BCA Raih Laba Bersih Rp20,6 Triliun di Tahun 2016

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 14 Maret 2017 | 12:45 WIB
BCA Raih Laba Bersih Rp20,6 Triliun di Tahun 2016
Presiden Direktur PT Bank Central Asia (BCA) Tbk, Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Senin (19/9/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

PT Bank Central Asia (BCA) Tbk meraup laba bersih Rp20,6 triliun pada 2016 atau tumbuh 14,4 persen dibandingkan 2015, meskipun pertumbuhan penyaluran kredit BCA hanya 7,3 persen (yoy) atau di bawah industri perbankan yang sebesar 7,8 persen (yoy).

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (13/3/2017), mengatakan memang BCA ingin lebih pruden atau hati-hati dalam menyalurkan kredit pada 2016.

Alhasil likuiditas BCA pun melimpah ditandai dengan rasio pinjaman terhadap pendanaan (Loan to Funding Ratio/LFR) yang rendah sebesar 77,1 persen, atau di bawah rentang otoritas sebesar 78-92 persen.

"Kami ingin lihat kelola secara pruden kredit. Kalau ada permintaan modal kerja, kami akan teliti prospek bisnisnya seperti apa. Kalau ada kredit infrastruktur, kami ingin lihat juga proyeknya seperti apa," ujar Jahja.

Portofolio kredit bank swasta terbesar di Indonesia itu pada 2016 tumbuh 7,3 persen atau mencapai Rp416 triliun, yang ditopang kredit korporasi yang tumbuh 9,6 persen menjadi Rp154,9 triliun dan konsumer tumbuh 9 persen menjadi Rp109,6 triliun.

"Konsumer didorong Kredit Pemilikan Rumah tumbuh 7,6 persen menjadi Rp64 triliun, sementara kredit kendaraan bermotor (KKB) naik 10,1 persen menjadi Rp34,8 triliun," ujar dia.

Jahja mengatakan pengelolaan kredit secara pruden juga terlihat dari rasio kredit bermasalah (NPL) yang lebih rendah dibanding industri yakni 1,3 persen (gross). Namun, dibandingkan 2015, NPL BCA secara gross meningkat hampir dua kali lipat karena pada 2015 sebesar 0,7 persen.

Dari penyaluran kredit, BCA menikmati pendapatan bunga bersih sebesar Rp40,2 triliun atau tumbuh 12 persen. Pendapatan bunga bersih itu menopang pendapatan oeprasional BCA yang sebesar Rp53,8 triliun atau tumbuh 12,3 persen.

Terkait LFR BCA yang sebesar 77,1 persen atau di bawah ketentuan Bank Indonesia yang sebesar 78-92 persen, Jahja mengatakan memang BCA tidak terlalu ngotot untuk menyalurkan kredit.

Sebaliknya, justru BCA kebanjiran dana murah dari deposito dan tabungan, salah satunya karena program amnesti pajak. Alhasil LFR pun rendah karena likuiditas melimpah, sementara kredit diberikan sangat hati-hati.

Dana Pihak (DPK) Ketiga BCA per akhir 2016 sebesar Rp530,1 triliun atau meningkat 11,9 persen dibanding 2015 yang sebesar Rp473,7 triliun, dengan kontribusi terbesar yakni 77 persen dari dana murah, sementara 23 persen deposito.

BCA juga menggelembungkan rasio pencadangan terhadap NPL hingga 229,4 persen, sehingga biaya pencadangan kredit menjadi sebesar Rp12,5 triliun.

Karena pertumbuhan kredit dan DPK itu, aset BCA terkumpul Rp676,7 triliun atau tumbuh 13,9 persen. Sedangkan rasio kecukupan modal inti (CAR) BCA sebesar 21,9 persen dengan memperhitungkan risiko operasional. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Tawaran Bank UOB Indonesia lewat Kartu Kredit Lady's Card

Ini Tawaran Bank UOB Indonesia lewat Kartu Kredit Lady's Card

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 16:43 WIB

Bank UOB Indonesia Luncurkan Kartu Kredit Khusus Wanita Karir

Bank UOB Indonesia Luncurkan Kartu Kredit Khusus Wanita Karir

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 13:55 WIB

Sindikat Kredit Fiktif Berhasil Bobol Tujuh Bank

Sindikat Kredit Fiktif Berhasil Bobol Tujuh Bank

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 14:58 WIB

Jangkau Indonesia Timur, Bank Mayora Buka Cabang Pertama di Ambon

Jangkau Indonesia Timur, Bank Mayora Buka Cabang Pertama di Ambon

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 14:31 WIB

Bukopin Gandeng KIBAR Bikin Incubator Startup Fintech

Bukopin Gandeng KIBAR Bikin Incubator Startup Fintech

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 16:52 WIB

Dukung Fintech, Bukopin Dorong Gerakan 1000 Startup Digital

Dukung Fintech, Bukopin Dorong Gerakan 1000 Startup Digital

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 12:24 WIB

Kredit Bank Danamon Tahun Lalu Turun 10 Persen

Kredit Bank Danamon Tahun Lalu Turun 10 Persen

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 19:48 WIB

Laba Bersih Bank Danamon Tahun 2016 Capai Rp2,7 Triliun

Laba Bersih Bank Danamon Tahun 2016 Capai Rp2,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 19:38 WIB

Kredit Bank QNB Indonesia Turun 15 Persen di 2016

Kredit Bank QNB Indonesia Turun 15 Persen di 2016

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 20:29 WIB

Bank QNB Indonesia Tambah Modal Disetor Jadi Rp4,25 Triliun

Bank QNB Indonesia Tambah Modal Disetor Jadi Rp4,25 Triliun

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 20:23 WIB

Terkini

Peluang Kerja Remote Mendunia Terbuka Lewat Sales Hero dan Herika Angie

Peluang Kerja Remote Mendunia Terbuka Lewat Sales Hero dan Herika Angie

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:32 WIB

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:11 WIB

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:57 WIB

Nuon Maksimalkan Potensi Ekonomi Nasional dengan Mendorong Perkembangan Ekosistem Digital Lifestyle

Nuon Maksimalkan Potensi Ekonomi Nasional dengan Mendorong Perkembangan Ekosistem Digital Lifestyle

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:55 WIB

Bank di Jakarta Bangkrut, OJK Langsung Cabut Izin Usaha

Bank di Jakarta Bangkrut, OJK Langsung Cabut Izin Usaha

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:51 WIB

IHSG Bergerak Fluktuatif, Bos BEI: Itu Wajar

IHSG Bergerak Fluktuatif, Bos BEI: Itu Wajar

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:25 WIB

Harga Pangan Nasional Pascalebaran: Cabai dan Bawang Kompak Turun

Harga Pangan Nasional Pascalebaran: Cabai dan Bawang Kompak Turun

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:14 WIB

Beredar Jadi Dirut BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Siap Kirim Surat Lamaran ke OJK

Beredar Jadi Dirut BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Siap Kirim Surat Lamaran ke OJK

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:00 WIB

Prabowo Tawarkan Danantara ke Investor Jepang, Jaminan Aman Investasi di Indonesia

Prabowo Tawarkan Danantara ke Investor Jepang, Jaminan Aman Investasi di Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:47 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.995

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.995

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:47 WIB