Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

Wapres Jusuf Kalla Resmikan Rusunawa Ponpes Ulum Maros

Adhitya Himawan

Senin, 23 Januari 2017 | 13:18 WIB
Wapres Jusuf Kalla Resmikan Rusunawa Ponpes Ulum Maros
Rusunawa Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Soreang di Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. [Dok Kementerian PUPR]

Wakil Presiden M Jusuf Kalla meresmikan Rumah Susun Sedeharana Sewa (Rusunawa) Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Soreang di Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (21/1/2017). Rusunawa yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi para santri yang menuntut ilmu agama di pondok pesantren tersebut.

Turut hadir pada acara tesebut Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo serta Pimpinan Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum H.M Sanusi Baco.

Wapres Jusuf Kalla menyatakan pembangunan prasarana pendidikan seperti Rusunawa di lingkungan pondok pesantren juga penting bagi generasi muda Indonesia. Pasalnya, para santri selain belajar agama juga diharapkan belajar bagaimana menjalani kehidupan sehari-hari di hunian vertikal tersebut.

"Pembangunan Rusunawa ini bukan bantuan dari pemerintah tapi memang sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan pondok pesantren," ujar Wapres Jusuf Kalla saat memberikan sambutan.

Dirinya juga meminta Rusunawa yang sudah dibangun dari uang rakyat ini bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga para santri bisa lebih fokus dalam menuntut ilmu dari para kyai dan ulama di Ponpes.

Sementara itu Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin mengatakan bahwa Rusunawa yang dibangun dengan biaya Rp 8,46 miliar tersebut mampu menampung 216 orang. Tipe kamar pada Rusunawa tersebut yakni tipe barak yang berjumlah 12 unit dan sudah dilengkapi dengan tempat tidur dan meubelair. Pada setiap lantai Rusunawa terdapat dua unit kamar tipe barak kecil dan dua unit kamar tipe barak besar. Selain itu setiap lantai memiliki fasilitas 10 unit toilet, 10 unit WC, 2 unit tempat wudhu, 1 unit janitor dan 2 unit ruang dapur. Daya tampung masing-masing kamar adalah 72 orang. 

Rusunawa Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Maros dibangun pada tahun 2016 oleh Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR sebanyak satu twin block setinggi tiga lantai.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Nahdlatul Ulum Sanusi Baco menyatakan, pihaknya berterimakasih atas dibangunnya Rusunawa untuk para santri putra. Adanya tambahan prasarana pendidikan seperti fasilitas tempat tinggal bagi para santri ini, diharapkan dapat mendorong semangat mereka dalam menuntut ilmu.

baca juga

Rusunawa santri yang diresmikan ini merupakan bagian dari 7.740 unit rumah dalam bentuk Rusun yang dibangun Kementerian PUPR pada tahun 2016 dalam rangka program sejuta rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Inisiasi Pusat Data Jalan Terintegrasi

Kementerian PUPR Inisiasi Pusat Data Jalan Terintegrasi

Bisnis | Senin, 23 Januari 2017 | 13:03 WIB

Kemenhub Perhatikan Perbaikan Jembatan Cisomang

Kemenhub Perhatikan Perbaikan Jembatan Cisomang

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 20:19 WIB

Tahun Ini Anggaran Infrastruktur Sebesar Rp387 Triliun

Tahun Ini Anggaran Infrastruktur Sebesar Rp387 Triliun

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 19:22 WIB

Pemerintah Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Sampai Perbatasan

Pemerintah Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Sampai Perbatasan

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 19:14 WIB

Pembangunan Bendungan Tanju dan Mila di NTB Terus Berlangsung

Pembangunan Bendungan Tanju dan Mila di NTB Terus Berlangsung

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 17:17 WIB

Menteri Basuki Klaim Pembangunan Tol Trans Jawa Telah 91 Persen

Menteri Basuki Klaim Pembangunan Tol Trans Jawa Telah 91 Persen

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 17:08 WIB

Indonesia Adalah Pasar Konstruksi Terbesar di Asia Tenggara

Indonesia Adalah Pasar Konstruksi Terbesar di Asia Tenggara

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 20:09 WIB

Kementerian PUPR Bangun 20 Twin Block Rusunawa Pendidikan di 2017

Kementerian PUPR Bangun 20 Twin Block Rusunawa Pendidikan di 2017

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 19:50 WIB

Cegah Banjir, Kementerian PUPR Berencana Bangun Bendungan di Bima

Cegah Banjir, Kementerian PUPR Berencana Bangun Bendungan di Bima

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 18:33 WIB

Gandeng Jepang, Kementerian PUPR akan Kembangkan PLTSA

Gandeng Jepang, Kementerian PUPR akan Kembangkan PLTSA

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 18:25 WIB

Terkini

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:39 WIB

×