Pemerintahan Jokowi Dianggap Gagal Atasi Ketimpangan Sosial

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 23 Januari 2017 | 13:40 WIB
Pemerintahan Jokowi Dianggap Gagal Atasi Ketimpangan Sosial
Presiden Jokowi mengikuti Kejuaraan Panahan Bogor Terbuka 2017. [Kris - Biro Pers Setpres]

Pengamat ekonomi Institute Development Of Economic and Finance Faisal Basri menilai bahwa selama ini pemerintahan dibawah kepemipinan Presiden Joko Widodo belum mampu mengatasi ketimpangan sosial yang terjadi dimsayarakat. Hal ini terlihat masih banyaknya masyarakat di Indonesia yang hidup dibawah garis kemiskinan.

“Pemerintah selama ini menyatakan bahwa ketimpangan mengalami penurunan, tetapi kalau dilihat lagi ketimpangan yang menurun itu dilihat dari segi pengeluaran. Tetapi kalau dilihat dari pendapatannya belum ada perbaikan, masih terjadi ketimpangan pendapatan,” kata Faisal dalam diskusi yang bertajuk Sara, Radikalisme dan Prospek Perekonomian Nasional 2017 di Graha CIMB Niaga, Jakarta Selatan, Senin (23/1/2017).

Ia menjelaskan, selama ini BPS menghitung gini rasio hanya berdasarkan data pengeluaran yang diperoleh dari Survei Sosial Ekonomi Nasiona. Survei tersebut menurutnya hanya menyajikan ketimpangan pengeluaran barang tertentu lebih rendah ketimpang ketimpangan pendapatan maupun ketimpangan kekayaan.

Faisal menyebutkan, distribusi pengeluaran 20 persen orang-orang terkaya di Indonesia menyumbang 47 persen pengeluaran. Kemudian untuk 40 persen masyarakat menengah pengeluarannya juga telah mengalami kenaikan.

“Sedangkan masyarakat termiskin hanya 17 persen dengan kecenderungan menurun dan stagnan dalam enam tahun terakhir," kata Faisal.

Faisal pun membandingkan data kekayaan yang dikeluarkan oleh lembaga keuangan Swiss, Credit Suisse. Dimana dalam laporan tersebut menyatakan 1 persen orang terkaya di Indonesia menguasai kekayaan nasional sebesar 49,3 persen atau sekitar dikuasai oleh 30 keluarga terkaya di Indonesia.

"Konsentrasi kekayaan pada 1 persen terkaya di Indonesia terburuk keempat di dunia setelah Rusia, India, dan Thailand. Jika dinaikkan menjadi 10 persen terkaya, penguasaannya mencapai 75,7 persen," katanya.

Kelompok orang-orang terkaya di Indonesia ditambahkannya mampu meraup dua pertiga kekayaannya dari praktek bisnis di sektor kroni (crony sectors), yang dimungkinkan karena kedekatan dengan kekuasaan.

baca juga

"Oleh karena itu tidak mengejutkan jika crony-capitalism index Indonesia bertengger di peringkat ketujuh di dunia. Posisi Indonesia pada tahun 2016 itu memburuk dibandingkan tahun 2007 dan 2014," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP Sebut Presiden Jokowi Ingin Jadi Arjuna

PDIP Sebut Presiden Jokowi Ingin Jadi Arjuna

News | Senin, 23 Januari 2017 | 13:11 WIB

Presiden Jokowi Terima Pengurus ICMI di Istana Merdeka

Presiden Jokowi Terima Pengurus ICMI di Istana Merdeka

News | Senin, 23 Januari 2017 | 12:36 WIB

Jokowi: Karhutla Timbulkan Kerugian Ekonomi Rp220 Triliun

Jokowi: Karhutla Timbulkan Kerugian Ekonomi Rp220 Triliun

Bisnis | Senin, 23 Januari 2017 | 12:02 WIB

PascaTrump Dilantik, Jokowi Jamin Hubungan RI-AS Tetap Baik

PascaTrump Dilantik, Jokowi Jamin Hubungan RI-AS Tetap Baik

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 14:48 WIB

Presiden Jokowi Belum Dapat Undangan Pelantikan Donald Trump

Presiden Jokowi Belum Dapat Undangan Pelantikan Donald Trump

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 14:00 WIB

Bertemu Habibie, Jokowi Setuju Kembangkan Industri Penerbangan

Bertemu Habibie, Jokowi Setuju Kembangkan Industri Penerbangan

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 21:37 WIB

Kini Pejabat Tak Boleh Sambutan Bertele-tele di Depan Jokowi

Kini Pejabat Tak Boleh Sambutan Bertele-tele di Depan Jokowi

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 15:00 WIB

Bahas Pendidikan Agama, Presiden Jokowi Panggil 3 Menteri

Bahas Pendidikan Agama, Presiden Jokowi Panggil 3 Menteri

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 14:19 WIB

Politisi Nasdem Nilai Kolaborasi RI - Jepang Harus Ditingkatkan

Politisi Nasdem Nilai Kolaborasi RI - Jepang Harus Ditingkatkan

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 17:02 WIB

Presidential Treshold Mau Dihapus, Ini Respon Presiden Jokowi

Presidential Treshold Mau Dihapus, Ini Respon Presiden Jokowi

News | Senin, 16 Januari 2017 | 16:02 WIB

Terkini

Siap Selebrasi di GBK! Bomber Malaysia Sesumbar Ingin Jebol Maarten Paes atau Emil Audero

Siap Selebrasi di GBK! Bomber Malaysia Sesumbar Ingin Jebol Maarten Paes atau Emil Audero

Bola | Senin, 28 September 2026 | 11:09 WIB

7 Cara Membasmi Kecoa di Kamar Mandi, Ampuh dan Tidak Bikin Balik Lagi

7 Cara Membasmi Kecoa di Kamar Mandi, Ampuh dan Tidak Bikin Balik Lagi

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:08 WIB

Husniah Talenrang Unggah Foto Ziarah ke Makam Anak

Husniah Talenrang Unggah Foto Ziarah ke Makam Anak

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 11:07 WIB

Rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 Digelar, Libatkan Lebih Dari 150 UMKM Binaan

Rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 Digelar, Libatkan Lebih Dari 150 UMKM Binaan

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 11:02 WIB

Hilirisasi Nikel Mulai Mengubah Ekonomi Warga Kawasi

Hilirisasi Nikel Mulai Mengubah Ekonomi Warga Kawasi

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 11:02 WIB

Gibran Minta Program Dievaluasi Usai Dugaan Keracunan MBG di Batang

Gibran Minta Program Dievaluasi Usai Dugaan Keracunan MBG di Batang

News | Senin, 28 September 2026 | 11:01 WIB

Soal Amendemen UUD 1945 Bergulir, Ketua MPR Tegaskan Tak Ingin Gegabah

Soal Amendemen UUD 1945 Bergulir, Ketua MPR Tegaskan Tak Ingin Gegabah

News | Senin, 28 September 2026 | 11:01 WIB

Tangani Korban Bencana, PABI Akui Dokter Bedah Masih Terkendala Persebaran yang Belum Merata

Tangani Korban Bencana, PABI Akui Dokter Bedah Masih Terkendala Persebaran yang Belum Merata

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 10:59 WIB

Kasus Lapas Cibinong Disorot, Pakar Dorong Pengawasan Nasional Diperketat

Kasus Lapas Cibinong Disorot, Pakar Dorong Pengawasan Nasional Diperketat

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 10:55 WIB

Industri Tambang Tumbuh, Ekonomi Warga Kawasi Ikut Bergerak

Industri Tambang Tumbuh, Ekonomi Warga Kawasi Ikut Bergerak

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:54 WIB

×