Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sulawesi dan Kalimantan Tetap Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 06 Desember 2016 | 05:00 WIB
Sulawesi dan Kalimantan Tetap Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
Smelter alumina yang dibangun Investor Cina di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat [Suara.com/Adhitya Himawan]

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) memperkirakan Sulawesi dan Kalimantan masih akan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia. Pasalnya kedua wilayah itu masih menjadi daerah dengan pertumbuhan di atas rata-rata nasional.

“Perkiraan kami Kalimantan dan Sulawesi masih menjadi penopang utama tumbuhnya perekonomian di timur Indonesia tahun depan,” ujar Wakil Ketua Umum Kadin Kawasan Timur Indonesia H.Andi Rukman Karumpa di Jakarta hari ini. Andi mengatakan, ekonomi kawasan ini tumbuh di atas 6 persen bahkan Sulawesi rata-rata tumbuh di atas 8 persen.

Meski demikian, sebab komoditas sedang les, pertumbuhan di wilayah itu masih di topang oleh pertumbuhan sektor konstruksi yang tumbuh diatas 10 hingga 11 persen. Meski demikian, wilayah yang tidak kalah dan juga sedang bertumbuh di atas rata-rata nasional yakni Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Andi menambahkan, yang menarik adalah Sulawesi akan menjadi magnet baru bagi investasi ke depan. Pasalnya, pertumbuhan ekonomi di Sulawesi telah mencapai 8 persen lebih. Bahkan Sulawesi Tengah mampu mencapai 15 persen. Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat masing-masing tumbuh 7,15 persen dan 7,37 persen. Sementara itu, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara mencapai pertumbuhan 15,1 persen dan 6,88 persen. Sedangkan Gorontalo tumbuh 6,23 persen dan Sulawesi Utara tumbuh 6,12 persen. “Kita lihat Sulawesi akan jadi magnet baru, setelah Pulau Jawa. Listrik mulai mencukupi, proyek-proyek smelter mulai beroperasi, proyek-proyek infrastruktur pemerintah sudah jalan, akan banyak kejutan tahun depan dari Sulawesi,” ujar Andi.

Andi mengatakan, guna menjaga pertumbuhan ekonomi di KTI pemerintah perlu mendorong percepatan proyek-proyek infrastruktur. Pasalnya sebagian besar proyek konstruksi, yang berkontribusi besar kepada perekonomian, berasal dari pembangunan infrastruktur. Belanja infrastruktur pemerintah yang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016 mencapai Rp 313,5 triliun, tumbuh 7,99 persen dibandingkan tahun lalu. Tahun depan pemerintah telah mengalokasikan sebesar Rp 387,3 triliun. “Sebagian besar anggaran itu untuk infrastruktur di luar Pulau Jawa,” ujar Andi.

Selain itu, Andi berharap agar Pemerintah Daerah dapat membantu pemerintah pusat mempermudah berbagai urusan perizinan bagi pengembang listrik. Sebab listrik merupakan indikator utama pertumbuhan ekonomi. “Ketersediaan listrik di KTI ini masih menjadi masalah utama. Kalau bisa dipermudah kenapa dipersulit izin-izinnya utamanya di daerah,” pungkas Andi.

Andi mengatakan, banyak IPP (independent power producer) kerap dipersulit di daerah. Padahal, investasi listrik ini nantinya akan dinikmati oleh penduduk lokal dan akan menggerakan perekonomian setempat. “Ini yang kita bingung juga. Listrik ini kan hasilnya akan dinikmati warganya. Tapi kenapa dibuat sulit. Investor mau masuk kalau ada listrik,” ujar Andi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tinjau Pembangunan Embung Desa di Kutai Kartanegara

Jokowi Tinjau Pembangunan Embung Desa di Kutai Kartanegara

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 00:20 WIB

Jokowi Kritik Tax Amnesty di Kalimantan Masih Rendah

Jokowi Kritik Tax Amnesty di Kalimantan Masih Rendah

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 05:12 WIB

Jokowi Cek Pergerakan Ekonomi di Kalimantan Timur

Jokowi Cek Pergerakan Ekonomi di Kalimantan Timur

Bisnis | Minggu, 04 Desember 2016 | 23:26 WIB

Forextime: Data Inflasi Indonesia  Menarik Perhatian Pasar

Forextime: Data Inflasi Indonesia Menarik Perhatian Pasar

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 14:00 WIB

Investasi UMKM Jadi Tulang Punggung Perekonomian Indonesia

Investasi UMKM Jadi Tulang Punggung Perekonomian Indonesia

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 14:37 WIB

Pengusaha Was-Was Jelang Demo 2 Desember

Pengusaha Was-Was Jelang Demo 2 Desember

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 13:16 WIB

Pertumbuhan Ekonomi AS Q3 2016 Capai 3,2 Persen

Pertumbuhan Ekonomi AS Q3 2016 Capai 3,2 Persen

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 06:52 WIB

IMF Menilai Ekonomi Indonesia 2016 Dalam Kondisi Baik

IMF Menilai Ekonomi Indonesia 2016 Dalam Kondisi Baik

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 14:06 WIB

Ahok Jadi Tersangka, Ini Pengaruhnya Ke Dunia Usaha versi Kadin

Ahok Jadi Tersangka, Ini Pengaruhnya Ke Dunia Usaha versi Kadin

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 18:59 WIB

Ekonomi Terpusat di Pulau Jawa, Transportasi Laut  Jadi Mahal

Ekonomi Terpusat di Pulau Jawa, Transportasi Laut Jadi Mahal

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 18:44 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB