PLN Dikritik Masih Pakai Pola Pikir Batubara dan Minyak

Adhitya Himawan

Jum'at, 13 Januari 2017 | 07:02 WIB
PLN Dikritik Masih Pakai Pola Pikir Batubara dan Minyak
Kantor Cabang PLN Wilayah Sumatera Barat, di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (22/11/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Isu energi bersih harus dipikirkan secara matang dan bertanggung jawab. Ini karena isu tersebut menjadi prasyarat penting berjalannya pembangunan sejumlah proyek energi. Terbaru adalah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa 1 yang nasibnya tidak menentu.

"Isu energi bersih sangat berkaitan dengan bankability proyek. Jika PLN tetap mengabaikan hal ini dan tetap menggunakan batubara bukan LNG & gas seperti yang direncanakan sekarang, niscaya proyek PLTGU Jawa 1 akan terkatung-katung dan pada akhirnya merugikan negara," ungkap Dominic Lim, ekskutif OCBC Bank kepada wartawan kemarin, Kamis (12/1/2017).

Pada proyek PLTGU Jawa 1, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ditenggarai mengadakan tender tanpa adanya jaminan pasokan gas. Padahal pasokan gas merupakan hal yang sangat fundamental. "Hal inilah mungkin yang menyebabkan power purchase agreement (PPA) belum bisa ditandatangani," imbuh Dominic Lim.

Dominic menjelaskan bahwa isu bankability itu tidak sederhana, rumit dan merupakan fenomena gunung es. Dari sekian persoalan bankability yang ada, yang paling berat memang jaminan/kepastian suplai LNG untuk pembangkit yang merupakan tanggung jawab PLN.

Dihubungi terpisah, pengamat ekonomi Universitas Indonesia, Berly Martawardaya menduga PLN memiliki alasan mengapa melakukan tender tanpa adanya jaminan pasokan gas. Namun jika sudah ada pemenang tender, PLN harus menjamin pasokan LNG agar proyek berjalan. Jika kemudian proyek tertunda, dalam hal ini PPA belum bisa ditanda tangani, harus dilihat bersama masalahnya lalu diklarifikasi ke publik.

Dalam kasus PLTGU Jawa 1 pemenang tender adalah konsorsium Pertamina-Marubeni-Sojitz. Harusnya PPA sudah dilakukan, namun karena ada masalah tender tanpa jaminan pasokan gas tadi membuat proyek dengan nilai investasi sekitar 2 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp26 triliun itu tersendat.

Menurut Dominic, di era ketika pemerintah Indonesia sedang mengupayakan penggunaan energi bersih, sangat disayangkan PLN masih memiliki pola pikir batubara dan minyak. Kedua komoditas tersebut memang selalu tersedia di pasar. Namun, jika masih tetap menggunakan batubara atau minyak, maka konsepsi energi bersih tidak akan pernah tercapai.

Indonesia, ucap Domonic, harusnya sudah berpikir untuk berpindah dari konsep batubara ke gas. Gas tentu saja merupakan energi yang lebih bersih. Jika tidak dilakukan, maka kegagalan-kegagalan proyek serupa akan terus terjadi dan ini berbahaya bagi masa depan kelistrikan nasional.

baca juga

Isu lingkungan dan tekanan internasional mengenai pembatasan emisi seperti yang disepakati di Conference of Parties (COP) ke-21 Paris akan menjadi sebuah keharusan. Perpindahan ke energi bersih harus segera dilakukan, Manajemen tender kelistrikan Independent Power Producer (IPP) harus juga diubah.

"Ketidakpastian pasokan di proyek PLTGU Jawa 1 merupakan bentuk mismanagement proses tender sehingga proyek jadi tidak bankable atau tidak akan memungkinkan untuk dibiayai oleh bank," tegas Dominic.

Kabar adanya Bank Perancis menarik diri dari pembiayaan konsorsium salah satu PLTU di Indonesia harus menjadi catatan sendiri. Mereka berkomitmen untuk tidak lagi membiayai proyek pembangkit energi berbasis batubara di seluruh dunia karena alasan lingkungan. "Jika demikian, hal ini dapat menyebabkan proyek-proyek kelistrikan di Indonesia tidak akan didanai dan berpotensi terbengkelai," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina Terancam Rugi Rp29 Triliun Jika Harga BBM Subsidi Tetap

Pertamina Terancam Rugi Rp29 Triliun Jika Harga BBM Subsidi Tetap

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 15:20 WIB

Kompetensi Konsultan PLN Diragukan Bila Tender PLTU Jawa 1 Gagal

Kompetensi Konsultan PLN Diragukan Bila Tender PLTU Jawa 1 Gagal

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 09:50 WIB

Proyek Pembangkit 35 Ribu MW Diprediksi Baru Tercapai Tahun 2022

Proyek Pembangkit 35 Ribu MW Diprediksi Baru Tercapai Tahun 2022

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 12:05 WIB

SP PLN Tolak Klausul Take or Pay yang Dianggap Rugikan PLN

SP PLN Tolak Klausul Take or Pay yang Dianggap Rugikan PLN

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 12:01 WIB

Ada  4,1 juta Rumah Tangga Miskin Berhak Subsidi Listrik

Ada 4,1 juta Rumah Tangga Miskin Berhak Subsidi Listrik

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 11:22 WIB

Pabrik Suku Cadang Pemasok Grup Astra Kini Pakai Gas PGN

Pabrik Suku Cadang Pemasok Grup Astra Kini Pakai Gas PGN

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 06:42 WIB

PLN Tak Boleh Batalkan Pemenang Tender PLTGU Jawa I

PLN Tak Boleh Batalkan Pemenang Tender PLTGU Jawa I

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 06:37 WIB

PGN Bangun Pipa Gas Bumi Gresik-Lamongan-Tuban Sepanjang 141 Km

PGN Bangun Pipa Gas Bumi Gresik-Lamongan-Tuban Sepanjang 141 Km

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 22:46 WIB

Jokowi Tegaskan Program Listrik 35 Ribu MW Sudah Jadi Kebutuhan

Jokowi Tegaskan Program Listrik 35 Ribu MW Sudah Jadi Kebutuhan

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 21:26 WIB

PKS Minta PLN Cermat Terapkan Kenaikan Tarif Listrik

PKS Minta PLN Cermat Terapkan Kenaikan Tarif Listrik

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 05:00 WIB

Terkini

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:00 WIB

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

News | Senin, 02 November 2026 | 16:55 WIB

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

News | Senin, 02 November 2026 | 16:54 WIB

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 16:51 WIB

Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Kencangkan Kulit Usia 50 Tahun

Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Kencangkan Kulit Usia 50 Tahun

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 16:51 WIB

Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total

Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total

Malang | Senin, 02 November 2026 | 16:50 WIB

Kasus Penggeledahan Ponpes di Jateng, Reza Indragiri Khawatir Polri Lindungi Sesama Anggota

Kasus Penggeledahan Ponpes di Jateng, Reza Indragiri Khawatir Polri Lindungi Sesama Anggota

News | Senin, 02 November 2026 | 16:48 WIB

MBMA Siapkan Private Placement 10,8 Miliar Saham, Ada Apa?

MBMA Siapkan Private Placement 10,8 Miliar Saham, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:47 WIB

×