Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat

Achmad Fauzi

Rabu, 18 Maret 2026 | 11:53 WIB
Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat
Presiden Prabowo Subianto mewajibkan pemenuhan Domestic Market Obligation (DMO) batu bara sebelum izin ekspor diberikan. Ini disampaikan di tengah krisis energi akibat konflik di Timur Tengah. [Antara]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat beralih ke kompor dan kendaraan listrik guna mengurangi ketergantungan impor energi.
  • Pengamat kebijakan menilai dorongan elektrifikasi ini adalah respons strategis terhadap dinamika geopolitik dan kerentanan pasokan global.
  • Indonesia dinilai memiliki kapasitas listrik memadai untuk menggantikan energi impor, khususnya LPG rumah tangga dan BBM transportasi.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menyerukan agar masyarakat mulai beralih menggunakan kompor listrik dan kendaraan listrik. Hal ini untuk mengurangi risiko ketergantungan energi impo di tengah ketidakpastian pasokan energi global.

Pengamat kebijakan energi sekaligus Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria menilai kebijakan elektrifikasi yang didorong Presiden Prabowo Subianto merupakan respons strategis terhadap dinamika geopolitik global.

"Arahan Presiden Prabowo untuk mendorong kendaraan dan kompor listrik itu merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi, khususnya bahan bakar minyak dan LPG," ujarnya di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Ilustrasi kompor listrik untuk anak kos (Pixabay.com/alondav)
Ilustrasi kompor listrik untuk anak kos (Pixabay.com/alondav)

Menurut Sofyano, ketergantungan Indonesia terhadap energi impor saat ini masih cukup tinggi, terutama yang distribusinya melalui jalur strategis seperti Selat Hormuz. Kondisi tersebut membuat pasokan energi nasional rentan terhadap gangguan global.

"Kondisi tersebut membuat ketahanan energi nasional rentan terhadap dinamika geopolitik global," kata Sofyano.

Ia menjelaskan, Indonesia sebenarnya memiliki kapasitas produksi listrik yang relatif melimpah sehingga dapat dimanfaatkan untuk menggantikan penggunaan energi berbasis fosil, baik di sektor rumah tangga maupun transportasi.

"Dengan kapasitas listrik yang cukup besar, program elektrifikasi bisa diarahkan untuk menggantikan penggunaan energi yang masih bergantung pada impor, misalnya LPG di rumah tangga atau BBM pada transportasi," ujarnya.

Lebih lanjut, percepatan penggunaan kendaraan listrik juga dinilai mampu menekan konsumsi bahan bakar minyak secara signifikan, sekaligus mengurangi tekanan terhadap pasokan energi di dalam negeri.

Di sisi lain, ketersediaan sumber daya batu bara nasional yang masih cukup besar juga dapat menjadi penopang dalam menjaga stabilitas pasokan listrik nasional apabila terjadi gangguan energi global.

baca juga

Menurut Sofyano, penggunaan kompor listrik menjadi langkah paling realistis dalam jangka pendek karena langsung menyasar konsumsi LPG rumah tangga yang selama ini masih didominasi impor.

"Elektrifikasi harus menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun sistem energi yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan, bukan hanya sebagai respons terhadap situasi konflik global," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Kritik Ekonom Disebut 'Noise' Oleh Prabowo dan Purbaya?

Mengapa Kritik Ekonom Disebut 'Noise' Oleh Prabowo dan Purbaya?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:54 WIB

Purbaya Akui Prabowo Bolehkan Batas Defisit APBN Lebihi 3 Persen, Tapi Ada Syaratnya

Purbaya Akui Prabowo Bolehkan Batas Defisit APBN Lebihi 3 Persen, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:30 WIB

Prabowo: Batas Defisit APBN 3 persen Tidak Akan Diubah!

Prabowo: Batas Defisit APBN 3 persen Tidak Akan Diubah!

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 11:58 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×