Jakarta Akan Miliki Tambahan 2 Zona Pengelolaan Air Limbah

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 22 Maret 2017 | 11:29 WIB
Jakarta Akan Miliki Tambahan 2 Zona Pengelolaan Air Limbah
Fasilitas pengolahan air limbah di Jakarta. [Dok Kementerian PUPR]

Pengelolaan air limbah di Indonesia mayoritas masih menggunakan septic tank yang berada di rumah atau bangunan (on site), terlebih di perdesaan masih terdapat masyarakat yang masih buang air besar di kebun, badan air, dan sungai. Peringatan Hari Air Dunia ke-25 yang diperingati setiap tanggal 22 Maret, pada tahun 2017 mengambil tema “Air dan Air Limbah”, mengingatkan kembali semua elemen bangsa pentingnya menjaga air dan mengelola air limbah sehingga tidak mencemari air sebagai sumber kehidupan.

Seiring dengan tema yang diangkat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan pengelolaan air limbah baik terpusat skala besar maupun komunal yang bisa digunakan oleh sekitar 70-100 rumah. Tak hanya itu, Kementerian PUPR juga telah membangun beberapa proyek percontohan infrastruktur pengelolaan air limbah mulai dari skala besar yakni IPAL Regional seperti di Denpasar, Bali, selain itu melaksanakan program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) di lebih dari seribu kawasan dengan hasil yang cukup baik, dimana air hasil olahannya telah memenuhi baku mutu untuk dibuang ke badan air atau sungai yakni effulent BOD dengan konsentrasi sekitar 50 ppm.

Pengolahan air limbah melalui perpipaan di Jakarta sendiri baru melayani 3,8 persen warga Jakarta. Saat ini air limbah dari septic tank warga di Jakarta, diangkut menggunakan truk tangki dan diolah di Intalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) milik PD PAL Jaya yang ada di Pulogebang dan Bukit Duri. Selain itu Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Jakarta baru ada satu yakni di IPAL Waduk Setiabudi yang melayani limbah dari perkantoran, hotel atau bangunan sekitarnya.

Untuk mengatasi permasalahan limbah di Jakarta, Kementerian PUPR bekerjasama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) akan membangun Sistem Pengelolaan Air Limbah Terpadu atau Jakarta Sewerage System (JSS) yang tersebar di 15 zona. Dari 15 zona, pengelolaan limbah terpadu tersebut akan diawali pengembangannya di zona 1 yang berlokasi di Pluit dan zona 6 di Duri Kosambi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan zona 1 dan zona 6 adalah prioritas dan sudah ada lahan disiapkan untuk pembangunannya yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Pembangunan di Zona 1 dibangun diatas lahan seluas 4,901 hektar dengan kapasitas 198.000 m3 limbah per hari. Sedangkan zona 6 di daerah Duri Kosambi, dengan luas sekitar 5,875 Hektar dengan kapasitas 282.000 m3 per hari. "Saat ini untuk pembangunan zona 1 dan zona 6, dalam tahap pembuatan detil desainnya," kata Basuki dalam keterangan resmi, Selasa (21/3/2017).

Sementara itu Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR Dodi Krispratmadi mengatakan bahwa pembangunan IPAL terpadu di Jakarta sangat berat tantangannya karena disamping biaya sangat mahal, diperlukan ketersediaan lahan yang luas. Biaya untuk pembangunan zona 1 dibutuhkan dana sebesar Rp 8,1 triliun dan zona 6 sebesar Rp 8,7 triliun yang berasal dari pinjaman Jepang. “Biayanya mahal sekali karena tidak menggunakan pompa namun gravitasi sehingga diperlukan penanaman pipa di dalam tanah dengan kedalaman 20-30 meter” kata Dodi.

Selain pembangunan IPAL terpadu pada 15 zona tersebut, Kementerian PUPR juga akan bekerjasama dengan Pemerintah DKI Jakarta untuk pembangunan IPAL komunal melalui program Sanimas.

Ditargetkan selesainya IPAL terpadu pada 15 zona tersebut pada tahun 2035, akan mampu melayani pengolahan air limbah Jakarta hingga 90 persen. Dengan demikian akan mengurangi pencemaran air tanah dan sungai Jakarta akibat pembuangan air limbah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Renovasi Aquastic Center GBK Sesuai Kaidah Cagar Budaya

Renovasi Aquastic Center GBK Sesuai Kaidah Cagar Budaya

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 11:20 WIB

Proyek Renovasi Gelora Bung Karno Telan Dana Rp1,77 Triliun

Proyek Renovasi Gelora Bung Karno Telan Dana Rp1,77 Triliun

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 11:10 WIB

Jokowi Minta Pengerjaan Proyek Infrastruktur di Sumsel Dikebut

Jokowi Minta Pengerjaan Proyek Infrastruktur di Sumsel Dikebut

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 07:29 WIB

Pemerintah: Bank Infrastruktur Bukan Opsi Utama

Pemerintah: Bank Infrastruktur Bukan Opsi Utama

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 14:16 WIB

Monitor Perumahan di Daerah, Kementerian PUPR Pakai e-Monitoring

Monitor Perumahan di Daerah, Kementerian PUPR Pakai e-Monitoring

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 12:58 WIB

Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan Tahap II 7 PLBN

Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan Tahap II 7 PLBN

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 12:50 WIB

Pemerintah Bangun 520 Kilometer Jalan di Perbatasan Kalimantan

Pemerintah Bangun 520 Kilometer Jalan di Perbatasan Kalimantan

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2017 | 17:00 WIB

Kementerian PUPR Punya Dua Pendekatan Dalam Mengolah Limbah

Kementerian PUPR Punya Dua Pendekatan Dalam Mengolah Limbah

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 20:50 WIB

Pembangunan PLBN Aruk Menelan Dana Rp131 Miliar

Pembangunan PLBN Aruk Menelan Dana Rp131 Miliar

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 19:00 WIB

Basuki: Pembangunan PLBN Mengurangi Kesenjangan di Perbatasan

Basuki: Pembangunan PLBN Mengurangi Kesenjangan di Perbatasan

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 18:53 WIB

Terkini

Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya

Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 15:23 WIB

Perjuangan PMI di Taiwan Kini Lebih Tenang Berkat Inovasi Finansial BRI

Perjuangan PMI di Taiwan Kini Lebih Tenang Berkat Inovasi Finansial BRI

Bri | Kamis, 24 September 2026 | 15:22 WIB

UMKM Perempuan Mulai Berbenah, Buka Toko Online hingga Siapkan Strategi Pemasaran Digital

UMKM Perempuan Mulai Berbenah, Buka Toko Online hingga Siapkan Strategi Pemasaran Digital

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:22 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Tembus 300 Orang, RS Sampai Penuh

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Tembus 300 Orang, RS Sampai Penuh

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 15:20 WIB

RI Kuasai 80% Pasokan Rotan Global, Pemerintah Larang Ekspor Mentah lewat Hilirisasi

RI Kuasai 80% Pasokan Rotan Global, Pemerintah Larang Ekspor Mentah lewat Hilirisasi

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 15:20 WIB

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas Klaim Rumah Dinas

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas Klaim Rumah Dinas

Bogor | Kamis, 24 September 2026 | 15:19 WIB

Heboh Buku 'Memburu Muhammad', Polda Metro Jaya Turun Tangan Usut Dugaan Penistaan Agama

Heboh Buku 'Memburu Muhammad', Polda Metro Jaya Turun Tangan Usut Dugaan Penistaan Agama

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:17 WIB

Pertama Kali Digelar di Indonesia, Pameran Komponen Otomotif Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Pertama Kali Digelar di Indonesia, Pameran Komponen Otomotif Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 15:15 WIB

Sinopsis Analog Nurse, Drama Medis Jepang yang Dibintangi Matsushita Nao

Sinopsis Analog Nurse, Drama Medis Jepang yang Dibintangi Matsushita Nao

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 15:15 WIB

Serum Bulu Mata yang Bagus Merek Apa? Intip Review dan Klaim Produk Viva

Serum Bulu Mata yang Bagus Merek Apa? Intip Review dan Klaim Produk Viva

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:15 WIB

×