Ini Saran Pengamat agar Ekonomi RI Kembali ke UUD 1945

Adhitya Himawan

Selasa, 03 Januari 2017 | 02:00 WIB
Ini Saran Pengamat agar Ekonomi RI Kembali ke UUD 1945
Suasana deretan gedung bertingkat di Jakarta, Selasa (1/11). [Antara]

Tim reformasi regulasi disarankan agar segera dibentuk sebagai upaya agar demokrasi ekonomi berjalan sesuai amanat UUD 1945.

Pengamat ekonomi Suroto di Jakarta, Senin (2/1/2017), mengatakan agenda demokratisasi ekonomi sampai saat ini belum berjalan sesuai amanat konstitusi Indonesia sehingga perlu segera dibentuk tim reformasi regulasi.

"Pertama, segera lakukan reformasi regulasi. Bentuk Tim Reformasi Regulasi yang beranggotakan para pakar di bidangnya yang berwawasan kebangsaan dengan tugas untuk mengkaji dan memberikan rekomendasi perbaikan regulasi kita agar mengarah ke sistem demokrasi ekonomi yang sesuai dengan UUD 1945," kata Suroto.

Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (Akses) itu menambahkan pemerintah juga harus segera mengeluarkan integrasi paket-paket kebijakan yang mengarah kepada demokrasitisasi ekonomi.

Ia mencontohkan perlunya percepatan agenda reformasi agraria, membentuk kebijakan kepemilikkan buruh, dan membatasi rasio gaji tertinggi dan terendah dalam perusahaan-perusahaan.

"Selain itu juga harus mulai dikembangkan skema kepemilikan yang inklusif terhadap masyarakat hingga dilakukannya perombakan model kepemilikan perusahaan negara agar lebih demokratis," katanya.

Menurut Suroto, jika agenda-agenda tersebut tidak dilakukan, maka sistem pemerintahan tidak sekadar akan semakin jauh dari konstitusi, tapi kesenjangan berpotensi semakin tajam, perampasan elit akan semakin vulgar, dan masyarakat akan mudah kehilangan kepercayaan terhadap lembaga-lembaga politik, sosial dan ekonomi.

"Pada akhirnya, sistem kenegaraan kita akan semakin lemah dan ancaman 'chaos' akan semakin tinggi. Revolusi sosial begitu mudah pecah yang dipicu oleh isu-isu suku, agama, ras, dan golongan yang inkonstitusional," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

OJK Akui Pemulihan Ekonomi Global 2016 Lambat

OJK Akui Pemulihan Ekonomi Global 2016 Lambat

Bisnis | Sabtu, 31 Desember 2016 | 05:00 WIB

Kaleidoskop 2016: Dibayangi Lambannya Pertumbuhan Ekonomi

Kaleidoskop 2016: Dibayangi Lambannya Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 11:19 WIB

Pertumbuhan Ekonomi AS Q3 2016 Direvisi Jadi 3,5 Persen

Pertumbuhan Ekonomi AS Q3 2016 Direvisi Jadi 3,5 Persen

Bisnis | Jum'at, 23 Desember 2016 | 06:29 WIB

Menperin Optimis Industri Makanan Minuman Jadi Motor Ekonomi RI

Menperin Optimis Industri Makanan Minuman Jadi Motor Ekonomi RI

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2016 | 13:31 WIB

Ekonomi 2017 Diprediksi Masih lambat, Ini Jalan Keluar Menperin

Ekonomi 2017 Diprediksi Masih lambat, Ini Jalan Keluar Menperin

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 13:30 WIB

Menperin: AS dan India Melirik Program Unggulan Jokowi

Menperin: AS dan India Melirik Program Unggulan Jokowi

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 12:09 WIB

Ini yang Harus Dilakukan Supaya Pertumbuhan Ekonomi RI 7 Persen

Ini yang Harus Dilakukan Supaya Pertumbuhan Ekonomi RI 7 Persen

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 06:12 WIB

Pascareformasi, Ekonomi Indonesia Dinilai Super Liberal

Pascareformasi, Ekonomi Indonesia Dinilai Super Liberal

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 06:07 WIB

Sulawesi dan Kalimantan Tetap Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Sulawesi dan Kalimantan Tetap Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 05:00 WIB

Jokowi Cek Pergerakan Ekonomi di Kalimantan Timur

Jokowi Cek Pergerakan Ekonomi di Kalimantan Timur

Bisnis | Minggu, 04 Desember 2016 | 23:26 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×