis | Kamis, 10 November 2016 | 08:51 WIB

Cara Hemat Paling Oke untuk Para Commuter

Cara Hemat Paling Oke untuk Para Commuter

Bisnis | Rabu, 09 November 2016 | 10:00 WIB

Tips Sehat Keuangan di Era Digital

Tips Sehat Keuangan di Era Digital

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 06:54 WIB

Terkini

Info Cuaca Kamis: Langit Indonesia Didominasi Awan Tebal, Waspada Dampak Bibit Siklon 95W

Info Cuaca Kamis: Langit Indonesia Didominasi Awan Tebal, Waspada Dampak Bibit Siklon 95W

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Purbaya Jamin Tambah Anggaran Korban Bencana Gempa NTT, Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

Purbaya Jamin Tambah Anggaran Korban Bencana Gempa NTT, Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Karhutla Riau Makin Meluas, Ratusan Hektare Lahan Terbakar

Karhutla Riau Makin Meluas, Ratusan Hektare Lahan Terbakar

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:30 WIB

9 Bank Sudah Bangkrut di Indonesia Sepanjang Tahun 2026, Ini Daftarnya

9 Bank Sudah Bangkrut di Indonesia Sepanjang Tahun 2026, Ini Daftarnya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:26 WIB

Sifat Trapesium, Jenis-jenis, Rumus Luas Keliling Lengkap dengan Contoh Soal

Sifat Trapesium, Jenis-jenis, Rumus Luas Keliling Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:25 WIB

3 Warga Negara Israel Diduga Anggota IDF Berprilaku Kasar di Bali

3 Warga Negara Israel Diduga Anggota IDF Berprilaku Kasar di Bali

Bali | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:09 WIB

UEA Bekukan Transaksi Iran, Harga Minyak Capai Level Tertinggi 4 Pekan Terakhir

UEA Bekukan Transaksi Iran, Harga Minyak Capai Level Tertinggi 4 Pekan Terakhir

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Miris! 9 Perempuan Disandera di Distrik Jila Mimika, Mayoritas Pelajar SD dan Ada yang Hamil Muda

Miris! 9 Perempuan Disandera di Distrik Jila Mimika, Mayoritas Pelajar SD dan Ada yang Hamil Muda

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:02 WIB

Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?

Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Temui Korban Gempa NTT, Purbaya: Presiden Prabowo Tidak Melupakan Kondisi Masyarakat

Temui Korban Gempa NTT, Purbaya: Presiden Prabowo Tidak Melupakan Kondisi Masyarakat

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:00 WIB

×