Array

Bank Sentral Eropa Pertahankan Suku Bunga, Saham Eropa Melemah

Adhitya Himawan Suara.Com
Jum'at, 20 Januari 2017 | 13:19 WIB
Bank Sentral Eropa Pertahankan Suku Bunga, Saham Eropa Melemah
Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi [Shutterstock]

IHSG Kamis (19/1/2017) ditutup naik sebesar 4 poin atau 0,08 persen ke level 5.298 setelah bergerak di antara 5.288-5.309. Sebanyak 146 saham naik, 131 saham turun, 121 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp5.760 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) Rp128 miliar.

Pasar Amerika ditutup melemah pada akhir perdagangan, di tengah kehati-hatian investor menjelang pelantikan Donald Trump sebagai presiden pada Jumat. Reli bursa saham sejak pemilihan Trump telah melambat dalam beberapa pekan tera-khir karena investor masih mencari rincian lebih lanjut mengenai kebijakan-kebijakannya. Dow Jones ditutup melemah 0,37 persen ke level 19.732.

"S&P melemah 0,4% ke level 2.263. Nasdaq juga melemah 0,28%, ke 5.540," kata Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, dalam keterangan resmi, Jumat (20/1/2017).

Pasar Eropa ditutup melemah. Volatilitas pada indeks didorong oleh sambutan dari Gubernur European Central Bank (ECB) Mario Draghi menyusul keputusan Bank Sentral Eropa tersebut untuk mempertahankan suku bunga dan program pem-belian asetnya.

"FTSE melemah 0,54 persen ke level 7,208. DAX melemah 0,02% dan CAC melemah 0,25 persen," ujar Hans.

Hasil rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) bulan ini memutuskan un-tuk kembali mempertahankan suku bunga acuan (BI 7-day reverse repo rate) di lev-el 4,75 persen. Dengan demikian, deposit facility tetap di level 4 persen dan lending facility tetap di level 5,5 persen. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI mengatakan, pihaknya mewaspadai risiko yang datang dari global, terutama terkait dengan arah kebijakan Amerika Serikat (AS) dan China.

Tak hanya itu, pihaknya juga mewaspadai potensi kenaikan harga minyak mentah internasional di tahun ini. Sementara dari sisi domestik, otoritas moneter mewaspadai dampak penyesuaian harga yang diatur pemerintah (administered prices) terhadap inflasi tahun ini. Lalu menurut-nya, BI akan melakukan penguatan koordinasi dengan pemerintah dengan fokus pada tingkat inflasi agar beada pada sasaran. Tak hanya itu, penguatan koordinasi tersebut juga akan fokus pada reformasi struktural untuk mendorong pertum-buhan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Juga: Kontrak Baru PTPP Tahun Lalu Melampaui Target

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI