Jokowi Sebut Harga Dolar Bukan Lagi Tolar Ukur Perekonomian

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 06 Desember 2016 | 13:30 WIB
Jokowi Sebut Harga Dolar Bukan Lagi Tolar Ukur Perekonomian
Ilustrasi dolar Amerika Serikat [freedigitalphoto.net/David Castillo Dominici]

Suara.com - Presiden Joko Widodo menilai pegerakan nilai mata uang dolar Amerika Serikat sudah tidak lagi relevan menjadi tolar ukur perekonomian di Indonesia di masa yang akan datang. Tolak ukur yang tepat untuk mencerminkan perekonomian di Indonesia lebih baik dibandingkan dengan mata uang mitra dagang Indonesia.

Jokowi menjelaskan, jika Indonesia selalu menjadikan mata uang dolar AS menjadi tolak ukur dengan perekonomian di Indonesia, mata uang Garuda akan selalu terlihat sangat jelek karena dolar yang terlampau menguat. Padahal, kondisi di dalam negeri Indonesia sendiri masih terbilang stabil.

"Kalau ukur ekonomi Indonesia pakai dolar, nantinya ya kita akan kelihatan jelek. Padahal negara lain juga alami hal sama. Ekonomi kita oke-oke saja. Tapi ini sekali lagi, persepsi," kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara saresehan 100 ekonom di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2016).

Jokowi menilai, mengukur ekonomi Indonesia semestinya dengan mitra dagang terbesar Indonesia. Amerika Serikat sendiri bukan menjadi bagian mitra dagang Indonesia. Sehingga tidak tepat jika dibandingkan dengan pergerakan dolar AS. Porsinya hanya 10 persen sampai 11 persen dari total ekspor Indonesia.

"Jadi jangan sampai angka 10-11 persen ini menjadi mendominasi persepsi ekonomi karena dolar dan rupiah tadi. Kalau kita masih bawa itu bisa berbahaya," tutur dia.

Jokowi menyebutkan, mitra dagang terbesar Indonesia saat ini adalah Cina dengan porsi sekitar 15,5 persen. Posisi kedua diisi oleh Eropa 11,4 persen dan Jepang 10,7 persen.

"‎Menurut saya kurs rupiah dan dolar bukan lagi tolak ukur yang tepat. Kan harusnya kurs yang relevan adalah kurs rupiah melawan mitra dagang terbesa kita," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Forextime: Rupiah Tertekan Jelang Rilis Ketenagakerjaan AS

Forextime: Rupiah Tertekan Jelang Rilis Ketenagakerjaan AS

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 14:12 WIB

Dolar Jatuh Setelah Menguat Tajam

Dolar Jatuh Setelah Menguat Tajam

Bisnis | Selasa, 29 November 2016 | 05:37 WIB

Dolar AS Menguat, Harga Minyak Dunia Melorot

Dolar AS Menguat, Harga Minyak Dunia Melorot

Bisnis | Jum'at, 18 November 2016 | 07:52 WIB

BI Perlu Terobosan Stabilkan Rupiah

BI Perlu Terobosan Stabilkan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 18 November 2016 | 04:18 WIB

Emas Melorot Tertekan Penguatan Luar Biasa Dolar AS

Emas Melorot Tertekan Penguatan Luar Biasa Dolar AS

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 09:06 WIB

Forextime: Rupiah Merosot Karena Khawatir Terpilihnya Trump

Forextime: Rupiah Merosot Karena Khawatir Terpilihnya Trump

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 12:15 WIB

Dolar AS Menguat Didukung Data Ekonomi Positif

Dolar AS Menguat Didukung Data Ekonomi Positif

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 06:33 WIB

Ini Posisi Rupiah Terhadap Sejumlah Valuta Asing versi BPS

Ini Posisi Rupiah Terhadap Sejumlah Valuta Asing versi BPS

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 17:49 WIB

Dolar AS Menguat Didorong Ekspetasi Kenaikan Suku Bunga

Dolar AS Menguat Didorong Ekspetasi Kenaikan Suku Bunga

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 07:02 WIB

Bocoran Mata Uang Rupiah Baru yang Keluar Akhir Tahun

Bocoran Mata Uang Rupiah Baru yang Keluar Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 14 November 2016 | 15:35 WIB

Terkini

Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak

Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak

Banten | Senin, 21 September 2026 | 14:40 WIB

Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas

Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas

Jogja | Senin, 21 September 2026 | 14:38 WIB

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

News | Senin, 21 September 2026 | 14:35 WIB

Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku

Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 14:34 WIB

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Riau | Senin, 21 September 2026 | 14:33 WIB

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

News | Senin, 21 September 2026 | 14:32 WIB

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?

Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan

Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:30 WIB

×