Kisruh Proyek PLTGU Jawa 1 Pengaruhi Citra Bisnis Energi RI

Adhitya Himawan

Selasa, 17 Januari 2017 | 12:13 WIB
Kisruh Proyek PLTGU Jawa 1 Pengaruhi Citra Bisnis Energi RI
Direktur Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batu Bara. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Direktur Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batu Bara menganggap serius kisruh proyek PLTGU Jawa 1. Hal tersebut karena menyangkut citra bisnis Indonesia khusus bidang energi di mata investor dunia.

“Kalau memang tender itu dilakukan sesuai aturan yang ada, lalu tiba-tiba harus dibatalkan tanpa alasan yang kuat, itu bakal saya kira akan bisa menimbulkan banyak akibat,” kata Marwan yang dihubungi, Senin (16/1/2017) malam.

Seperti diketahui, proyek PLTGU Jawa 1 dengan nilai Rp26 triliun merupakan bagian dari proyek 35.000 MW yang dicanangkan pemerintah Jokowi. Proyek tersebut kemudian dimenangkan konsorsium Pertamina-Marubeni-Sojitz. Seharusnya sudah disepakati perjanjian jual beli listrik pada pertengahan Desember tahun lalu.

Nyatanya itu tak terjadi karena belakangan diketahui pihak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tak menyertakan perjanjian kecukupan pasokan gas atau LNG selama 25 tahun atau umur proyek tersebut. Itu dinilai sebagai kesalahan fundamental karena LNG merupakan energi bersih dibanding minyak dan batubara yang menjadi syarat investor yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia.

Menurut Marwan, jika proyek yang sudah ada pemenang tendernya kemudian dibatalkan, maka para peserta tender atau khususnya pemenang tender bisa melakukan gugatan hukum. Selain itu, pasti akan menganggu kredibilitas PLN dan pemerintah pada umumnya.

“Yang dikhawatirkan hal itu bisa memunculkan dugaan bahwa ada kepentingan lain di belakang kisruh proyek (PLTGU Jawa 1) tersebut,” kata Marwan.

Mantan Anggota DPD RI 2004-2009 mengatakan bahwa bisa saja PLN melakukan pembatalan proyek sebesar apa pun nilainya. Namun harus ada alasan teknis dan kontekstual. “Bila tidak ada akan menurunkan kepercayaan investor luar pada PLN dan pemerintah,” ucapnya.

Marwan berpendapat bahwa proyek PLTGU Jawa I harus diselamatkan karena itu bagian dari proyek ideal 35.000 MW pemerintahan Jokowi. Untuk itu Kementrian BUMN, terutama ESDM harus turun tangan, mengevaluasi kisruh proyek tersebut. Bila perlu dibawa ke DPR bahkan ranah hukum.

baca juga

Marwan berharap PLN mau mempertanggungjawabkan proyek PLTGU Jawa 1 ini. Jangan sampai menjadi preseden buruk untuk tender-tender proyek energi selanjutnya.

“Yang jelas dalam masalah ini jangan "main kayu" dalam artian seolah ada keputusan sepihak yang pada akhirnya tidak memberikan keuntungan pada negara,”papar Marwan.

Kabar terakhir, proyek PLTGU Jawa 1 tidak lagi bankable karena tak adanya jaminan pasokan LNG dari PLN. Kasus mengundurkan diri bank dari Perancis karena proyek energy masih “dipaksakan” menggunakan energy batubara adalah salah satu contohnya. Dibanding Batubara dan BBM, gas atau LNG, adalah bahan bakar proyek energi yang menjadi syarat bank-bank di Perancis dan di dunia untuk mengucurkan danannya.

Karena tidak bankable, kabarnya PLN cenderung memilih membatalkan proyek tersebut dibanding menjamin pasokan LNG sehingga proyek tersebut bisa berjalan dan memperoleh investasi. Mestinya sejak awal PLN peduli dengan isu-isu komersial seperti itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Land Based Terminal LNG Banten akan Percepat Infrastruktur Gas

Land Based Terminal LNG Banten akan Percepat Infrastruktur Gas

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 13:34 WIB

PGN Alirkan Gas Bumi ke 4.000 Rumah Tangga di Batam

PGN Alirkan Gas Bumi ke 4.000 Rumah Tangga di Batam

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 07:09 WIB

PLN Dikritik Masih Pakai Pola Pikir Batubara dan Minyak

PLN Dikritik Masih Pakai Pola Pikir Batubara dan Minyak

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 07:02 WIB

Pertamina Terancam Rugi Rp29 Triliun Jika Harga BBM Subsidi Tetap

Pertamina Terancam Rugi Rp29 Triliun Jika Harga BBM Subsidi Tetap

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 15:20 WIB

Kompetensi Konsultan PLN Diragukan Bila Tender PLTU Jawa 1 Gagal

Kompetensi Konsultan PLN Diragukan Bila Tender PLTU Jawa 1 Gagal

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 09:50 WIB

Proyek Pembangkit 35 Ribu MW Diprediksi Baru Tercapai Tahun 2022

Proyek Pembangkit 35 Ribu MW Diprediksi Baru Tercapai Tahun 2022

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 12:05 WIB

SP PLN Tolak Klausul Take or Pay yang Dianggap Rugikan PLN

SP PLN Tolak Klausul Take or Pay yang Dianggap Rugikan PLN

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 12:01 WIB

Ada  4,1 juta Rumah Tangga Miskin Berhak Subsidi Listrik

Ada 4,1 juta Rumah Tangga Miskin Berhak Subsidi Listrik

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 11:22 WIB

Pabrik Suku Cadang Pemasok Grup Astra Kini Pakai Gas PGN

Pabrik Suku Cadang Pemasok Grup Astra Kini Pakai Gas PGN

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 06:42 WIB

PLN Tak Boleh Batalkan Pemenang Tender PLTGU Jawa I

PLN Tak Boleh Batalkan Pemenang Tender PLTGU Jawa I

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 06:37 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×