Pertumbuhan Ekonomi AS Q3 2016 Direvisi Jadi 3,5 Persen

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 23 Desember 2016 | 06:29 WIB
Pertumbuhan Ekonomi AS Q3 2016 Direvisi Jadi 3,5 Persen
Istana Kepresidenan Amerika Serikat, Gedung Putih, di Washington DC, Amerika Serikat. [Pixabay]

Ekonomi AS berkembang dengan laju yang lebih cepat dari perkiraan sebelumnya pada kuartal ketiga tahun ini, didorong oleh peningkatan belanja konsumen dan investasi, menurut estimasi ketiga yang dirilis oleh Departemen Perdagangan pada Kamis (22/12/2016).

Produk domestik bruto (PDB) riil meningkat pada tingkat tahunan sebesar 3,5 persen di kuartal ketiga tahun ini, pertumbuhan triwulanan tercepat sejak 2014. Tingkat pertumbuhan direvisi naik dari estimasi kedua 3,2 persen. Pada kuartal kedua, ekonomi tumbuh sebesar 1,4 persen.

"Dengan perkiraan ketiga ini untuk kuartal ketiga, investasi tetap non perumahan (residensial), pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), dan belanja pemerintah negara bagian serta daerah meningkat lebih besar dari perkiraan sebelumnya," kata Departemen Perdagangan.

Belanja konsumen, yang menyumbang sekitar 70 persen dari ekonomi AS, meningkat 3,0 persen pada kuartal ketiga, lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan 2,8 persen yang dilaporkan sebelumnya, tapi masih lebih rendah dibandingkan dengan kenaikan 4,3 persen pada kuartal kedua.

Investasi tetap non perumahan naik 1,4 persen pada kuartal ketiga, lebih tinggi dari pertumbuhan 1,0 persen pada kuartal kedua. Ini menyumbang 0,18 persentase poin terhadap pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga.

Ekspansi ekonomi yang stabil, bersama dengan perbaikan dalam pasar tenaga kerja dan kondisi inflasi, mendukung Federal Reserve AS untuk menaikkan suku bunga bulan ini setelah jeda hampir satu tahun.

Pejabat-pejabat The Fed memperkirakan ekonomi AS tumbuh 1,9 persen tahun ini dan 2,1 persen tahun depan, keduanya naik 1,0 persentase poin dari perkiraan mereka September.

Dengan terpilihnya Donald Trump, kebijakan-kebijakan ekonomi AS cenderung melihat perubahan besar, yang bisa memiliki pengaruh signifikan bagi ekonomi AS dan ekonomi global.

Meskipun ada ketidakpastian seputar kebijakan Presiden terpilih ini, pasar sekarang memperkirakan pemotongan tarif pajak dan ekspansi belanja pemerintah dari pemerintahan baru yang mungkin bisa mendongkrak inflasi dan suku bunga jangka panjang di Amerika Serikat.

Para pejabat Fed sekarang diperkirakan tiga kenaikan suku bunga tahun depan, sementara dalam perkiraan mereka pada September hanya dua kenaikan suku bunga di 2017. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menperin Optimis Industri Makanan Minuman Jadi Motor Ekonomi RI

Menperin Optimis Industri Makanan Minuman Jadi Motor Ekonomi RI

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2016 | 13:31 WIB

Kontribusi Industri 17,82 Persen Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Kontribusi Industri 17,82 Persen Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2016 | 13:24 WIB

Ada Kemajuan 2 Tahun Pemerintahan Jokowi, Tapi Banyak PR

Ada Kemajuan 2 Tahun Pemerintahan Jokowi, Tapi Banyak PR

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 20:11 WIB

Ekonomi 2017 Diprediksi Masih lambat, Ini Jalan Keluar Menperin

Ekonomi 2017 Diprediksi Masih lambat, Ini Jalan Keluar Menperin

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 13:30 WIB

Menperin: AS dan India Melirik Program Unggulan Jokowi

Menperin: AS dan India Melirik Program Unggulan Jokowi

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 12:09 WIB

Ini yang Harus Dilakukan Supaya Pertumbuhan Ekonomi RI 7 Persen

Ini yang Harus Dilakukan Supaya Pertumbuhan Ekonomi RI 7 Persen

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 06:12 WIB

Pascareformasi, Ekonomi Indonesia Dinilai Super Liberal

Pascareformasi, Ekonomi Indonesia Dinilai Super Liberal

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 06:07 WIB

Sulawesi dan Kalimantan Tetap Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Sulawesi dan Kalimantan Tetap Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 05:00 WIB

Jokowi Tinjau Pembangunan Embung Desa di Kutai Kartanegara

Jokowi Tinjau Pembangunan Embung Desa di Kutai Kartanegara

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 00:20 WIB

Jokowi Cek Pergerakan Ekonomi di Kalimantan Timur

Jokowi Cek Pergerakan Ekonomi di Kalimantan Timur

Bisnis | Minggu, 04 Desember 2016 | 23:26 WIB

Terkini

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:47 WIB

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:51 WIB

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:37 WIB

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:36 WIB