Produksi Karet Alam Indonesia di 2016 Diprediksi 3,1 Juta Ton

Adhitya Himawan

Senin, 05 Desember 2016 | 03:18 WIB
Produksi Karet Alam Indonesia di 2016 Diprediksi 3,1 Juta Ton
Kementerian PUPR uji coba aspal karet alam di Jalan Lido Sukabumi. [Dok Kementerian PUPR]

Indonesia mulai menerapkan kesepakatan tiga negara International Tripartite Rubber Council (ITRC) untuk meningkatkan konsumsi domestik karet alam melalui uji coba pemanfaatan karet alam untuk campuran aspal. Uji coba campuran beraspal karet alam dilakukan di Jl. Raya Sukabumi (Ruas Ciawi-Benda Km. 12), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 1 Desember 2016 oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PERA).

“Sejak komitmen bersama yang dicanangkan 2015 silam, Pemerintah Indonesia sepakat memanfaatkan karet alam secara masif, khususnya dalam pembangunan infrastruktur domestik yang dibiayai APBN," ujar Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Nurlaila Nur Muhammad, di Jakarta, (4/12/2016).

Uji coba merupakan implementasi komitmen bersama, yang dinyatakan pada 9 April 2015 oleh Kementerian Perdagangan, Kementerian PU-PERA, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perhubungan, dan BPPT serta didukung asosiasi.

"Kita ingin mengimplementasikan gagasan domestic demand creation. Gagasan tersebut disepakati tiga negara anggota ITRC (Thailand, Indonesia, dan Malaysia) pada pertemuan tingkat menteri di Kuala Lumpur, Malaysia, November 2014. Meningkatnya konsumsi domestik maupun global akan menjaga keseimbangan supply-demand agar harga stabil," ujar Nurlaila.

Demo pengaspalan dilakukan sepanjang 200 m di satu sisi ruas Ciawi-Benda selebar 3,5 m dengan ketebalan 4 cm. Rencananya akan dilakukan uji coba skala penuh sepanjang 4,2 km. Campuran aspal yang digunakan merupakan jenis karet alam cair (lateks) sebanyak 7% dan aspal yang digunakan untuk uji coba skala penuh seberat 200 ton. Diperkirakan menyerap karet alam sebanyak 840 kg. Pencampuran karet alam ke dalam aspal bermanfaat membuat jalan lebih tahan cuaca dan beban. Kinerja akan dimonitor paling sedikit dalam dua musim (kemarau dan hujan) dan evaluasi dilakukan selama dua tahun.

“Kemendag optimis dengan sinergi antarinstansi, bahwa penggunaan karet alam domestik pada produk berbasis karet alam meningkat, maka permintaan akan karet alam juga ikut meningkat sehingga produksi yang 85% berasal dari petani mampu diserap dan petani bisa menikmati harga yang baik,” jelas Nurlaila.

Kementerian PU-PERA membuat kesepakatan dengan Kementerian Perindustrian dan Pusat Penelitian Karet Indonesia untuk merealisasikan penggunaan karet alam jenis crumb rubber sebagai campuran aspal. Kemenperin membantu menyediakan peralatan mesin milling karet dan masterbatch aspal karet, serta mendorong industri untuk memproduksi aspal karet. Sementara, masterbatch akan dikembangkan oleh Pusat Penelitian Karet.

Kementerian PU-PERA akan melaksanakan uji coba penerapan aspal karet dari crumb rubber skala terbatas sepanjang 100 m dan skala lapangan sepanjang 5 km, serta meneruskan penelitian untuk meningkatkan kadar karet alam dalam aspal karet. “Targetnya agar campuran karet alam dalam aspal karet mencapai 15% dari total produksi aspal,” lanjut Nurlaila.

Nurlaila menegaskan, kerja sama akan terus dilakukan agar campuran aspal dengan karet alam jenis crumb rubber dapat terlaksana. Hal ini karena lebih dari 95% produksi karet alam Indonesia adalah crumb rubber.

baca juga

“Produksi karet alam Indonesia pada 2016 diperkirakan sekitar 3,1 juta ton. Oleh karena itu, industrialisasi perlu terus dikembangkan agar campuran aspal karet alam dapat diproduksi dalam skala besar,” tegas Nurlaila.

Kegiatan demo penghamparan campuran beraspal karet alam di Kabupaten Bogor tersebut disaksikan Dirjen Bina Marga, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan Kementerian PU-PERA, Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan Kemendag, Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Kemenperin, dan Kepala Pusat Penelitian Karet Indonesia.

Nurlaila juga mengungkapkan, sejak menembus 4,61 Dolar Amerika Serikat (AS)/kg pada 2011, harga karet alam mengalami tren menurun hingga hampir mencapai 1 Dolar AS/kg di awal 2016. Sementara itu, realisasi ekspor karet alam Indonesia ke dunia sepanjang 2011-2015 juga mengalami tren menurun sebesar 24,58 persen. Nilai ekspor karet alam pada Januari-September 2016 sebesar 2,38 juta Dolar AS juga menurun 18,53 persen jika dibandingkan nilai ekspor pada periode yang sama tahun 2015 yang senilai 2,92 juta Dolar AS. Adapun beberapa negara tujuan ekspor karet alam Indonesia antara lain Amerika Serikat, Jepang, Republik Rakyat Cina (RRC), India, dan Korea Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sembilan PLBN Akan Diresmikan Pertengahan Desember 2016

Sembilan PLBN Akan Diresmikan Pertengahan Desember 2016

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 02:14 WIB

Pembangunan Infrastruktur Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Pembangunan Infrastruktur Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 02:10 WIB

Kementerian PUPR Uji Coba Aspal Karet Alam di Jalan Lido Sukabumi

Kementerian PUPR Uji Coba Aspal Karet Alam di Jalan Lido Sukabumi

Bisnis | Jum'at, 02 Desember 2016 | 23:17 WIB

Jokowi Ingin Renovasi GBK Perkuat Ruang Terbuka Hijau

Jokowi Ingin Renovasi GBK Perkuat Ruang Terbuka Hijau

Bisnis | Jum'at, 02 Desember 2016 | 23:09 WIB

Ini Kronologis Runtuhnya Jembatan Apung Pejalan Kaki di Cilacap

Ini Kronologis Runtuhnya Jembatan Apung Pejalan Kaki di Cilacap

Bisnis | Jum'at, 02 Desember 2016 | 22:41 WIB

Kementerian PUPR Dorong Penggunaan Baja Konstruksi Dalam Negeri

Kementerian PUPR Dorong Penggunaan Baja Konstruksi Dalam Negeri

Bisnis | Jum'at, 02 Desember 2016 | 22:37 WIB

Harga Referensi CPO Naik USD 6,24, BK Kakao 5Persen

Harga Referensi CPO Naik USD 6,24, BK Kakao 5Persen

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 14:18 WIB

Kementerian PUPR Bangun Jalan Lingkar Pulau Samosir

Kementerian PUPR Bangun Jalan Lingkar Pulau Samosir

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 13:48 WIB

Penanaman Pohon Juga Dilakukan di Kebun Raya Samosir Sumut

Penanaman Pohon Juga Dilakukan di Kebun Raya Samosir Sumut

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 13:22 WIB

Kementerian PUPR Gencar Tanam Pohon di Proyek Infrastruktur

Kementerian PUPR Gencar Tanam Pohon di Proyek Infrastruktur

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 13:17 WIB

Terkini

Profil dan Agama Shandy Aulia yang Jarang Diketahui Publik

Profil dan Agama Shandy Aulia yang Jarang Diketahui Publik

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Indomobil Foton Boyong Mobil Listrik Jadi Bahan Praktik Mahasiswa Vokasi

Indomobil Foton Boyong Mobil Listrik Jadi Bahan Praktik Mahasiswa Vokasi

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:15 WIB

KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS

KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Pabrik Toyota Karawang Pilih Tetap Pertahankan Tenaga Manusia ketimbang Robot

Pabrik Toyota Karawang Pilih Tetap Pertahankan Tenaga Manusia ketimbang Robot

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Siswi Berhijab Nyanyikan Lagu Rohani Kristen, Kepala Sekolah Beri Klarifikasi Mengejutkan

Siswi Berhijab Nyanyikan Lagu Rohani Kristen, Kepala Sekolah Beri Klarifikasi Mengejutkan

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:07 WIB

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

×