Gapensi Minta Pemerintah Buat Standar Bangunan Anti Gempa

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 13 Desember 2016 | 01:01 WIB
Gapensi Minta Pemerintah Buat Standar Bangunan Anti Gempa
Suasana ruang kelas yang hancur akibat gempa bumi di SMK Negeri 1 Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (10/12/2016) [Antara]

Suara.com - Pemerintah dinilai perlu menerapkan standardisasi bangunan tahan gempa dalam setiap proyek pembangunan infrastruktur di daerah-daerah rawan gempa, terutama Aceh.

"Meski anggaran proyek akan membengkak, penerapan standardisasi ini akan memitigasi korban dan biaya rekonstruksi ke depan," ujar Sekretaris Jenderal Gabungan Pelaksana Konstruksi (Gapensi) Andi Karumpa di Jakarta, Senin (12/12/2016).

Sudah saatnya penerapan secara konsisten terhadap standardisasi tahan gempa pada setiap pembangunan infrastruktur dan konstruksi di Aceh dilakukan. Standardisasi itu dapat dimulai dari semua proyek-proyek infrastruktur milik pemerintah.

"Saya kira mulai dari proyek pemerintah dulu secara konsisten wajib diterapkan, kemudian swasta diwajibkan oleh pemerintah setempat," imbuh dia.

Menurut dia, standardisasi ini memang akan membuat biaya proyek membengkak. Sebab itu, sejak awal, tambahan anggaran ini harus sudah dialokasikan dan kemudian diawasi penerapannya.

Aceh merupakan daerah rawan gempa dan membuat infrastruktur diwilayah ini kerap mudah rusak digoyang gempa. Kasus teranyar, gempa bumi menghantam tiga Kabupaten yakni Kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan Bireuen, katanya.

Andi mengungkapkan, jatuhnya banyak korban kadang bukan semata-mata karena faktor gempa bumi itu sendiri, namun dapat juga disebabkan oleh banyaknya konstruksi yang tidak memenuhi standar tahan gempa.

"Misalnya kemudian penduduk banyak tertimpa reruntuhan bangunan yang mudah rusak. Dan kita tahu kebanyakan bangunan-bangunan rumah dan fasilitas umum di Indonesia tidak dibangun dengan konstruksi tahan gempa," pungkas Andi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Hari Tanggap Darurat Gempa Aceh, Ini Keadaan Terakhirnya

6 Hari Tanggap Darurat Gempa Aceh, Ini Keadaan Terakhirnya

News | Senin, 12 Desember 2016 | 21:28 WIB

Pemulihan Gempa Aceh Dimulai, BNPB Kaji Cepat Kerusakan Rumah

Pemulihan Gempa Aceh Dimulai, BNPB Kaji Cepat Kerusakan Rumah

News | Senin, 12 Desember 2016 | 21:09 WIB

Menhub Dorong Maskapai Bantu Korban Gempa Aceh

Menhub Dorong Maskapai Bantu Korban Gempa Aceh

News | Senin, 12 Desember 2016 | 11:45 WIB

Tambahan 30 Unit Hidran Umum Berfungsi Hari Ini

Tambahan 30 Unit Hidran Umum Berfungsi Hari Ini

Bisnis | Senin, 12 Desember 2016 | 10:14 WIB

Ahmadiyah Indonesia Buka Rekening Donasi untuk Gempa Aceh

Ahmadiyah Indonesia Buka Rekening Donasi untuk Gempa Aceh

News | Senin, 12 Desember 2016 | 05:12 WIB

Car Free Day Diwarnai Penggalangan Dana untuk Korban Gempa Aceh

Car Free Day Diwarnai Penggalangan Dana untuk Korban Gempa Aceh

News | Minggu, 11 Desember 2016 | 10:52 WIB

Kemensos Kirim Dua Posko Tambahan ke Lokasi Gempa Aceh

Kemensos Kirim Dua Posko Tambahan ke Lokasi Gempa Aceh

News | Minggu, 11 Desember 2016 | 09:28 WIB

Kementerian PUPR Perkuat Sarana Air Bersih di Lokasi Gempa Aceh

Kementerian PUPR Perkuat Sarana Air Bersih di Lokasi Gempa Aceh

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 07:11 WIB

Bantuan untuk Korban Gempa Aceh Terus Berlangsung

Bantuan untuk Korban Gempa Aceh Terus Berlangsung

News | Minggu, 11 Desember 2016 | 06:40 WIB

Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bangunan Pascagempa Aceh Dipercepat

Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bangunan Pascagempa Aceh Dipercepat

News | Minggu, 11 Desember 2016 | 06:28 WIB

Terkini

Bahlil Teken MoC Energi dengan Jepang, Ekonom Berikan Sejumlah Catatan

Bahlil Teken MoC Energi dengan Jepang, Ekonom Berikan Sejumlah Catatan

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:43 WIB

Pemerintah Bidik Lahan Sitaan KPK hingga Kejaksaan untuk Perumahan Rakyat

Pemerintah Bidik Lahan Sitaan KPK hingga Kejaksaan untuk Perumahan Rakyat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:29 WIB

Stok AS Hadang Reli Minyak Mentah Dunia

Stok AS Hadang Reli Minyak Mentah Dunia

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:20 WIB

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:09 WIB

Askrindo Berangkatkan 500 Pemudik ke 13 Rute Dengan Asuransi Gratis

Askrindo Berangkatkan 500 Pemudik ke 13 Rute Dengan Asuransi Gratis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:07 WIB

Armada Mobil Tangki Ditambah, Stok BBM Dijamin Tak Langka Selama Mudik

Armada Mobil Tangki Ditambah, Stok BBM Dijamin Tak Langka Selama Mudik

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:59 WIB

BRI Life Siapkan Proteksi Khusus Momen Mudik Lebaran 2026

BRI Life Siapkan Proteksi Khusus Momen Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:58 WIB

Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat

Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:53 WIB

Tak Hanya Beri Diskon, Sarinah Gelar Program Ngabuburit hingga Mudik

Tak Hanya Beri Diskon, Sarinah Gelar Program Ngabuburit hingga Mudik

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:46 WIB

Antrean Masih Mengular, 25 Ribu Kendaraan Padati Gilimanuk

Antrean Masih Mengular, 25 Ribu Kendaraan Padati Gilimanuk

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:35 WIB