Pemerintah Bidik Lahan Sitaan KPK hingga Kejaksaan untuk Perumahan Rakyat

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 18 Maret 2026 | 12:29 WIB
Pemerintah Bidik Lahan Sitaan KPK hingga Kejaksaan untuk Perumahan Rakyat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait. [Suara.com/Fakhri]
baca 10 detik
  • Pemerintah memanfaatkan lahan negara dan aset sitaan untuk mendukung program pembangunan perumahan rakyat, mengatasi keterbatasan lahan perkotaan.
  • Menteri PKP telah berkoordinasi dengan Jaksa Agung dan KPK untuk mengakses tanah negara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.
  • Lahan potensial diidentifikasi dari kementerian lain, seperti Kemdikbud Depok (45 hektar) dan dukungan dari PT Kereta Api Indonesia.

Suara.com - Pemerintah mulai membidik pemanfaatan lahan milik negara, termasuk aset hasil sitaan lembaga penegak hukum, untuk mendukung program pembangunan perumahan rakyat. Langkah ini dinilai menjadi salah satu terobosan dalam mengatasi keterbatasan lahan, khususnya di wilayah perkotaan.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait atau Ara, mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah institusi untuk mengakses lahan yang telah berkekuatan hukum tetap.

“Beberapa hari lalu saya dapat data dari Pak Jaksa Agung juga tanah yang cukup luas. Kemudian juga dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) juga sudah meminta kita berkirim surat untuk supaya bisa mendapatkan tanah-tanah yang sudah berkekuatan hukum tetap yang ada di KPK,” kata Ara di Jakarta, dikutip Rabu (18/3/2026).

Ara menjelaskan, pemerintah saat ini tengah menginventarisasi berbagai sumber lahan potensial yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan rumah subsidi. Upaya ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan lahan tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan hunian.

Selain dari lembaga penegak hukum, pemerintah juga mengidentifikasi lahan dari kementerian dan lembaga lain yang dinilai strategis untuk pengembangan perumahan.

“Di Depok kita sedang mengurus ada 45 hektar dari Kemdikbud. Pak Hasyim juga Ketua Satgas juga sudah men-support dari kereta api. Jadi saya pikir jaringan-jaringan ini akan baik,” ujarnya.

Ilustrasi kompleks perumahan rakyat. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc]
Ilustrasi kompleks perumahan rakyat. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc]

Tak hanya itu, Ara juga menyebut adanya potensi lahan di wilayah lain seperti Banten, yang dinilai dapat memperluas jangkauan pembangunan hunian bagi masyarakat.

Ia menilai, pemanfaatan lahan negara menjadi kunci penting dalam mempercepat pembangunan perumahan, terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang selama ini menghadapi kendala akses.

“Dan juga saya sudah mendapatkan masukan-masukan juga. Kemudian beberapa hari lalu saya dapat data dari Pak Jaksa Agung juga tanah yang cukup luas,” ucapnya.

baca juga

Ara menegaskan, pemerintah ingin memastikan setiap aset negara dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan publik, termasuk penyediaan hunian layak.

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mempercepat pengurangan backlog perumahan nasional, khususnya di kawasan perkotaan yang kebutuhannya terus meningkat.

“Jadi saya pikir itu yang saya mau sampaikan kepada teman-teman bahwa hari ini kita betul-betul mau mendengarkan semua pihak,” ucap Ara.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program ini, mulai dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah hingga sektor swasta.

"Dengan dukungan berbagai pihak, pemanfaatan lahan negara termasuk aset sitaan ini dapat menjadi solusi konkret dalam mempercepat pembangunan perumahan rakyat di Indonesia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:09 WIB

Askrindo Berangkatkan 500 Pemudik ke 13 Rute Dengan Asuransi Gratis

Askrindo Berangkatkan 500 Pemudik ke 13 Rute Dengan Asuransi Gratis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:07 WIB

Armada Mobil Tangki Ditambah, Stok BBM Dijamin Tak Langka Selama Mudik

Armada Mobil Tangki Ditambah, Stok BBM Dijamin Tak Langka Selama Mudik

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:59 WIB

BRI Life Siapkan Proteksi Khusus Momen Mudik Lebaran 2026

BRI Life Siapkan Proteksi Khusus Momen Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:58 WIB

Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat

Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:53 WIB

Tak Hanya Beri Diskon, Sarinah Gelar Program Ngabuburit hingga Mudik

Tak Hanya Beri Diskon, Sarinah Gelar Program Ngabuburit hingga Mudik

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:46 WIB

Terkini

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×