Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Proyek Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Diteken

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 06 Desember 2016 | 03:00 WIB
Proyek Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Diteken
Penandatanganan pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II dan Krian-Legundi-Bunder-Manyar di Jakarta, Senin (5/12/2016). [Dok Kementerian PUPR]

Proyek Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (_elevated_) dan jalan tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) ditandatangani dan disaksikan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (5/12/2016).

Penandatanganan jalan tol Jakarta-Cikampek II (_elevated_) tersebut dilakukan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna dengan Direktur Utama PT. Jasa Marga Jalanlayang Cikampek yang merupakan konsorsium antara PT. Jasa Marga (persero) Tbk dengan PT. Ranggi Sugiron Perkasa. Sementara untuk Jalan tol KLBM ditandatangani oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna dengan Direktur Utama PT Waskita Bumi Wira Herwidiakto yang merupakan konsorsium yang terdiri dari PT Waskita Toll Road (55 persen), PT Energy Bumi Mining (25 persen) dan PT Panca Wira Usaha (20 persen).

Menteri Basuki dalam sambutannya mengungkapkan bahwa, jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated ini sepanjang 36 kilometer dengan investasi sebesar Rp 16 triliun, kemudian yang jalan tol KLBM ini sepanjang 38 kilometer dengan nilai investasi sebesar Rp 12 triliun lebih. “Saya kira manfaatnya masing-masing jalan tol yaitu diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi kepadatan lalu lintas di wilayah sekitarnya, terutama memperlancar distribusi yang dapat mengurangi biaya logistik secara ekonomis,” katanya.

Ia berharap setelah ditandatanganinya Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) ini agar segera untuk dimulai pekerjaannya. “Jadi agar segera dikerjakan dan tidak perlu menunggu groundbreaking lagi,” katanya. Mengingat kondisi jalan tol saat ini yang sudah padat, memang harus dilakukan pelebaran terlebih dahulu. “Mudah-mudahan tidak akan mencapai lebih dari tiga bulan,” ucap Menteri Basuki.

Menurutnya, salah satu yang lebih istimewa pada hari ini yaitu pembangunan kedua jalan tol ini perlu memfokuskan pada metode kerja. “Jadi bukan dilapangan yang baru tapi dari eksistingnya ada Light Rail Transit (LRT) juga ada Kereta Cepat Jakarta-Bandung (_Hight Speed Train_) sehingga perlu sekali koordinasi yang penuh dalam proyek ini,” ujarnya.

Terkait pekerjaan jalan tol ini, Menteri Basuki menugaskan kepala Balitbang Kementerian PUPR agar melakukan koordinasi secara ketat kepada pihak-pihak terkait, sehingga semuanya berjalan dengan baik.

Ia mengatakan, proyek ini merupakan prakarsa pertama jalan tol yang menggunakan mekanisme penjaminan yang resiko investasinya dijamin oleh PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia. “Harapannya mekanisme penjaminan dalam pengusahaan jalan tol ini akan menurunkan resiko investasi, meningkatkan bankability proyek, sehingga meningkatkan minat sektor swasta dan perbankan untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur,” katanya.

Pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II (_elevated_) akan membentang dari Cikunir hingga Karawang Barat bertujuan agar lalu lintas jarak jauh yang menuju Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur dapat mengakses koridor Jakarta-Cikampek dengan menggunakan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (_elevated_) sehingga waktu tempuh lebih pendek.

Pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II (_elevated_) terdiri dari sembilan seksi yaitu Seksi Cikunir-Bekasi Barat (2,99 kilometer), Seksi Bekasi Barat-Bekasi Timur (3,63 kilometer), Seksi Bekasi Timur-Tambun (4,34 kilometer), Seksi Tambun-Cibitung (3,30 kilometer), Seksi Cibitung-Cikarang Utama (4,46 kilometer). Kemudian Seksi Cikarang Utama-Cikarang Barat (2,72 kilometer), Seksi Cikarang Barat-Cibatu (3,16 kilometer), seksi Cibatu-Cikarang Timur (2,45 kilometer) dan seksi Cikarang Timur-Karawang Barat (9,79 kilometer).

Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (_elevated_) direncanakan akan dibangun mulai Triwulan II 2017 dan ditargetkan beroperasi pada 2019 dengan masa konsesi selama 45 tahun. Kontrak konstruksi pada pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (_elevated_) menggunakan Contractor Pre Financing (CPF), artinya kontraktor akan mendanai proyek terlebih dahulu.

Sementara untuk tol KLBM dengan panjang 38,29 kilometer terbagi menjadi empat seksi yaitu Seksi I Krian-Kedamen (9,5 kilometer), Seksi II Kedamen-Boboh (9,1 kilometer), Seksi III Boboh-Bunder (10,57 kilometer) dan Seksi IV Bunder-Manyar (9,12 kilometer). Untuk konstruksinya direncanakan mulai pada semester I 2017 dengan target Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) pada 2019 sebesar 21.718 kendaraan dengan nilai investasi Rp 12,22 triliun. Jumlah lajur yang akan dibangun sebanyak 2x2 lajur untuk tahap I dan 2x3 untuk ultimate.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Produksi Karet Alam Indonesia di 2016 Diprediksi 3,1 Juta Ton

Produksi Karet Alam Indonesia di 2016 Diprediksi 3,1 Juta Ton

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 03:18 WIB

Sembilan PLBN Akan Diresmikan Pertengahan Desember 2016

Sembilan PLBN Akan Diresmikan Pertengahan Desember 2016

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 02:14 WIB

Pembangunan Infrastruktur Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Pembangunan Infrastruktur Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 02:10 WIB

Menhub Pastikan Terminal Pulogebang Beroperasi 20 Desember

Menhub Pastikan Terminal Pulogebang Beroperasi 20 Desember

Bisnis | Minggu, 04 Desember 2016 | 21:56 WIB

Kementerian PUPR Uji Coba Aspal Karet Alam di Jalan Lido Sukabumi

Kementerian PUPR Uji Coba Aspal Karet Alam di Jalan Lido Sukabumi

Bisnis | Jum'at, 02 Desember 2016 | 23:17 WIB

Jokowi Ingin Renovasi GBK Perkuat Ruang Terbuka Hijau

Jokowi Ingin Renovasi GBK Perkuat Ruang Terbuka Hijau

Bisnis | Jum'at, 02 Desember 2016 | 23:09 WIB

Ini Kronologis Runtuhnya Jembatan Apung Pejalan Kaki di Cilacap

Ini Kronologis Runtuhnya Jembatan Apung Pejalan Kaki di Cilacap

Bisnis | Jum'at, 02 Desember 2016 | 22:41 WIB

Kementerian PUPR Dorong Penggunaan Baja Konstruksi Dalam Negeri

Kementerian PUPR Dorong Penggunaan Baja Konstruksi Dalam Negeri

Bisnis | Jum'at, 02 Desember 2016 | 22:37 WIB

Kementerian PUPR Bangun Jalan Lingkar Pulau Samosir

Kementerian PUPR Bangun Jalan Lingkar Pulau Samosir

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 13:48 WIB

Penanaman Pohon Juga Dilakukan di Kebun Raya Samosir Sumut

Penanaman Pohon Juga Dilakukan di Kebun Raya Samosir Sumut

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 13:22 WIB

Terkini

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:18 WIB

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:22 WIB

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:16 WIB

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:04 WIB

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:31 WIB

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:29 WIB

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:53 WIB

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:37 WIB

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:31 WIB