Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bukit Asam Incar Tiga Proyek Pembangkit Listrik di Asia Tenggara

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 13 Desember 2016 | 14:13 WIB
Bukit Asam Incar Tiga Proyek Pembangkit Listrik di Asia Tenggara
Smelter yang tengah dibangun PT Bukit Asam Tbk. [ptba.co.id]

Mulai tahun depan, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan menggenjot ekspansi di kawasan regional. Perseroan ini membidik tiga proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Myanmar.

"PTBA tengah melakukan negosiasi serius dengan perusahaan BUMN listrik Myanmar," kata Analys Recapital Securities, Adi Kiswoyo Joe, Selasa (13/12/2016).

Kapasitas PLTU yang dijajaki di Myanmar cukup besar, bisa mencapai 1.000 megawatt (MW), nilai investasi proyek tersebut bisa mencapai 1,2 miliar Dolar AS. Lantaran masih banyak ketidakpastian di negara tersebut, PTBA memilih tidak langsung membidik porsi mayoritas. Perusahaan pelat merah ini lebih mengandalkan kerjasama dengan pemerintah setempat guna meminimalisir risiko. Nantinya, PTBA bakal melakukan kerjasama dengan perusahaan listrik milik pemerintah Myanmar. Diharapkan dengan mengambil proyek di PLTU Myanmar, PTBA bisa mendorong pasokan batubara ke negara tersebut.

Kepastian soal proyek-proyek tersebut ditargetkan pada tahun 2017 mendatang, sehingga proses konstruksi bisa dilakukan dalam dua tahun ke depan. Selain di Myanmar, PTBA juga membidik ekspansi di Vietnam. Namun, model bisnisnya sedikit berbeda. Kemungkinan besar, PTBA hanya akan melakukan penyertaan saham di anak usaha BUMN listrik milik Vietnam. Kalau di Vietnam kemungkinan masuk sebagai ekuitas saja. Jadi proyeknya tetap dari Vietnam, nanti batubaranya dari PTBA.

Rencana ekspansi regional ini memang dilakukan untuk memaksimalkan produksi batubara perseroan dalam jangka panjang. Tahun depan, PTBA optimistis meraih produksi 28 juta ton batubara, naik dari proyeksi tahun ini yang sekitar 25,75 juta ton. Emiten pelat merah ini menyiapkan belanja modal sebesar Rp5,8 triliun, termasuk dana akuisisi tambang batubara di Kalimantan sebesar 100 juta Dolar Amerika Serikat (AS).

"Rencana ekspansi PTBA dalam proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Myanmar dan Vietnam adalah strategi yang bagus untuk meningkatkan penjualan PTBA ke depannya. Sehingga dengan ikut terlibat dalam PLTU di Myanmar dan Vietnam, PTBA bisa memasok batubara yang dibutuhkan oleh PLTU tersebut. Hanya saja proyek pembangunan PLTU membutuhkan waktu sekitar 2 sampai 3 tahun sehingga dibutuhkan waktu sekitar 3—4 tahun ke depan untuk bisa melihat efek positifnya di laporan keuangan PTBA," tutup Adi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pekan Lalu, IHSG Menguat di 3 Sektor Ini

Pekan Lalu, IHSG Menguat di 3 Sektor Ini

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 13:08 WIB

Bumi Resources Milik Group Bakrie Raih Laba 73 Juta Dolar AS

Bumi Resources Milik Group Bakrie Raih Laba 73 Juta Dolar AS

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 10:32 WIB

Transjakarta Tambah Bus sebagai Antisipasi Permintaan

Transjakarta Tambah Bus sebagai Antisipasi Permintaan

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 15:25 WIB

BRI Kucurkan Kredit 135 Juta Dolar untuk Bukit Asam

BRI Kucurkan Kredit 135 Juta Dolar untuk Bukit Asam

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2016 | 02:00 WIB

Bank Mandiri Kucurkan Pinjaman 230 Juta Dolar AS ke Bukit Asam

Bank Mandiri Kucurkan Pinjaman 230 Juta Dolar AS ke Bukit Asam

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 10:49 WIB

DOID Tawarkan Obligasi Global Bond Senilai 500 Juta Dolar AS

DOID Tawarkan Obligasi Global Bond Senilai 500 Juta Dolar AS

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 17:43 WIB

Bangun Smelter di Kuala Tanjung, Inalum Siapkan 800 Juta Dolar AS

Bangun Smelter di Kuala Tanjung, Inalum Siapkan 800 Juta Dolar AS

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 01:20 WIB

Antam Dukung Relaksasi Ekspor Terbatas Bijih Mineral

Antam Dukung Relaksasi Ekspor Terbatas Bijih Mineral

Bisnis | Rabu, 07 September 2016 | 20:11 WIB

Laba Bersih Antam Semester I 2016 Capai Rp11 Miliar

Laba Bersih Antam Semester I 2016 Capai Rp11 Miliar

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 18:45 WIB

Pertamina dan Bukit Asam Teken Perjanjian Jual Beli BBM

Pertamina dan Bukit Asam Teken Perjanjian Jual Beli BBM

Bisnis | Senin, 08 Februari 2016 | 17:58 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB