Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.195,427
LQ45 619,275
Srikehati 301,815
JII 377,408
USD/IDR 17.858

Transaksi Fintech Capai 14 Miliar Dolar AS dalam 8 Bulan

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 14 November 2016 | 14:16 WIB
Transaksi Fintech Capai 14 Miliar Dolar AS dalam 8 Bulan
Bank Indonesia meluncurkan BI Financial Technology (Fintech) Office. (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Kepala Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengawasan Departemen BI Eni V Panggabean mengatakan pembayaran yang mudah dan simple saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Kemudahan tersebut untuk mendorong kebijakan moneter dan finansial.

Dengan kemajuan zaman dan teknologi membuat pelaku industri di perbankan melakukan berbagai inovasi sistem pembayaran, salah satunya adalah kemunculan fintech. Bahkan, nilai transaksi fintech mencapai 14 miliar dolar AS.

"Selama 8 bulan di 2016, transaksi fintech di Indonesia berkembang pesat, di 2016, data statistik mencatat 14 miliar dolar AS atau 0,6 perden dari total transaksi mitra global 2356 miliar dolar AS, angka ini diproyeksi makin besar ke depan," kata Eni di Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (14/11/2016).

Meski transaksi Fintech sangat fantastis, namun keberadaan Fintech tetap harus diawasi dalam perjalanannya. Hal tersebut bertujuan untuk memitigasi segala risiko yang akan ditimbulkan.

"Keberadaan fintech sangat baik, namun keberadaannya juga harus diawasi regulator. Kita juga perlu mitigasi risiko yang bisa timbul dari fenomena ini," katanya.

Ia pun mencontohkan, salah satu yang harus diawasi oleh regulator adalah permainan fintech dalam industri keuangan.

Pasalnya, definisi fintech masih dianggap terlalu luas. Sementara, BI sendiri mendeteksi ada 100 perusahaan fintech yang berkutat dalam bisnis Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran (PPTP).

"Jadi, definisinya terlalu luas. Ada perusahaan teknologi yang mengelompokan diri sebagai fintech. Kemudian, ada perusahaan yang sudah mendapatkan izin mereka juga ikut gabung dengan fintech. Itu yang juga mungkin perlu dipetakan dulu," katanya.

Sementara itu Bank Indonesia meluncurkan BI Financial Technology (Fintech) Office hari ini. Peluncuran tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan fintech atau industri kreatif layanan keuangan berbasis teknologi informasi.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menjelaskan sebagai keberadaan Fintech telah menciptakan kreativitas yang sangat baik sehingga, BI sebagai otoritas sistem pembayaran, mengenai perlunya mendukung perkembangan transaksi keuangan berbasis teknologi yang sehat.

"Maka, dalam momentum tersebut, lahirlah layanan keuangan berbasis teknologi, atau Financial Technology (Fintech). Fintech menjawab kebutuhan yang muncul, dengan adanya fleksibilitas dalam memfasilitasi transaksi dalam prosedur yang sederhana dan kemampuan untuk menjangkau segmen yang belum tersentuh sektor keuangan formal," kaya Agus di gedung Bank Indonesia.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan, BI Fintech Office memiliki empat fungsi. Pertama, sebagai fasilitator untuk pertukaran ide pengembangan fintech. Kedua, sebagai business intelligent.

"Nantinya fintech akan rutin diberikan perkembangan hasil kajian dalam pertemuan BI dengan otoritas terkait," katanya

Ketiga, kata Agus, Fintech Office ini sebagai assesment yang akan melakukan pemetaan potensi, manfaat, dan resiko produk fintech.

"Keempat, BI Fintech Office ini akan menjalankan fungsi koordinasi komunikasi untuk mendorong terciptanya harmonisasi peraturan lintas otoritas," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI Pastikan Tak Ada Palu Arit di Uang Rp100 Ribu

BI Pastikan Tak Ada Palu Arit di Uang Rp100 Ribu

Bisnis | Minggu, 13 November 2016 | 19:27 WIB

BI, OJK dan Kemenkeu Berlakukan Nomor Tunggal Identitas Investor

BI, OJK dan Kemenkeu Berlakukan Nomor Tunggal Identitas Investor

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 15:13 WIB

Harga Properti Residensial di Pasar Primer Melambat

Harga Properti Residensial di Pasar Primer Melambat

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 15:07 WIB

Neraca Terintegrasi Jadi Alat Ukur Kerentanan Sistem Keuangan

Neraca Terintegrasi Jadi Alat Ukur Kerentanan Sistem Keuangan

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 14:58 WIB

BI: Surplus Neraca Pembayaran RI Q3 2016 5,5 Miliar Dolar AS

BI: Surplus Neraca Pembayaran RI Q3 2016 5,5 Miliar Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 14:53 WIB

Perkuat Pertahanan Ekonomi, Pemerintah Gandeng BI dan OJK

Perkuat Pertahanan Ekonomi, Pemerintah Gandeng BI dan OJK

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 14:47 WIB

Ini Sebab Pertumbuhan Ekonomi RI Masih Rendah versi BI

Ini Sebab Pertumbuhan Ekonomi RI Masih Rendah versi BI

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 08:36 WIB

Cadangan Devisa Akhir Oktober 2016 Sebesar 115,0 Miliar Dolar AS

Cadangan Devisa Akhir Oktober 2016 Sebesar 115,0 Miliar Dolar AS

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 08:28 WIB

BI Sebut Optimisme Konsumen Oktober 2016 Naik

BI Sebut Optimisme Konsumen Oktober 2016 Naik

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 12:43 WIB

Meski Hadapi Dinamika Politik, BI: Ekonomi Kita Kuat

Meski Hadapi Dinamika Politik, BI: Ekonomi Kita Kuat

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 03:16 WIB

Terkini

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:48 WIB

Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK

Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:34 WIB

Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang

Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:26 WIB

Dirikan Brand Minyak Telon, Alumni Geografi UGM Berhasil Pasarkan Produk hingga Asia Tenggara

Dirikan Brand Minyak Telon, Alumni Geografi UGM Berhasil Pasarkan Produk hingga Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:08 WIB

Purbaya Ungkap Fungsi dan Tugas Baru OJK di RUU P2SK, Ini Rinciannya

Purbaya Ungkap Fungsi dan Tugas Baru OJK di RUU P2SK, Ini Rinciannya

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:06 WIB

IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN

IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:09 WIB

S&P Dikabarkan Bahas Downgrade Utang RI, Benarkah?

S&P Dikabarkan Bahas Downgrade Utang RI, Benarkah?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:00 WIB

Purbaya Ancam Pecat Petinggi BUMN Ekspor PT DSI Jika Tak Becus: Saya Anggota Pengawas Danantara!

Purbaya Ancam Pecat Petinggi BUMN Ekspor PT DSI Jika Tak Becus: Saya Anggota Pengawas Danantara!

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:55 WIB

Menkeu Purbaya Ramal Rupiah Menguat 3 Bulan Lagi

Menkeu Purbaya Ramal Rupiah Menguat 3 Bulan Lagi

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:34 WIB

Danantara Akan Terbitkan Surat Utang dalam Dolar AS saat Moody's Beri Outlook Negatif

Danantara Akan Terbitkan Surat Utang dalam Dolar AS saat Moody's Beri Outlook Negatif

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:33 WIB