Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

IHSG Masih Betah di Zona Merah Selasa Pagi Ini, Kembali ke Level 6.900

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 05 Mei 2026 | 09:17 WIB
IHSG Masih Betah di Zona Merah Selasa Pagi Ini, Kembali ke Level 6.900
IHSG masih merosot pada awal perdagangan hari Ini. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke level 6.968 pada Selasa pagi.
  • Penurunan IHSG dipicu sentimen negatif dari pelemahan bursa Wall Street serta tekanan terhadap nilai tukar mata uang rupiah.
  • CGS International Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak fluktuatif cenderung melemah dengan peluang dukungan dari kenaikan harga komoditas energi.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan di awal perdagangan, Selasa, 5 Mei 2026. IHSG dibuka ke zona merah di level 6.968.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.07 WIB, IHSG masih memerah 0,22 persen ke level 6.971.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 2,99 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,12 triliun, serta frekuensi sebanyak 201.000 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 190 saham bergerak naik, sedangkan 368 saham mengalami penurunan, dan 401 saham tidak mengalami pergerakan.

Ilustrasi pergerakan saham hari ini di IHSG BEI [Antara]
Ilustrasi pergerakan IHSG.[Antara]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ABDA, KONI, HERI, PIPA, TOOL, BMAS, UDNG.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya SHIP, PRDA, YPAS, FWCT, BANK, NETV, RDTX.

Proyeksi IHSG

IHSG diperkirakan masih dibayangi tekanan pada perdagangan hari ini. Riset CGS International Sekuritas Indonesia menyebut kombinasi sentimen global dan domestik menjadi faktor utama yang menahan laju indeks.

Dalam riset terbarunya, CGS International Sekuritas mengungkapkan bahwa pelemahan bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street serta tekanan terhadap nilai tukar rupiah menjadi sentimen negatif bagi pasar saham domestik.

"Melemahnya indeks di bursa Wall Street dan berlanjutnya tekanan terhadap rupiah diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu naiknya harga komoditas energi berpeluang menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan. IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.875/6.780 dan resist 7.070/7.165,” tulis CGS International Sekuritas dalam risetnya.

Dengan kondisi tersebut, IHSG diproyeksikan bergerak fluktuatif namun cenderung melemah dalam rentang level support di 6.875 hingga 6.780, serta resistance di 7.070 sampai 7.165.

Meski tekanan masih membayangi, analis melihat peluang dari sektor komoditas, khususnya energi, yang tengah mengalami kenaikan harga. Sentimen ini dinilai dapat menahan pelemahan indeks agar tidak bergerak lebih dalam.

Di tengah dinamika tersebut, CGS International Sekuritas juga merilis sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati investor.

Beberapa saham yang direkomendasikan antara lain Astra Agro Lestari Tbk (AALI), Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), serta Bukit Asam Tbk (PTBA).

Selain itu, saham dari sektor lainnya seperti Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dan Indosat Tbk (ISAT) juga masuk dalam daftar rekomendasi beli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini

IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:25 WIB

Wall Street Anjlok Setelah Digempur Kenaikan Harga Minyak

Wall Street Anjlok Setelah Digempur Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:50 WIB

BEI Gembok Dua Saham Ini dari Pasar Modal

BEI Gembok Dua Saham Ini dari Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:26 WIB

Terkini

Emas Antam Semakin Terjangkau, Harganya Kini Rp 2,76 Juta/Gram

Emas Antam Semakin Terjangkau, Harganya Kini Rp 2,76 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:06 WIB

Usai Afrika, Kini Semen RI Tembus Pasar Prancis

Usai Afrika, Kini Semen RI Tembus Pasar Prancis

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:33 WIB

IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini

IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:25 WIB

Strategi Harm Reduction: Solusi Jitu Tekan Risiko Kesehatan dan Jaga Produktivitas Pekerja

Strategi Harm Reduction: Solusi Jitu Tekan Risiko Kesehatan dan Jaga Produktivitas Pekerja

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:23 WIB

Waspada! Ini Penipuan yang Sering Muncul di Transaksi Digital

Waspada! Ini Penipuan yang Sering Muncul di Transaksi Digital

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:13 WIB

Harga Minyak Melonjak 6 Persen Usai Iran Serang UEA, Selat Hormuz Makin Panas!

Harga Minyak Melonjak 6 Persen Usai Iran Serang UEA, Selat Hormuz Makin Panas!

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:54 WIB

Wall Street Anjlok Setelah Digempur Kenaikan Harga Minyak

Wall Street Anjlok Setelah Digempur Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:50 WIB

Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen

Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:45 WIB

BEI Gembok Dua Saham Ini dari Pasar Modal

BEI Gembok Dua Saham Ini dari Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:26 WIB

Kronologi Sepatu 'Sekolah Rakyat' Rp27 M Viral, Hingga Klarifikasi Gus Ipul dan Stradenine

Kronologi Sepatu 'Sekolah Rakyat' Rp27 M Viral, Hingga Klarifikasi Gus Ipul dan Stradenine

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:11 WIB