Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Ini Prinsip Pembagian Keuangan yang Efektif

Angelina Donna | Suara.com

Senin, 14 November 2016 | 09:30 WIB
Ini Prinsip Pembagian Keuangan yang Efektif
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Memiliki kondisi keuangan yang sehat dan tercukupi segala kebutuhannya adalah dambaan dari seluruh keluarga. Kondisi finansial yang sehat tidak luput dari peran serta seorang suami sebagai pencari nafkah dan istri sebagai pengatur keuangan.

Arus kas yang lancar berarti pendapatan lebih besar daripada pengeluaran. Artinya dana yang didapatkan cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Agar arus kas lancar, dibutuhkan pengaturan keuangan yang cermat serta disiplin. Kunci pengaturan keuangan yang baik adalah kemampuan untuk dapat mengalokasikan anggaran sesuai dengan kebutuhan dan prioritas.

Langkah awal untuk mengatur keuangan adalah dengan mencatat keluar masuknya uang setiap bulannya, kemudian dari data tersebut, pisahkan dana sesuai dengan pembagian keuangan yang baik.

Salah satu prinsip pembagian keuangan yang cukup efektif adalah 50-30-10-10 dengan rincian sebagai berikut:

50% pendapatan bulanan untuk pengeluaran kebutuhan

Pengeluaran untuk kebutuhan dibagi menjadi dua, yaitu pengeluaran wajib dan pengeluaran fleksibel. Pengeluaran wajib meliputi cicilan atau asuransi, pajak, biaya air dan listrik, biaya transportasi. Pengeluaran fleksibel adalah pengeluaran yang disesuaikan dengan diri sendiri seperti, tagihan kartu kredit, tagihan telepon, biaya konsumsi (makan), pembelanjaan bahan kebutuhan pokok, hingga biaya untuk anak atau orang tua.

Langkah awal pembagian keuangan 50-30-10-10 adalah dengan memisahkan setengah dari pendapatan untuk pemenuhan kebutuhan pengeluaran keluarga dengan contoh alokasi anggaran sebagai berikut:

Jika anda berpenghasilan Rp5 juta per bulan, pisahkan Rp2,5 juta. Uang tersebut merupakan dana maksimum untuk memenuhi semua kebutuhan pokok. Dari Rp2,5 juta ini, pisahkan untuk masing-masing kebutuhan: (contoh)

  • Biaya konsumsi (makan)        : Rp1,5 juta (30*Rp50 ribu @hari)
  • Biaya listrik, air, dan telepon  : Rp300 ribu
  • Biaya transportasi                  : Rp200 ribu (bensin mobil @bulan)
  • Biaya belanja                           : Rp300 ribu
  • Biaya anak                              : Rp200 ribu

30% pendapatan bulanan untuk cicilan

Cicilan ini meliputi cicilan KPR, kendaraan, kartu kredit hingga pembayaran hutang. Pastikan bahwa penggunaan hutang atau cicilan adalah untuk kebutuhan atau aktivitas yang bersifat produktif. Jika alokasi ini kurang, berarti Anda harus mencari pendapatan tambahan seperti bekerja lembur, paruh atau lepas waktu (freelance). Anda juga dapat menyiasati kekurangannya dengan melakukan improvisasi pada pos lain.

10% pendapatan bulanan untuk investasi atau tabungan

Segera sisihkan 10% dari seluruh pendapatan bulanan untuk diinvestasikan atau ditabung. Memang jarang rumah tangga yang memprioritaskan hal tersebut, tetapi tabungan/investasi sangat penting untuk memastikan bahwa Anda memiliki pegangan untuk masa depan.

Tabungan atau investasi dapat berguna untuk berbagai kebutuhan nantinya seperti dana pendidikan anak, dana rekreasi, dana umroh hingga dana ketika anda telah pensiun.

Tabungan atau investasi juga dapat digunakan sebagai pos dana sosial atau darurat. Keberadaan dana darurat sangat penting terlebih jika Anda tidak memiliki perlindungan asuransi. Dengan menabung Anda akan berjaga untuk segala resiko yang mungkin akan menimpa keluarga. Kepanikan dan beban dapat berkurang jika Anda telah mempersiapkannya sejak jauh hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Bisnis via Media Sosial Sukses? Baca Ini

Ingin Bisnis via Media Sosial Sukses? Baca Ini

Bisnis | Minggu, 13 November 2016 | 08:00 WIB

Ini Cara Siasati Kenaikan Harga Saat Gaji Tidak Naik

Ini Cara Siasati Kenaikan Harga Saat Gaji Tidak Naik

Bisnis | Kamis, 10 November 2016 | 08:51 WIB

Cara Hemat Paling Oke untuk Para Commuter

Cara Hemat Paling Oke untuk Para Commuter

Bisnis | Rabu, 09 November 2016 | 10:00 WIB

Tips Sehat Keuangan di Era Digital

Tips Sehat Keuangan di Era Digital

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 06:54 WIB

Terkini

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:57 WIB

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:53 WIB

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:31 WIB

BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan

BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:25 WIB

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:23 WIB

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:30 WIB