Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

BCA Raih Laba Bersih Rp20,6 Triliun di Tahun 2016

Adhitya Himawan

Selasa, 14 Maret 2017 | 12:45 WIB
BCA Raih Laba Bersih Rp20,6 Triliun di Tahun 2016
Presiden Direktur PT Bank Central Asia (BCA) Tbk, Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Senin (19/9/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

PT Bank Central Asia (BCA) Tbk meraup laba bersih Rp20,6 triliun pada 2016 atau tumbuh 14,4 persen dibandingkan 2015, meskipun pertumbuhan penyaluran kredit BCA hanya 7,3 persen (yoy) atau di bawah industri perbankan yang sebesar 7,8 persen (yoy).

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (13/3/2017), mengatakan memang BCA ingin lebih pruden atau hati-hati dalam menyalurkan kredit pada 2016.

Alhasil likuiditas BCA pun melimpah ditandai dengan rasio pinjaman terhadap pendanaan (Loan to Funding Ratio/LFR) yang rendah sebesar 77,1 persen, atau di bawah rentang otoritas sebesar 78-92 persen.

"Kami ingin lihat kelola secara pruden kredit. Kalau ada permintaan modal kerja, kami akan teliti prospek bisnisnya seperti apa. Kalau ada kredit infrastruktur, kami ingin lihat juga proyeknya seperti apa," ujar Jahja.

Portofolio kredit bank swasta terbesar di Indonesia itu pada 2016 tumbuh 7,3 persen atau mencapai Rp416 triliun, yang ditopang kredit korporasi yang tumbuh 9,6 persen menjadi Rp154,9 triliun dan konsumer tumbuh 9 persen menjadi Rp109,6 triliun.

"Konsumer didorong Kredit Pemilikan Rumah tumbuh 7,6 persen menjadi Rp64 triliun, sementara kredit kendaraan bermotor (KKB) naik 10,1 persen menjadi Rp34,8 triliun," ujar dia.

Jahja mengatakan pengelolaan kredit secara pruden juga terlihat dari rasio kredit bermasalah (NPL) yang lebih rendah dibanding industri yakni 1,3 persen (gross). Namun, dibandingkan 2015, NPL BCA secara gross meningkat hampir dua kali lipat karena pada 2015 sebesar 0,7 persen.

Dari penyaluran kredit, BCA menikmati pendapatan bunga bersih sebesar Rp40,2 triliun atau tumbuh 12 persen. Pendapatan bunga bersih itu menopang pendapatan oeprasional BCA yang sebesar Rp53,8 triliun atau tumbuh 12,3 persen.

baca juga

Terkait LFR BCA yang sebesar 77,1 persen atau di bawah ketentuan Bank Indonesia yang sebesar 78-92 persen, Jahja mengatakan memang BCA tidak terlalu ngotot untuk menyalurkan kredit.

Sebaliknya, justru BCA kebanjiran dana murah dari deposito dan tabungan, salah satunya karena program amnesti pajak. Alhasil LFR pun rendah karena likuiditas melimpah, sementara kredit diberikan sangat hati-hati.

Dana Pihak (DPK) Ketiga BCA per akhir 2016 sebesar Rp530,1 triliun atau meningkat 11,9 persen dibanding 2015 yang sebesar Rp473,7 triliun, dengan kontribusi terbesar yakni 77 persen dari dana murah, sementara 23 persen deposito.

BCA juga menggelembungkan rasio pencadangan terhadap NPL hingga 229,4 persen, sehingga biaya pencadangan kredit menjadi sebesar Rp12,5 triliun.

Karena pertumbuhan kredit dan DPK itu, aset BCA terkumpul Rp676,7 triliun atau tumbuh 13,9 persen. Sedangkan rasio kecukupan modal inti (CAR) BCA sebesar 21,9 persen dengan memperhitungkan risiko operasional. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Tawaran Bank UOB Indonesia lewat Kartu Kredit Lady's Card

Ini Tawaran Bank UOB Indonesia lewat Kartu Kredit Lady's Card

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 16:43 WIB

Bank UOB Indonesia Luncurkan Kartu Kredit Khusus Wanita Karir

Bank UOB Indonesia Luncurkan Kartu Kredit Khusus Wanita Karir

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 13:55 WIB

Sindikat Kredit Fiktif Berhasil Bobol Tujuh Bank

Sindikat Kredit Fiktif Berhasil Bobol Tujuh Bank

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 14:58 WIB

Jangkau Indonesia Timur, Bank Mayora Buka Cabang Pertama di Ambon

Jangkau Indonesia Timur, Bank Mayora Buka Cabang Pertama di Ambon

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 14:31 WIB

Bukopin Gandeng KIBAR Bikin Incubator Startup Fintech

Bukopin Gandeng KIBAR Bikin Incubator Startup Fintech

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 16:52 WIB

Dukung Fintech, Bukopin Dorong Gerakan 1000 Startup Digital

Dukung Fintech, Bukopin Dorong Gerakan 1000 Startup Digital

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 12:24 WIB

Kredit Bank Danamon Tahun Lalu Turun 10 Persen

Kredit Bank Danamon Tahun Lalu Turun 10 Persen

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 19:48 WIB

Laba Bersih Bank Danamon Tahun 2016 Capai Rp2,7 Triliun

Laba Bersih Bank Danamon Tahun 2016 Capai Rp2,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 19:38 WIB

Kredit Bank QNB Indonesia Turun 15 Persen di 2016

Kredit Bank QNB Indonesia Turun 15 Persen di 2016

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 20:29 WIB

Bank QNB Indonesia Tambah Modal Disetor Jadi Rp4,25 Triliun

Bank QNB Indonesia Tambah Modal Disetor Jadi Rp4,25 Triliun

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 20:23 WIB

Terkini

Siap-siap, BBNI Mau Keluarkan Aksi Korporasi Baru

Siap-siap, BBNI Mau Keluarkan Aksi Korporasi Baru

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:46 WIB

Daftar Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini, 5 Juli 2026

Daftar Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini, 5 Juli 2026

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:34 WIB

Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia

Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 05:55 WIB

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 23:57 WIB

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:53 WIB

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:12 WIB

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:49 WIB

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:33 WIB

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:03 WIB

×