Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Bappenas Ungkap 5 Sektor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 15 Januari 2017 | 00:02 WIB
Bappenas Ungkap 5 Sektor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (tengah), Gubernur BI Agus Martowardojo (kiri) dan Menteri PPN/ Kepala Bappenas Sofyan Djalil (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/7).

Suara.com - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional menyebutkan ada 5 sektor yang berpotensi dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi domestik lebih tinggi.

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan sektor pertama yang harus didorong adalah industri pengolahan nonmigas atau manufaktur. Menurut Bambang, memang sudah saatnya pemerintah kembali lagi mendorong industri manufkatur.

"Di manapun di dunia, tidak ada negara maju yang kondisinya seperti sekarang tanpa kontribusi dari manufaktur. Meskipun pertanian tetap penting, tapi manufaktur lah yang bisa kita dorong untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," ujarnya di Jakarta, Sabtu (14/1/2017).

Sektor kedua yang perlu didorong adalah pertanian. Bambang menuturkan, kebutuhan pangan domestik masih cukup besar sehingga sektor tersebut harus didorong. Kendati demikian, kelebihan di sektor pertanian dinilai masih punya potensi ekspor dan dapat didorong industri manufaktur yang berbasis hasil pertanian.

"Jadi artinya pertanian penting, tapi jangan hanya menjual hasil pertanian mentah, tapi juga bagaimana pengolahannya. kalau sudah mengolah, berarti itu sudah masuk industri manufkatur," kata Bambang.

Sektor berikutnya adalah perdagangan. Menurut Bambang, baik perdagangan ritel maupun perdagangan besar harus mampu mendorong konsumsi. Kemudian ada pula sektor konstruksi. Peran pemerintah dan juga mendorong swasta untuk ikut dalam pembangunan, dinilai akan langsung mendorong sektor tersebut.

"Dalam dua tahun terakhir, sektor konstruksi tumbuhnya lumayan, sekitar 6 persen lebih, artinya ini bisa jadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan, " ujarnya.

Sektor terakhir, yakni informasi dan teknologi yang kini permintaannya cukup besar seiring dengan semakin berkembanganya teknologi.

"Jadi kelima sektor ini lah yang kita harapkan mendorong pertumbuhan, plus ada dua sektor khsusus yang kita ingin kembangkan dan punya potensi mendorong pertumbuhan, yaitu pertama, sektor jasa keuangan dan pariwisata," kata Bambang.

baca juga

Menurut Bambang, sektor jasa keuangan kini menjadi penting, apalagi pemerintah masih punya misi keuangan inklusif ( financial inclusion). Saat ini, masyarakat Indonesia masih belum banyak yang mengenal bank atau punya rekening di bank.

"Ini salah satu area yang bisa digarap. karena jika financial inclusion membaik, jasa keuangan juga akan meningkat, masyarakat juga akan makin sejahtera. Mereka hanya bisa sejahtera jika punya akses ke jasa keuangan," ujarnya.

Sementara itu, untuk pariwisata, Bambang mengatakan peran pemerintah daerah sangat sentral dan pemda harus memiliki ambisi mengembangkan pariwisata di daerahnya.

"Dan harusnya Bappeda yang lebih tahu mengenai analisa ekonomi, harus bisa menceritakan kepada kepala daerah atau kepala dinas lain, kalau kita kembangkan pariwisata daerah maka multiplier effect-nya pengeolahan," kata Bambang.

Di sektor pariwisata, pelaku ekonomi yang terlibat tidak hanya pengusaha besar, tapi juga sampai pengusaha paling kecil. Lapangan kerja yang tercipta juga akan bervariasi, mulai dari manajer hotel sampai tukang parkir, tour guide, dan sebagainya.

"Kita juga bicara bagaimana mencitpakan pertumbuhan yang berkualitas dalam tempo yang singkat dan pariwisata bisa menjadi jawaban. Kita sedang berupaya agar kita menjadi lebih menarik bagi wisatawan asing," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KEIN Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2017 di Atas Target

KEIN Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2017 di Atas Target

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 18:33 WIB

KEIN Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2019 Capai 7 Persen

KEIN Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2019 Capai 7 Persen

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 16:36 WIB

Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi RI Peringkat 3 Setelah Cina dan India

Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi RI Peringkat 3 Setelah Cina dan India

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 14:56 WIB

Gubernur BI Sebut Tantangan Ekonomi RI Semakin Kompleks

Gubernur BI Sebut Tantangan Ekonomi RI Semakin Kompleks

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 07:18 WIB

Miris, Pertumbuhan Ekonomi Inggris Akhir 2016 Cuma 0,5 Persen

Miris, Pertumbuhan Ekonomi Inggris Akhir 2016 Cuma 0,5 Persen

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 08:46 WIB

Menkeu Klaim Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tertinggi

Menkeu Klaim Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tertinggi

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 18:57 WIB

Ini Saran Pengamat agar Ekonomi RI Kembali ke UUD 1945

Ini Saran Pengamat agar Ekonomi RI Kembali ke UUD 1945

Bisnis | Selasa, 03 Januari 2017 | 02:00 WIB

Misbakhun Hargai Kerja Keras Sri Mulyani Jaga Ekonomi 2016

Misbakhun Hargai Kerja Keras Sri Mulyani Jaga Ekonomi 2016

Bisnis | Minggu, 01 Januari 2017 | 22:48 WIB

OJK Akui Pemulihan Ekonomi Global 2016 Lambat

OJK Akui Pemulihan Ekonomi Global 2016 Lambat

Bisnis | Sabtu, 31 Desember 2016 | 05:00 WIB

Kaleidoskop 2016: Dibayangi Lambannya Pertumbuhan Ekonomi

Kaleidoskop 2016: Dibayangi Lambannya Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 11:19 WIB

Terkini

Isuzu Pamerkan Mobil Rumah ELF NLR Campervan di GIIAS 2026

Isuzu Pamerkan Mobil Rumah ELF NLR Campervan di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:22 WIB

Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang

Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang

Sumsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:21 WIB

Ruben Onsu Dituduh Selingkuh Gara-gara Kasur, sang Pengacara Tantang Bukti

Ruben Onsu Dituduh Selingkuh Gara-gara Kasur, sang Pengacara Tantang Bukti

Entertainment | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:19 WIB

Menembus Medan Sulit, Mantri BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan di Talaud

Menembus Medan Sulit, Mantri BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan di Talaud

Surakarta | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:18 WIB

Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud

Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud

Kalbar | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:17 WIB

Dari 81 Persen ke 51 Persen: Begini Pembelaan Istana Atas Merosotnya Kepuasan Publik ke Prabowo

Dari 81 Persen ke 51 Persen: Begini Pembelaan Istana Atas Merosotnya Kepuasan Publik ke Prabowo

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:16 WIB

Ini Kisah Mantri BRI Dampingi UMKM Talaud Tumbuh, Sampai Mampu Buka Lapangan Kerja

Ini Kisah Mantri BRI Dampingi UMKM Talaud Tumbuh, Sampai Mampu Buka Lapangan Kerja

Jogja | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:12 WIB

Kriteria Khusus Calon Gubernur BI Pilihan Prabowo Wajib 'Merah Putih', Destry Masuk Pertimbangan?

Kriteria Khusus Calon Gubernur BI Pilihan Prabowo Wajib 'Merah Putih', Destry Masuk Pertimbangan?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:11 WIB

Di Kepulauan Talaud, Mantri BRI Hadir Dampingi UMKM Tumbuh Berkelanjutan

Di Kepulauan Talaud, Mantri BRI Hadir Dampingi UMKM Tumbuh Berkelanjutan

Sulsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:11 WIB

Emiten AGRO Raup Laba Bersih Rp12,01 Miliar hingga Kuartal II-2026

Emiten AGRO Raup Laba Bersih Rp12,01 Miliar hingga Kuartal II-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:10 WIB

×